Puluhan Ribu Buruh SKT Titip Pesan ke Ketua Projo Jatim: Matur Nuwun Jokowi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD Pro Joko Widodo (Projo) Jawa Timur, Bayu Airlangga, bertemu dengan puluhan ribuan buruh sigaret kretet tangan (SKT) di Jatim. (Insani/Jurnas.net)
Ketua DPD Pro Joko Widodo (Projo) Jawa Timur, Bayu Airlangga, bertemu dengan puluhan ribuan buruh sigaret kretet tangan (SKT) di Jatim. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Ketua DPD Pro Joko Widodo (Projo) Jawa Timur, Bayu Airlangga, bertemu dengan puluhan ribuan buruh sigaret kretet tangan (SKT) di empat wilayah di Jatim, yakni Mojokerto, Jombang, Nganjuk, dan Madiun.

Dalam pertemuan tersebut, Bayu mengaku mendapat banyak titipan aspirasi agar program-program Presiden Jokowi terus dilanjutkan.

"Saya bertemu di empat kabupaten berbeda, dan mereka semua ingin agar program Presiden Jokowi bisa diteruskan ke depan. Dan harapan buruh penerus Pak Jokowi ya Prabowo-Gibran," kata Bayu, dalam keterangannya, Minggu, 11 Februari 2024.

Bayu menyebut para buruh SKT juga menyampaikan terima kasihnya kepada Presiden Jokowi, yang hanya menaikkan cukai rokok SKT di angka 4,7 persen pada tahun 2024 ini.

"Keberpihakan Pak Jokowi kepada rakyat, kepada buruh SKT diharapkan bisa diteruskan oleh penerus beliau yang akan memimpin 5 tahun ke depan. Apalagi sektor SKT ini menyerap pekerja banyak sekali," katanya.

Hadir dalam kesempatan itu, mantan Gubernur Jatim 2009-2019 Soekarwo (Pakde Karwo), menceritakan saat cukai SKT naik sangat tinggi tahun 2020 silam. Kala itu cukai rokok SKT naik 16,44 persen, berdasar Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau.

[caption id="attachment_3825" align="alignnone" width="1280"] Ketua DPD Pro Joko Widodo (Projo) Jawa Timur, Bayu Airlangga, bertemu dengan puluhan ribuan buruh sigaret kretet tangan (SKT) di Jatim. (Insani/Jurnas.net)[/caption]

"Saya menerima masukan dari pabrik dan owner SKT karena banyak PHK ketika cukai naik sampai 16 persen tahun 2020 lalu. Kala itu, Hampir setengah pekerja buruh SKT di pabrik-pabrik di-PHK. Padahal, SKT sangat menyerap puluhan jutaan pekerja di seluruh Indonesia," kata Pakde Karwo.

"Kala itu masukan dari buruh yang saya tampung kemudian saya sampaikan langsung dan diterima Presiden Jokowi. Saat itu, Presiden yang langsung turun mengecek lapangan akhirnya ambil keputusan tidak ada kenaikan cukai untuk SKT tahun 2021 sebagai komitmen pemerintah juga dalam recovery ekonomi saat pandemi COVID-19," tambah pria yang juga Anggota Wantimpres RI itu.

Sementara Sukmini, salah satu buruh SKT asal Madiun, menyampaikan terima kasihnya ke Presiden Jokowi karena cukai rokok SKT hanya naik 4,7 persen di tahun 2024 ini. Apalagi, sektor rokok SKT menyerap pekerja sangat tinggi.

"Matur nuwun Pak Jokowi (Terima kasih Pak Jokowi) yang peduli kepada buruh SKT. Ketika itu, cukai SKT sempat naik 16 persen, banyak PHK massal. Sekarang kenaikan cukai SKT sangat kecil hanya 4,7 persen, pabrik bisa kembali pakai pekerja lagi. Kami bisa bekerja lagi, saya harap penerus Pak Jokowi bisa melanjutkan program-program pro rakyat cilik," pungkas Sukmini.

Berita Terbaru

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Jurnas.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat konsentrasi partikel halus PM2.5 menjadi salah satu parameter kritis kualitas udara di Kota P…

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat upaya pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dadapan …

Dugaan Suap Muktamar NU, Gus Lilur Sebut 130 PCNU Siap Kembalikan Dana ke KPK

Dugaan Suap Muktamar NU, Gus Lilur Sebut 130 PCNU Siap Kembalikan Dana ke KPK

Kamis, 15 Okt 2026 07:19 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 07:19 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus kiai kampung, berencana kembali melaporkan sejumlah pihak ke …