Shin Tae-yong Mulai Ucapkan Peluang Juara Persija

Reporter : Ahmad M.
Laga PSIM melawan Persija Jakarta

Jurnas.net - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong mulai melontarkan kans juara timnya usai menang atas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Kabupaten Bantul pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Bukan sekadar menang, Persija menghukum PSIM dengan skor kekalahan 0-4 dengan semua gol tercipta mendekati babak kedua berakhir. 

"Untuk juara yang kita butuhkan ini," kata Shin Tae-yong usai laga. 

Baca juga: Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Laga PSIM melawan Persija berjalan menarik saat babak pertama. Keduanya mampu memperagakan saling serang kendali tidak ada yang berbuah gol. 

Usai turun minum, kedua tim masih sama-sama saling serang. Setengah jam lebih babak kedua berjalan, PSIM mulai turun konsentrasinya. Persija kemudian memanfaatkan momentum dengan mencetak gol pertamanya menit 77 lewat pemain berpaspor Sweedia, Alexander Thomas Jeremejeff.

Selepas gol itu Persija kian dominan dalam menyerang. Sekecil apapun kelengan dan hilangnya konsentrasi para pemain PSIM langsung dihukum dengan serangan di jantung pertahanan kiper Cahya Supriadi. 

Setidaknya, ada tiga gol tambahan Persija setelah gol Jeremejeff. Tiga gol tersebut yakni dibukukan Stjepan Loncar (menit 81 dan 90+3), serta Kwon Canghoon menit 87. 

Persija menunjukkan keunggulan dalam stabilitas permainan, termasuk stamina para pemain. Bahkan, suporter PSIM yang ada kandang sendiri kalah dari ribuan suporter Persija yang lebih dominan dalam memberikan dukungan. Hal itulah yang disebut Pelatih Shin Tae-yong menjadi modal Persija berproses meraih kemenangan demi kemenangan. 

Baca juga: PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

"Dukungan suporter dominan saat tandang sehingga ini menunjukkan modal untuk juara," ucapnya. 

Meski menang telak, STY mengaku permainan melawan PSIM cukup sulit. Ia menilai keuletan para pemain dalam mencari celah kelengahan lawan menjadi kunci. 

"Para pemain sdh bekerja keras sehingga membawa hasil positif dan menang," kata pelatih berpaspor Korea Selatan itu. 

Baca juga: PSS Sleman Tampung Masukan Suporter Jelang Kompetisi Super League Bergulir

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel mengaku anak asuhnya kalah, khusus secara stamina dan konsentrasi pada babak kedua. Padahal, pada babak kedua para pemain PSIM mampu meladeni permainan Persija yang digalang kapten Radovan Pankov. 

"Para pemain (PSIM) enjoy dengan permainan hari ini meski akhirnya memang harus kalah," ucap van Gastel. 

PSIM tak pernah menang dalam empat laga awal Super League, yakni sekali imbang dengan tiga kali kalah. Sementara, Persija berhasil menyapu bersih empat pertandingan dengan kemenangan. 

Editor : A. Mustaqim

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru