Festival Anak Sholeh Banyuwangi Diikuti 665 Pelajar, Pemkab Tanamkan Nilai Agama Sejak Dini

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Festival Anak Sholeh (FAS) 2026 dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Festival Anak Sholeh (FAS) 2026 dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus mendorong pembentukan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan akhlak mulia. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Festival Anak Sholeh (FAS) 2026 dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional.

Festival yang digelar di halaman Kantor Bupati Banyuwangi dan kawasan Car Free Day (CFD) Jalan A. Yani, Minggu (18/10/2026), itu diikuti 665 pelajar dari jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP) se-Banyuwangi.

Para peserta berkompetisi dalam berbagai perlombaan bernuansa Islami, mulai dari hafalan surat-surat pendek, penulisan kaligrafi, hingga pidato Islami. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan menumbuhkan kepercayaan diri.

Salah satu peserta, Aqli, siswa kelas IV SDN 3 Macan Putih, tampak serius menyelesaikan karya kaligrafinya. Ia mengaku senang dapat mengikuti perlombaan yang sesuai dengan minatnya. "Saya memang hobi menulis kaligrafi. Makanya senang ada lomba ini,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, Festival Anak Sholeh merupakan salah satu ikhtiar pemerintah daerah untuk membentuk generasi yang berprestasi sekaligus memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Menurut dia, pengembangan kemampuan anak perlu berjalan beriringan dengan penanaman nilai-nilai agama agar mereka memiliki fondasi moral yang kuat dalam menjalani kehidupan. "Lewat ajang ini, kita berharap para pelajar di Banyuwangi bisa memiliki karakter yang agamis dan berakhlak baik,” kata Ipuk.

Ia menegaskan, Festival Anak Sholeh tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi dan pencapaian juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membangun kepedulian sosial sejak usia dini.

Ipuk berharap, anak-anak Banyuwangi tumbuh menjadi generasi yang mampu mengembangkan kecerdasan intelektual tanpa meninggalkan nilai-nilai keimanan dan kemanusiaan.

“Karakter inilah yang ingin kita tanamkan kepada anak-anak sejak dini. Sehingga kelak mereka bisa tumbuh menjadi generasi hebat yang inklusif, yang tidak hanya hebat secara akal, namun juga kuat secara iman, memiliki hati nurani, serta kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alfian, menjelaskan bahwa 665 peserta Festival Anak Sholeh 2026 berasal dari sekolah negeri maupun swasta di seluruh wilayah Banyuwangi. Mereka merupakan finalis yang telah melewati tahapan seleksi di kecamatan masing-masing sesuai dengan cabang lomba yang diikuti.

“Para peserta tersebut merupakan finalis yang telah lolos seleksi di kecamatannya masing-masing, pada bidang lomba yang mereka ikuti,” jelas Alfian.

Festival Anak Sholeh 2026 menghadirkan sejumlah cabang perlombaan, yakni montase, hafalan surat-surat pendek, pidato dai cilik (pildacil), kaligrafi, musabaqah tilawatil Quran (MTQ), musabaqah hifdzil Quran (MHQ), dan pidato Islami. Seluruh perlombaan dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan jenjang pendidikan, yaitu TK, sekolah dasar (SD), dan SMP.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Banyuwangi berharap pengembangan potensi anak dapat berjalan seiring dengan penguatan karakter, sehingga lahir generasi muda yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Berita Terbaru

STKIP Al Hikmah Surabaya Gelar Perkemahan Green Scout Movement

STKIP Al Hikmah Surabaya Gelar Perkemahan Green Scout Movement

Senin, 19 Okt 2026 14:17 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:17 WIB

Kegiatan kepanduan tingkat perguruan tinggi ini menjadi wadah penting untuk melatih kecakapan hidup para mahasiswa yang dipersiapkan menjadi guru masa depan…

SIER Promosikan Kawasan Industri Jatim ke Investor Global di Malaysia

SIER Promosikan Kawasan Industri Jatim ke Investor Global di Malaysia

Senin, 19 Okt 2026 14:05 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:05 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memperluas promosi kawasan industri Jawa Timur ke pasar internasional melalui Selangor Investment and …

DPRD Jatim Sepakati Dana Cadangan Pilgub Rp600 Miliar Tuntas Paling Lambat 2028

DPRD Jatim Sepakati Dana Cadangan Pilgub Rp600 Miliar Tuntas Paling Lambat 2028

Senin, 19 Okt 2026 11:17 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:17 WIB

Jurnas.net – Komisi A DPRD Jawa Timur menyepakati penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Gubernur dan W…

DPRD Jatim Ingatkab Seleksi Dewan Pendidikan Jatim 2027–2032 Harus Transparansi

DPRD Jatim Ingatkab Seleksi Dewan Pendidikan Jatim 2027–2032 Harus Transparansi

Senin, 19 Okt 2026 10:38 WIB

Senin, 19 Okt 2026 10:38 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, mengingatkan pentingnya proses seleksi anggota Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur p…

Pemkot Surabaya Larang SD-SMP Negeri Outing Class ke Luar Kota, Kota Lama hingga Mangrove Bisa Jadi Pilihan

Pemkot Surabaya Larang SD-SMP Negeri Outing Class ke Luar Kota, Kota Lama hingga Mangrove Bisa Jadi Pilihan

Senin, 19 Okt 2026 09:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 09:04 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan r…

Bahlil Mini Soccer Pecahkan Rekor MURI, Bahlil Sentil Senior yang Tak Sportif dalam Politik

Bahlil Mini Soccer Pecahkan Rekor MURI, Bahlil Sentil Senior yang Tak Sportif dalam Politik

Senin, 19 Okt 2026 08:29 WIB

Senin, 19 Okt 2026 08:29 WIB

Jurnas.net – Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyindir kalangan politikus senior yang dinilainya masih perlu belajar menerima kemenangan dan k…