Kick Off Besok, 176 Tim Pelajar Ramaikan Turnamen Mini Soccer Golkar Jatim Berhadiah Rp 188,5 Juta

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD Partai Golkar Jatim Ali Mufthi, didampingi Ketua Harian Adi Wibowo (kanan), dan Wakil Ketua DPD Golkar Jatim sekaligus Ketua Pelaksana Mini Soccer Arif Fathoni (kiri kaca mata).
Ketua DPD Partai Golkar Jatim Ali Mufthi, didampingi Ketua Harian Adi Wibowo (kanan), dan Wakil Ketua DPD Golkar Jatim sekaligus Ketua Pelaksana Mini Soccer Arif Fathoni (kiri kaca mata).

Jurnas.net - DPD Partai Golkar Jawa Timur menggelar turnamen mini soccer antarpelajar SMA/sederajat yang melibatkan 176 tim dari berbagai daerah di Jawa Timur. Turnamen bertajuk "Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak" tersebut digelar di 11 zona dan dijadwalkan berlangsung mulai 31 Agustus hingga 6 Oktober 2026. Sementara babak final akan digelar di Surabaya pada 18-19 Oktober 2026.

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak DPD Partai Golkar Jawa Timur, Arif Fathoni, mengatakan turnamen tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-62 Partai Golkar yang jatuh pada 20 Oktober 2026.

"Babak penyisihan kita gelar di 11 zona. Sedangkan babak final di Surabaya," kata Toni, sapaan akrabnya, Minggu, 30 Agustus 2026.

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya itu mengatakan, setiap zona akan diikuti 16 tim yang berasal dari wilayah di sekitarnya. Dengan demikian, total terdapat 176 tim yang ambil bagian. Jika dihitung bersama pemain dan official, jumlah peserta yang terlibat mencapai lebih dari 2.600 orang. "Kick off 31 Agustus 2026 di zona Malang," ujarnya.

Adapun 11 zona yang menjadi lokasi babak penyisihan mencakup hampir seluruh wilayah Jawa Timur. Zona 1 berada di Malang yang meliputi Kabupaten dan Kota Malang serta Kota Batu.

Selanjutnya, Zona 2 Madiun mencakup Kabupaten/Kota Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan. Zona 3 Tulungagung meliputi Trenggalek, Tulungagung, serta Kabupaten/Kota Blitar. Zona 4 Kediri mencakup Kabupaten/Kota Kediri dan Nganjuk.

Adapun Zona 5 Bojonegoro meliputi Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. Zona 6 Mojokerto mencakup Kabupaten/Kota Mojokerto dan Jombang. Sementara Zona 7 Surabaya meliputi Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

Untuk wilayah Madura, pertandingan dipusatkan di Zona 8 yang mencakup Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep. Zona 9 Probolinggo meliputi Kabupaten/Kota Probolinggo serta Kabupaten/Kota Pasuruan. Kemudian Zona 10 Jember mencakup Jember, Bondowoso, dan Lumajang. Terakhir, Zona 11 Banyuwangi meliputi Banyuwangi dan Situbondo.

Toni mengatakan, para juara dari masing-masing zona selanjutnya akan bertemu dalam babak final di Surabaya. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp 188,5 juta dalam bentuk uang pembinaan.

Selain itu, peserta juga memperebutkan trofi, medali, dan sertifikat yang ditandatangani Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur. "Di final, para juara zona memperebutkan Piala Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia," kata Toni.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengatakan turnamen tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk kompetisi olahraga. Menurut dia, kegiatan itu juga menjadi bagian dari upaya partai memberikan ruang pembinaan bagi generasi muda, khususnya pelajar.

Ali mengatakan, partai politik memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Menurut dia, pendidikan politik tidak harus selalu dilakukan melalui forum formal, tetapi dapat dikemas melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan anak muda.

"Melalui turnamen ini, kami ingin menularkan semangat bahwa berpolitik itu mengasyikkan. Sesuai tagline Partai Golkar Jatim, Asyik Menuju Puncak," kata Ali.

Alumnus Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, itu mengakui masih ada sebagian anak muda yang cenderung menjauh dari politik.
Salah satu penyebabnya, menurut Ali, adalah citra politik yang belum sepenuhnya positif di kalangan generasi muda.

