KAI Daop 8 Temukan 197 Tumbler Penumpang Tertinggal di Lost and Found

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penumpang KAI membawa tumbler di dalam kereta. (Daop 8 Surabaya)
Penumpang KAI membawa tumbler di dalam kereta. (Daop 8 Surabaya)

Jurnas.net - Upaya PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memperkuat budaya perjalanan ramah lingkungan memasuki fase yang lebih konkret. Melalui kampanye “Jangan Lupa Bawa Tumbler” dan penyediaan fasilitas Water Station di berbagai stasiun besar, KAI Daop 8 ingin mengubah perilaku pelanggan menuju perjalanan yang lebih hijau, hemat, dan bertanggung jawab.

Namun di balik kampanye lingkungan ini, terdapat ironi yang menarik: tumbler justru menjadi barang yang paling sering tertinggal penumpang. Data Lost and Found mencatat 197 tumbler ditemukan di stasiun dan kereta sepanjang Januari–Oktober 2025, namun hanya 24 yang diambil kembali oleh pemiliknya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kesadaran membawa tumbler sudah tumbuh, tetapi disiplin menjaga barang bawaan masih menjadi pekerjaan rumah.

KAI Daop 8 telah memasang fasilitas Water Station di sejumlah stasiun besar Surabaya Gubeng, Pasar Turi, Malang, Lamongan, dan Sidoarjo, dan menargetkan seluruh stasiun keberangkatan KA Jarak Jauh akan dilengkapi fasilitas serupa.

Water Station memungkinkan pelanggan mengisi ulang air minum menggunakan tumbler pribadi tanpa harus membeli botol plastik. Selain lebih hemat, langkah ini menekan produksi sampah plastik sekali pakai yang selama ini mendominasi area publik.

KAI juga kembali menekankan bahwa kehilangan atau kerusakan barang adalah tanggung jawab penumpang. Karena itu, edukasi mengenai kewaspadaan personal terus digencarkan.

Untuk membantu pelanggan, layanan Lost and Found tersedia di seluruh stasiun dan terpusat di pos pengamanan Stasiun Surabaya Gubeng, Pasar Turi, dan Malang. Barang temuan dicatat, disimpan, dan dapat diambil oleh pemiliknya dengan menunjukkan bukti kepemilikan.

Mekanisme pelaporan dibuat sederhana, yakni penumpang melapor ke petugas. Lalu petugas mencocokkan data barang temuan, selanjutnya barang dapat diambil bila cocok dengan identitas pemilik.

Tumbler berada di urutan teratas barang yang paling sering tertinggal. Dari total 197 tumbler yang ditemukan, 173 masih menumpuk di ruang penyimpanan.

Bagi KAI, data ini menjadi bahan evaluasi bahwa edukasi perjalanan berkelanjutan harus seiring dengan kampanye disiplin menjaga barang bawaan.

“Kami mengajak pelanggan untuk membawa tumbler pribadi karena fasilitas Water Station tersedia di stasiun-stasiun keberangkatan. Tapi yang tidak kalah penting adalah menjaga barang bawaan dengan baik. Jika ada yang tertinggal, segera lapor karena KAI memiliki sistem penanganan resmi,” kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif.

KAI Daop 8 menegaskan bahwa perjalanan berkelanjutan tidak hanya soal mengurangi sampah plastik, tetapi juga meningkatkan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bersama.

Dengan dukungan masyarakat, gerakan membawa tumbler dan menjaga barang pribadi diharapkan menjadi budaya baru para pengguna kereta—bukan sekadar imbauan sesaat.

Berita Terbaru

Minat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68 Persen pada Kuartal III-2026

Minat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68 Persen pada Kuartal III-2026

Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB

Jurnas.net – Minat investor terhadap saham dan exchange-traded fund (ETF) Amerika Serikat (AS) tertokenisasi di platform investasi PINTU meningkat sepanjang k…

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai Diperiksa Kasus Korupsi Hibah Pokir 2020-2023, Ini Penjelasannya

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai Diperiksa Kasus Korupsi Hibah Pokir 2020-2023, Ini Penjelasannya

Kamis, 22 Okt 2026 15:09 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 15:09 WIB

Jurnas.net — Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, membantah terlibat dalam kegiatan yang menjadi pokok perkara dugaan korupsi d…

Jelang Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Perkuat Layanan untuk Industri di Kediri

Jelang Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Perkuat Layanan untuk Industri di Kediri

Kamis, 22 Okt 2026 13:12 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 13:12 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat koordinasi dengan pelanggan industri untuk menjaga keandalan …

Yayaya Fest, Festival Musik Bentuk Kepedulian Sosial-Lingkungan

Yayaya Fest, Festival Musik Bentuk Kepedulian Sosial-Lingkungan

Kamis, 22 Okt 2026 10:06 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 10:06 WIB

Jurnas.net - Sejumlah kalangan berkolaborasi menghadirkan Yayaya Fest 2026, sebuah festival musik yang memadukan hiburan dengan kepedulian terhadap isu sosial…

Banyuwangi Latih Ratusan Takmir Masjid Jadi Affiliate, Bantu UMKM Lepas dari Jeratan Pinjol

Banyuwangi Latih Ratusan Takmir Masjid Jadi Affiliate, Bantu UMKM Lepas dari Jeratan Pinjol

Kamis, 22 Okt 2026 08:37 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 08:37 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid tidak hanya menjadi pusat kegiatan ibadah, tetapi juga berperan dalam pemberdayaan e…

Pemkab Gresik Perketat Pengawasan LPG 3 Kg, Harga Pangkalan Ditetapkan Rp 18.000

Pemkab Gresik Perketat Pengawasan LPG 3 Kg, Harga Pangkalan Ditetapkan Rp 18.000

Kamis, 22 Okt 2026 07:46 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 07:46 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memperkuat pengawasan penyaluran gas elpiji atau LPG bersubsidi tabung 3 kilogram (kg) untuk memastikan harga …