Hilang Misterius, Davin Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun Setelah Pencarian Intensif

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim SAR evakuasi korban tenggelam di Sungai Bengawan Madiun. (Dok: Basarnas Surabaya)
Tim SAR evakuasi korban tenggelam di Sungai Bengawan Madiun. (Dok: Basarnas Surabaya)

Jurnas.net – Operasi pencarian yang berlangsung intens selama dua hari di aliran Bengawan Madiun akhirnya berujung duka. Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Davin Andriano Mustaqim (19) pada Kamis, 23 April 2026, dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang secara misterius.

Korban ditemukan sekitar 18 kilometer dari titik awal dugaan kejadian di wilayah Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan. Jarak temuan yang cukup jauh ini menunjukkan kuatnya arus sungai yang menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku Search Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa operasi dilakukan dengan strategi menyeluruh, memadukan penyisiran jalur air dan darat.

“Tim dibagi menjadi dua SRU, yakni SRU air dan SRU darat, untuk memaksimalkan area pencarian,” kata Nanang, Jumat, 24 April 2026.

SRU air menyusuri aliran sungai menggunakan perahu karet dari lokasi awal kejadian. Di sejumlah titik yang dicurigai, tim melakukan manuver khusus guna menciptakan gelombang air agar material di dasar sungai, termasuk kemungkinan korban, dapat terangkat ke permukaan.

Sementara itu, SRU darat melakukan penyisiran sepanjang bantaran sungai dengan memperhatikan setiap tanda yang berpotensi mengarah pada keberadaan korban. Informasi juga disebarluaskan kepada warga di sepanjang aliran sungai untuk mempercepat proses pencarian.

"Kemudian jenazah dievakuasi dengan lancar dan langsung dibawa ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk proses identifikasi lebih lanjut," katanya.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim rescue Pos SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Magetan dan Madiun, SAR Brimob Madiun, TNI-Polri, relawan, hingga masyarakat setempat. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi kunci dalam mempercepat proses pencarian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban keluar rumah tanpa pamit pada Selasa (21/4/2026) malam. Keesokan harinya, warga menemukan sepeda motor, STNK, dan sandal milik korban di atas Jembatan Ngujur. Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban terjatuh ke sungai.

Pencarian awal sempat dilakukan oleh warga dan relawan sejak Rabu (22/4/2026), sebelum akhirnya dilanjutkan secara intensif oleh tim SAR gabungan hingga korban ditemukan.

Berita Terbaru

Putusan Pencalonan Wapres Gibran Jadi Persoalan Serius Ketatanegaraan

Putusan Pencalonan Wapres Gibran Jadi Persoalan Serius Ketatanegaraan

Rabu, 07 Okt 2026 15:09 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 15:09 WIB

Jurnas.net - Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutus perkara terkait persoalan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka dalam pencalonan Wakil Presiden Tahun…

Dugaan Politik Uang Muktamar NU, PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Serahkan Bukti ke KPK

Dugaan Politik Uang Muktamar NU, PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Serahkan Bukti ke KPK

Rabu, 07 Okt 2026 12:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 12:35 WIB

Jurnas.net — Polemik dugaan politik uang dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memasuki babak baru. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten S…

Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU, Gus Lilur Sebut Ada Pembahasan DP hingga Pelunasan

Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU, Gus Lilur Sebut Ada Pembahasan DP hingga Pelunasan

Rabu, 07 Okt 2026 08:44 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 08:44 WIB

Jurnas.net - Dugaan praktik politik uang dan transaksi jual beli suara dalam Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) kembali menjadi sorotan. Aktivis Nahdliyin, Haji…

Surabaya Larang Diskotek Baru, AMM: Kota Layak Anak Harus Dikawal dengan Pengawasan

Surabaya Larang Diskotek Baru, AMM: Kota Layak Anak Harus Dikawal dengan Pengawasan

Selasa, 06 Okt 2026 20:27 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:27 WIB

  AMM Surabaya Dukung Larangan Diskotek Baru: Surabaya Harus Konsisten sebagai Kota Layak Anak SURABAYA — Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Surabaya mendukung …

Cabang Dinas ESDM Jateng Wilayah Kendeng Muria Luncurkan Program Gebrak Bio

Cabang Dinas ESDM Jateng Wilayah Kendeng Muria Luncurkan Program Gebrak Bio

Selasa, 06 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Cabang Dinas ESDM Wilayah Kendeng Muria, Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, meluncurkan program Gebrak Bio (Gebrakan Bernilai Ekonomi Produk Biogas)…

Menjaga Keberlanjutan Instalasi Biogas Melalui Bio-Slurry

Menjaga Keberlanjutan Instalasi Biogas Melalui Bio-Slurry

Selasa, 06 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 12:54 WIB

Jurnas.net - Upaya meningkatkan pemanfaatan instalasi biogas tidak berhenti pada produksi energi. Melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) progran Gebrakan…