Semakin Nyaman, Kereta Ekonomi New Generation Mulai Beroperasi di KA Jayabaya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KAI luncurkan New Generation pada kereta kelas ekonomi. (Dok: Humas Daop 8 Surabaya)
KAI luncurkan New Generation pada kereta kelas ekonomi. (Dok: Humas Daop 8 Surabaya)

Jurnas.net - PT Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan Kereta Ekonomi New Generation. Pada tahap awal, kereta ini dirangkaikan pada KA Jayabaya relasi Malang – Surabaya - Pasarsenen PP.

KAI secara konsisten terus beradaptasi memenuhi harapan masyarakat untuk meningkatkan kenyamanan pada kereta ekonomi. Kereta ekonomi yang sebelumnya berkapasitas 106 tempat duduk dengan formasi 3-2, sandaran tegak lurus, dan saling berhadapan, secara bertahap diganti menjadi kereta ekonomi berkapasitas 80 tempat duduk dengan formasi 2-2 dan tidak lagi saling berhadapan.

Kini KAI melakukan inovasi terbaru dengan menghadirkan Kereta Ekonomi _New Generation_ , dimana jumlah tempat duduk menjadi 72 kursi, sehingga _leg room_ menjadi lebih luas. Selain itu, jenis kursinya juga sudah menggunakan tipe _captain seat_ yang membuat pelanggan semakin nyaman saat bersandar dan bisa diatur kemiringannya _(reclining)_ serta bisa disesuaikan searah laju KA atau pun berhadapan _(revolving)._

“KAI mengucapkan terima kasih kepada pelanggan setia yang telah banyak memberikan kritik, saran, dan masukan untuk perbaikan berkelanjutan dalam layanan KAI di segala lini. Salah satunya adalah melalui modifikasi Kereta Ekonomi _New Generation_ ini,” kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Selasa, 26 September 2023.

Luqman Arif mengatakan, peluncuran Kereta Ekonomi _New Generation_ ini juga merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-78 KAI yang jatuh pada 28 September dengan tema "Dengan Semangat Bersatu, Menuju KAI Baru, Untuk Indonesia Maju".

Selain pada kursi, peningkatan modifikasi juga dilakukan pada interior kereta dengan ditambahkan _Public Information Display System_ (PIDS) yang dapat menampilkan jam dan suhu. Interior kereta juga dimodif mirip dengan kereta eksekutif seperti bentuk bagasi dan nuansa interior yang lebih cerah. Tak hanya itu, modifikasi juga dilakukan pada toilet dengan nuansa yang lebih mewah dan menggunakan toilet duduk. Tersedia juga tempat ibadah di kereta restorasi.

Kereta Ekonomi _New Generation_ merupakan hasil modifikasi yang KAI lakukan di Balai Yasa Manggarai (tempat perawatan sarana perkeretaapian milik KAI di Manggarai, Jakarta Selatan). Saat ini ada 12 kereta ekonomi yang telah berhasil dimodifikasi di Balai Yasa Manggarai sejak April 2023.

Dengan dioperasikannya Kereta Ekonomi _New Generation,_ maka stamformasi KA Jayabaya menjadi 4 kereta eksekutif (K1), 5 kereta ekonomi _new generation_ (K3 NG) dan 1 kereta makan pembangkit (MP3).

Adapun jadwal perjalanan KA Jayabaya relasi Malang – Surabaya - Pasarsenen yaitu berangkat dari Malang pukul 12.30 wib, berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng pukul 14.25 wib, dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 14.50 wib dan tiba di Pasarsenen pukul 01.38 wib. Untuk relasi Pasarsenen – Surabaya - Malang yaitu berangkat dari Pasarsenen pukul 17.25 wib, dari Surabaya Pasarturi pukul 04.04 wib, dari Surabaya Gubeng pukul 04.23 wib, dan tiba di Malang pukul 06.20 wib.

"KAI akan terus memperbanyak modifikasi kereta sehingga semakin banyak sarana kereta api yang ditingkatkan kenyamanannya. Harapannya, minat masyarakat semakin besar untuk menggunakan transportasi massal kereta api yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” pungkasnya. (Mal/Red)

Berita Terbaru

Gus Lilur Desak Miftachul Akhyar Mundur dari Rais Aam PBNU, Singgung Bacaan Surah Al-Fath

Gus Lilur Desak Miftachul Akhyar Mundur dari Rais Aam PBNU, Singgung Bacaan Surah Al-Fath

Minggu, 18 Okt 2026 19:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 19:06 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur mendesak Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, mempertimbangkan p…

Hiu Tutul Terdampar di Pantai Parangkusumo Bantul Akhir Mati

Hiu Tutul Terdampar di Pantai Parangkusumo Bantul Akhir Mati

Minggu, 18 Okt 2026 16:44 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:44 WIB

Jurnas.net - Seekor ikan hiu tutul berukuran sekitar 6 meter ditemukan terdampar di kawasan Pantai Parangkusumo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta,…

Kisah Bahlil Lahadalia Jadi Inspirasi, Golkar Salurkan 200 Paket Sembako untuk Sopir Len

Kisah Bahlil Lahadalia Jadi Inspirasi, Golkar Salurkan 200 Paket Sembako untuk Sopir Len

Minggu, 18 Okt 2026 15:02 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:02 WIB

Jurnas.net – Pengalaman Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menjadi sopir angkutan kota (angkot) saat muda menjadi inspirasi di balik penyaluran 200 p…

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Oleh: Saiq Khayran Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Nurul Jadid Di tengah ambisi pemerintah mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas investasi,…

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – PSIM Yogyakarta mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jean Paul van Gastel. Keputusan tersebut menjadi langkah penting b…

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Jurnas.net – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersilaturahmi dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, di Yayasan P…