Padahal, kata dia, setiap warga negara memiliki hak sekaligus kewajiban untuk terlibat dalam kehidupan politik. Partisipasi tersebut pada akhirnya turut menentukan arah kebijakan dan masa depan bangsa. "Anak muda bisa dan bahkan harus ikut menentukan kebijakan negara. Karena pemilik masa depan negara ini adalah mereka," ujarnya.

Ali mengatakan, nilai yang ingin dibangun melalui turnamen tersebut bukan hanya kemampuan teknis bermain sepak bola. Para peserta juga didorong untuk membangun soliditas, bekerja sama dalam tim, memiliki determinasi untuk meraih prestasi, sekaligus tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Menurut dia, karakter-karakter tersebut penting dimiliki generasi muda, baik dalam olahraga maupun ketika nantinya mereka terlibat dalam kehidupan sosial dan politik. "Melalui turnamen ini, para peserta akan dilatih untuk membangun dan menjaga soliditas untuk bersama-sama mencapai puncak prestasi. Selain itu, meski memiliki determinasi tinggi, mereka harus tetap menjunjung tinggi sportivitas," kata Ali.

Ali juga menyebut Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memiliki perhatian terhadap pengembangan potensi generasi muda. Dia mengatakan, pengalaman hidup Bahlil yang disebutnya berangkat dari keterbatasan menjadi salah satu alasan dukungan terhadap kegiatan pembinaan anak muda. "Pak Bahlil kan juga mempunyai background kehidupan yang penuh keterbatasan. Makanya beliau mendukung penuh turnamen ini," ujar Ali.

Berikut jadwal babak penyisihan Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak:

31 Agustus-1 September 2026: Zona 1 Malang — Kabupaten/Kota Malang dan Kota Batu.

3-4 September 2026: Zona 2 Madiun — Kabupaten/Kota Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan.

7-8 September 2026: Zona 3 Tulungagung — Trenggalek, Tulungagung, dan Kabupaten/Kota Blitar.

10-11 September 2026: Zona 4 Kediri — Kabupaten/Kota Kediri dan Nganjuk.

14-15 September 2026: Zona 5 Bojonegoro — Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.

17-18 September 2026: Zona 6 Mojokerto — Kabupaten/Kota Mojokerto dan Jombang.

21-22 September 2026: Zona 7 Surabaya — Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

24-25 September 2026: Zona 8 Madura — Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep.

28-29 September 2026: Zona 9 Probolinggo — Kabupaten/Kota Probolinggo dan Kabupaten/Kota Pasuruan.

1-2 Oktober 2026: Zona 10 Jember — Jember, Bondowoso, dan Lumajang.

5-6 Oktober 2026: Zona 11 Banyuwangi — Banyuwangi dan Situbondo.

Babak final: Surabaya, 18-19 Oktober 2026.
Catatan editorial

Berita Terbaru

Satpol PP Surabaya Segel 5 Toko Miras, Karena Jual Alkohol Eceran hingga ke Anak-anak

Satpol PP Surabaya Segel 5 Toko Miras, Karena Jual Alkohol Eceran hingga ke Anak-anak

Rabu, 14 Okt 2026 11:08 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:08 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan peredaran minuman beralkohol yang diduga melanggar ketentuan. Hasilnya, sebanyak 10 lo…

RSUD Kartini Jepara Disasar Revitalisasi Pemerintah Pusat

RSUD Kartini Jepara Disasar Revitalisasi Pemerintah Pusat

Selasa, 13 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:34 WIB

Jurnas.net -  Pemerintah pusat merencanakan merevitalisasi 441 rumah sakit umum daerah (RSUD) di seluruh Indonesia. RSUD RA Kartini Jepara menjadi salah satu …

Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK, Sebut Nama Nusron Wahid dan Gus Ipul

Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK, Sebut Nama Nusron Wahid dan Gus Ipul

Selasa, 13 Okt 2026 13:38 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 13:38 WIB

Jurnas.net – Kiai kampung asal Situbondo, HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, melaporkan dugaan tindak pidana korupsi terkait jual beli suara d…

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Oleh: Ahmad Ajib Ridlwan Wakil Dekan Bidang II Fakultas Ketahanan Pangan Unesa, serta Guru Besar Bidang Kewirausahaan Sosial Islam FEB Unesa Sekitar pukul…

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Jurnas.net - Tokoh masyarakat sekaligus kiai kampung Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, melontarkan dugaan adanya praktik…

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Jurnas.net - Kita sering melihat dalam kontestasi Pilkades, banyak calon kepala desa (cakades) membangun jalan dan membantu memasang lampu penerangan di…