Jutek Bongso Raih Gelar Doktor, Disertasi Soroti Masa Depan Organisasi Advokat

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Langlangbuana Bandung.
Suasana Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Langlangbuana Bandung.

Jurnas.net - Advokat Jutek Bongso resmi menyelesaikan studi doktoralnya setelah mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Langlangbuana, Bandung pada Jumat, 23 Oktober 2026. Dalam penelitian disertasinya, Jutek menawarkan model hibrida sebagai gagasan untuk mengatasi fragmentasi organisasi advokat di Indonesia.

Jutek yang merupakan tim hukum dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku terkejut sekaligus bersyukur atas antusiasme rekan-rekan yang hadir memberikan dukungan dalam sidang promosi tersebut. Jutek menilai pencapaian akademik itu menjadi perjalanan yang tidak mudah karena harus dijalani bersamaan dengan kesibukannya menjalankan profesi sebagai advokat.

"Saya surprise melihat begitu banyak antusiasme teman-teman yang hadir di acara sidang doktoral saya. Mereka memberikan dukungan yang luar biasa atas studi yang saya capai," kata Jutek seusai sidang promosi doktor di Wisma Buana Unla Bandung.

Ia mengungkapkan, proses menyelesaikan studi doktoral membutuhkan perjuangan tersendiri. Di tengah padatnya pekerjaan sebagai advokat, ia harus membagi waktu untuk menjalankan tanggung jawab profesional sekaligus menyelesaikan penelitian akademiknya.

"Ini perjalanan yang tidak mudah buat saya, karena saya menjalani ini berbarengan dengan menjalankan profesi sebagai advokat yang luar biasa sibuknya. Waktu saya tersita habis, tetapi saya bisa menyelesaikan ini. Ini satu anugerah yang luar biasa buat saya," ujarnya.

Dalam disertasinya, Jutek menyoroti kondisi organisasi advokat yang dinilainya semakin terfragmentasi. Menurut dia, persoalan tersebut bukan semata menyangkut kelembagaan profesi, melainkan juga berpotensi memengaruhi kualitas advokat yang memberikan layanan hukum kepada masyarakat.

Jutek menilai diperlukan pembenahan sistem pendidikan, pengangkatan, dan pengawasan advokat agar profesi yang dikenal sebagai officium nobile atau profesi mulia itu tetap menjalankan fungsi penegakan keadilan. Ia menegaskan advokat seharusnya tidak hanya berorientasi pada imbalan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membela hak-hak masyarakat.

"Profesi advokat ini adalah officium nobile, artinya profesi yang sangat mulia. Profesi yang sangat mulia ini artinya membela dan menegakkan keadilan, membela yang benar, bukan membela yang bayar. Jadi uang itu di belakang," tegasnya.

Sebagai bagian dari hasil penelitian, Jutek memperkenalkan konsep hibrida yang disebutnya sebagai kebaruan atau novelty dalam disertasinya. Ia menjelaskan, konsep tersebut ditawarkan untuk mencari jalan keluar atas kondisi organisasi advokat yang terfragmentasi, tanpa harus terus membentuk organisasi baru.

Menurut Jutek, gagasan itu dilakukan dengan mengadopsi organisasi-organisasi advokat yang sudah ada ke dalam satu wadah organisasi advokat. Dengan pendekatan tersebut, ia berharap persoalan fragmentasi dapat diselesaikan sekaligus memberikan ruang bagi advokat yang telah diangkat sebelumnya.

"Saya bukan mengadakan konsep single bar baru, tetapi ini betul-betul novelty, kebaruan. Kebaruannya adalah saya mengusulkan seluruh organisasi advokat yang ada diadopsi masuk ke dalam satu organisasi advokat. Sudahlah, jangan dibentuk lagi yang baru," jelasnya.

Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi bahan diskusi akademik dan pertimbangan bagi pemangku kepentingan dalam membenahi tata kelola profesi advokat. Menurut dia, pembenahan organisasi perlu diarahkan untuk menjaga kualitas advokat serta memastikan masyarakat memperoleh pendampingan hukum yang profesional.

Jutek menilai fungsi advokat sangat penting dalam sistem penegakan hukum karena menjadi salah satu unsur yang memberikan pendampingan dan pembelaan terhadap masyarakat ketika berhadapan dengan proses hukum. Karena itu, ia berharap gagasan dalam disertasinya dapat membuka ruang pembahasan lebih lanjut mengenai penguatan kelembagaan dan kualitas profesi advokat di Indonesia.

 

Berita Terbaru

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jurnas.net - Advokat senior Jutek Bongso menyoroti fragmentasi organisasi advokat di Indonesia yang dinilainya berpotensi merugikan masyarakat pencari…

Minat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68 Persen pada Kuartal III-2026

Minat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68 Persen pada Kuartal III-2026

Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB

Jurnas.net – Minat investor terhadap saham dan exchange-traded fund (ETF) Amerika Serikat (AS) tertokenisasi di platform investasi PINTU meningkat sepanjang k…

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai Diperiksa Kasus Korupsi Hibah Pokir 2020-2023, Ini Penjelasannya

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai Diperiksa Kasus Korupsi Hibah Pokir 2020-2023, Ini Penjelasannya

Kamis, 22 Okt 2026 15:09 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 15:09 WIB

Jurnas.net — Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, membantah terlibat dalam kegiatan yang menjadi pokok perkara dugaan korupsi d…

Jelang Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Perkuat Layanan untuk Industri di Kediri

Jelang Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Perkuat Layanan untuk Industri di Kediri

Kamis, 22 Okt 2026 13:12 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 13:12 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat koordinasi dengan pelanggan industri untuk menjaga keandalan …

Yayaya Fest, Festival Musik Bentuk Kepedulian Sosial-Lingkungan

Yayaya Fest, Festival Musik Bentuk Kepedulian Sosial-Lingkungan

Kamis, 22 Okt 2026 10:06 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 10:06 WIB

Jurnas.net - Sejumlah kalangan berkolaborasi menghadirkan Yayaya Fest 2026, sebuah festival musik yang memadukan hiburan dengan kepedulian terhadap isu sosial…

Banyuwangi Latih Ratusan Takmir Masjid Jadi Affiliate, Bantu UMKM Lepas dari Jeratan Pinjol

Banyuwangi Latih Ratusan Takmir Masjid Jadi Affiliate, Bantu UMKM Lepas dari Jeratan Pinjol

Kamis, 22 Okt 2026 08:37 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 08:37 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid tidak hanya menjadi pusat kegiatan ibadah, tetapi juga berperan dalam pemberdayaan e…