Zakat Tembus Rp18 Miliar di Surabaya, Eri Cahyadi Sebut Masjid Cheng Hoo Simbol Gotong Royong

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam suatu acara di Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam suatu acara di Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali terlihat di Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya. Yayasan Masjid Muhammad Cheng Hoo Indonesia menyalurkan zakat mal kepada puluhan ribu warga yang membutuhkan, dengan total dana yang dihimpun mencapai lebih dari Rp18 miliar.

Dari total dana zakat yang terkumpul, sekitar Rp16 miliar disalurkan dalam bentuk uang tunai. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp500 ribu, ditambah berbagai bantuan lainnya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengapresiasi konsistensi yayasan dalam menebar kebaikan setiap Ramadan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai contoh nyata semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di Kota Surabaya. “Waktu itu saya sampaikan, kalau menunaikan zakat mari kita prioritaskan untuk warga Surabaya, karena masih banyak saudara kita yang membutuhkan,” ujar Eri, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa penentuan penerima zakat dilakukan secara berbasis data, dengan mengacu pada kelompok masyarakat desil 1 hingga 5 agar bantuan benar-benar tepat sasaran bagi warga miskin dan prasejahtera.
Menurut Eri, siapapun yang tergerak membantu sesama sejatinya telah menjadi bagian dari kepemimpinan kota.

“Siapa pun yang tergerak membantu sesama, dialah bagian dari kepemimpinan kota ini. Jika zakat dan kebaikan disatukan, insyaallah tidak ada lagi warga yang tertinggal karena kemiskinan,” tegasnya.

Penyaluran zakat tahun ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat. Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya turut menyalurkan 400 paket sembako, sementara Yayasan Bhakti Persatuan memberikan 500 paket bantuan bagi masyarakat prasejahtera.

Eri menilai kolaborasi lintas komunitas tersebut menjadi bukti kuat bahwa Surabaya merupakan kota yang plural dan penuh semangat gotong royong. “Ini bukti Surabaya adalah kota yang plural, penuh persaudaraan dan gotong royong. Energi kebersamaan ini luar biasa, dan tugas kami adalah menyatukan seluruh potensi kebaikan itu,” katanya.

Sementara itu, Konsul Jenderal Tiongkok di Surabaya Ye Syu menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial. Menurutnya, bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan persahabatan antara masyarakat Tiongkok dan Indonesia.

“Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk meneruskan semangat persahabatan dan memberikan dukungan kepada masyarakat. Selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh sahabat Muslim di Surabaya,” ujarnya.

Di sisi lain, Dewan Penasihat Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia Muhammad Yusuf Bambang Sujanto memastikan bahwa proses penyaluran zakat dilakukan secara transparan dan berbasis verifikasi data yang ketat. “Untuk hari ini ada sekitar 3.000 warga yang menerima bantuan. Data penerima sudah diverifikasi, dan hari ini merupakan hari kelima pembagian zakat,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Oleh: Saiq Khayran Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Nurul Jadid Di tengah ambisi pemerintah mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas investasi,…

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – PSIM Yogyakarta mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jean Paul van Gastel. Keputusan tersebut menjadi langkah penting b…

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Jurnas.net – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersilaturahmi dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, di Yayasan P…

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta gagal memutus tren tanpa kemenangan pada masa awal Super League 2026/2027. Teranyar, PSIM dikalahkan PSM Makassar 1-2 di Stadion…

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jurnas.net – Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka hadir me…

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …