Haul Raja-Raja Sumenep Hadirkan Kesultanan Madura, Tonjolkan Keunikan Budaya Untuk Dunia

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Istimewa)
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Istimewa)

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kerap mengadakan haul raja-raja dalam rangkaian perayaan hari jadi Sumenep. Pada momentum hari jadi ke-754 ini, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo membuat skalanya lebih besar.

Kemudian pada malam ini, haul raja-raja bakal menghadirkan ulama dan kesultanan se-Madura. Menurut Cak Fauzi, penyelenggaraan haul raja-raja se-Madura dimaksudkan untuk semakin mengenalkan budaya leluhur kepada masyarakat.

Kegiatan ini juga dimaksud untuk meneladani ajaran-ajaran para raja untuk bisa diaplikasikan pada kehidupan saat ini. “Insya Allah kegiatan nanti malam turut dihadiri ulama dan kesultanan se-Madura,” kata Cak Fauzi.

Cak Fauzi mengingatkan, dengan meneladani ajaran dan petuah dari para raja, maka bisa menjadi semangat untuk membangun Madura. Perjuangan untuk membuat Madura semakin sejahtera.

Bupati Cak Fauzi mencontohkan kepemimpinan masa raja Arya Wiraraja, menjadi sosok raja yang cerdas, pengatur strategi, hingga akhirnya menjadi bagian dari pengatur strategi Kerajaan Majapahit. Hal ini menunjukkan betapa hebatnya para raja terdahulu.

Di sisi lain, menurut Cak Fauzi, kegiatan Haul Raja-Raja Madura juga untuk semakin mengenalkan keunggulan budaya dan tradisi orang Madura kepada seluruh masyarakat di Indonesia.

“Alhamdulillah budaya dan kekhasan Madura kini semakin dikenal. Karenanya, Haul Raja-Raja Madura akan semakin menonjolkan keunikan budaya Madura kepada seluruh masyarakat di Indonesia, juga dunia,” pungkasnya. (Mal)

Berita Terbaru

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Oleh: Saiq Khayran Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Nurul Jadid Di tengah ambisi pemerintah mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas investasi,…

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – PSIM Yogyakarta mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jean Paul van Gastel. Keputusan tersebut menjadi langkah penting b…

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Jurnas.net – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersilaturahmi dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, di Yayasan P…

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta gagal memutus tren tanpa kemenangan pada masa awal Super League 2026/2027. Teranyar, PSIM dikalahkan PSM Makassar 1-2 di Stadion…

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jurnas.net – Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka hadir me…

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …