Seorang Pria Murka Gegara Main Musik Rebana Dalam Masjid di Surabaya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seorang pria marah-marah di dalam Masjid Al Ikhlas kawasan Palm Spring, Jambangan Surabaya. (Tangkapan layar video)
Seorang pria marah-marah di dalam Masjid Al Ikhlas kawasan Palm Spring, Jambangan Surabaya. (Tangkapan layar video)

Jurnas.net - Video seorang pria marah-marah di dalam masjid viral di media sosial. Hal ini terjadi di Masjid Al Ikhlas kawasan Palm Spring, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Senin malam, 2 Oktober 2023.

Dalam video berdurasi 2 menit 19 detik itu, tampak seorang pria berpakaian ghamis abu-abu dengan celana cingkrang hitam memasuki masjid dengan mimik wajah kesal. Ia langsung menuju ke beberapa alat musik, yakni rebana, yang tergeletak di dekat tempat imam salat.

Beberapa orang lalu menghampiri si pria tersebut. Kemudian pria itu menyebut bermain musik di dalam masjid sebagai perbuatan munkar. "Enggak ada dalil yang membolehkan memainkan musik di dalam masjid, dalilnya ya munkar. Munkar, demi Allah itu munkar," teriak pria tersebut.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Jambangan, Kompol Novi Herdhyanto, membenarkan peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 2 Oktober 2023, lalu selepas Isya. "Yang memvideokan itu Pak Sauki (marbot Masjid Al Ikhlas) sendiri," kata Novi, dikonfirmasi Kamis, 5 Oktober 2023.

Pria yang marah-marah itu, lanjut Novi, bukanlah warga perumahan setempat dan kejadian itu berlangsung cepat. Si pria langsung meninggalkan masjid setelah sadar aksinya divideo. Saat polisi ke sana, si pria sudah tidak ada.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, papar Novi, kepolisian bersama unsur dari tiga pilar melalukan pertemuan di Gedung Club House Palm Spring pada Rabu kemarin. "Dalam pertemuan itu disepakati untuk menjaga masjid, agar tidak ada kelompok tertentu melakukan pengrusakan," tandasnya. (Mal/Red)

Berita Terbaru

Gus Lilur Desak Miftachul Akhyar Mundur dari Rais Aam PBNU, Singgung Bacaan Surah Al-Fath

Gus Lilur Desak Miftachul Akhyar Mundur dari Rais Aam PBNU, Singgung Bacaan Surah Al-Fath

Minggu, 18 Okt 2026 19:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 19:06 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur mendesak Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, mempertimbangkan p…

Hiu Tutul Terdampar di Pantai Parangkusumo Bantul Akhir Mati

Hiu Tutul Terdampar di Pantai Parangkusumo Bantul Akhir Mati

Minggu, 18 Okt 2026 16:44 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:44 WIB

Jurnas.net - Seekor ikan hiu tutul berukuran sekitar 6 meter ditemukan terdampar di kawasan Pantai Parangkusumo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta,…

Kisah Bahlil Lahadalia Jadi Inspirasi, Golkar Salurkan 200 Paket Sembako untuk Sopir Len

Kisah Bahlil Lahadalia Jadi Inspirasi, Golkar Salurkan 200 Paket Sembako untuk Sopir Len

Minggu, 18 Okt 2026 15:02 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:02 WIB

Jurnas.net – Pengalaman Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menjadi sopir angkutan kota (angkot) saat muda menjadi inspirasi di balik penyaluran 200 p…

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Oleh: Saiq Khayran Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Nurul Jadid Di tengah ambisi pemerintah mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas investasi,…

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – PSIM Yogyakarta mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jean Paul van Gastel. Keputusan tersebut menjadi langkah penting b…

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Jurnas.net – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersilaturahmi dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, di Yayasan P…