Perkuat Konsolidasi di 38 Kabupaten/Kota, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat 

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi (tengah) didampingi Ketua Harian DPD Golkar Jatim Adi Wibowo (kiri) dan Wakil Ketua DPD Golkar Jatim Arif Fathoni (kanan kaca mata). (Insani/Jurnas.net)
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi (tengah) didampingi Ketua Harian DPD Golkar Jatim Adi Wibowo (kiri) dan Wakil Ketua DPD Golkar Jatim Arif Fathoni (kanan kaca mata). (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur mulai mengintensifkan konsolidasi organisasi menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar pada Oktober 2026. Konsolidasi dilakukan melalui rapat kerja daerah (Rakerda) di 38 kabupaten/kota untuk memastikan struktur organisasi partai berjalan efektif hingga tingkat kecamatan dan desa.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengatakan konsolidasi tersebut tidak hanya bertujuan melengkapi struktur kepengurusan secara administratif. Lebih dari itu, seluruh elemen partai harus memiliki fungsi nyata dalam melayani masyarakat.

"Yang kami pastikan bukan sekadar ada struktur organisasi, tetapi bagaimana struktur itu benar-benar hidup dan bekerja. Mulai DPD kabupaten/kota, pimpinan kecamatan hingga desa dan kelurahan harus menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat," kata Ali, Sabtu, 18 Juli 2026.

Menurut dia, langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang menginginkan seluruh kantor Partai Golkar berfungsi sebagai rumah aspirasi masyarakat. Karena itu, setiap kepengurusan partai didorong menjadi kanal aduan bagi masyarakat terhadap berbagai persoalan, mulai bidang pendidikan, kesehatan hingga pembangunan infrastruktur.

"Kalau struktur partai sudah terlembaga dengan baik dan menjalankan fungsinya sebagai kanal aduan masyarakat, maka kehadiran Golkar benar-benar akan dirasakan manfaatnya sebagai jembatan perjuangan kepentingan rakyat Jawa Timur," ujarnya.

Ali menjelaskan seluruh aspirasi yang diterima dari masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui kader-kader Golkar yang berada di berbagai level pemerintahan, baik di eksekutif maupun legislatif. Menurut dia, sinergi antara kader di DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Timur, DPRD kabupaten/kota, hingga kepala daerah dari Partai Golkar menjadi instrumen penting agar setiap persoalan masyarakat memperoleh solusi melalui kebijakan pemerintah.

"Seluruh aduan masyarakat harus dijawab melalui kerja-kerja politik yang nyata. Aspirasi itu akan kami kawal melalui fraksi-fraksi Partai Golkar maupun kader yang berada di pemerintahan. Inilah bentuk akuntabilitas politik Golkar kepada masyarakat," kata Ali.

Bagi Ali Mufthi, partai politik tidak cukup hanya hadir menjelang pemilu, tetapi harus menjadi wadah yang aktif mendengar, memperjuangkan, dan menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat setiap hari.

Selain memperkuat konsolidasi organisasi, lanjut Ali, Golkar Jawa Timur juga menyiapkan rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-62 Partai Golkar. Salah satunya ialah menggelar kompetisi mini soccer yang akan dilaksanakan di sejumlah zona di seluruh Jawa Timur dengan memperebutkan Piala Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Anggota DPR RI Komisi V itu, menilai pendidikan politik tidak harus selalu dilakukan melalui forum diskusi formal. Menurutnya, olahraga juga dapat menjadi media membangun karakter masyarakat. "Kami ingin pendidikan politik hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Mini soccer mengajarkan sportivitas, kerja sama, disiplin, gotong royong, dan semangat meraih cita-cita. Nilai-nilai itu juga menjadi fondasi dalam kehidupan berbangsa," katanya.

Ia melihat olahraga mini soccer kini berkembang pesat di berbagai daerah di Jawa Timur. Fenomena tersebut dinilai perlu mendapat dukungan melalui regulasi yang lebih jelas. Karena itu, Golkar Jatim mendorong agar federasi sepak bola nasional menyusun regulasi resmi mengenai kompetisi mini soccer sehingga olahraga tersebut memiliki sistem pembinaan yang berkelanjutan.

"Lapangan mini soccer sekarang tumbuh sangat pesat, sebagaimana olahraga padel. Kami berharap ke depan ada regulasi yang lebih jelas sehingga masyarakat yang memiliki hobi bermain sepak bola tetapi tidak lagi mampu bermain di lapangan besar tetap memiliki ruang untuk berkompetisi secara sehat," pungkas Ali.

Berita Terbaru

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Jurnas.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat konsentrasi partikel halus PM2.5 menjadi salah satu parameter kritis kualitas udara di Kota P…

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat upaya pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dadapan …

Dugaan Suap Muktamar NU, Gus Lilur Sebut 130 PCNU Siap Kembalikan Dana ke KPK

Dugaan Suap Muktamar NU, Gus Lilur Sebut 130 PCNU Siap Kembalikan Dana ke KPK

Kamis, 15 Okt 2026 07:19 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 07:19 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus kiai kampung, berencana kembali melaporkan sejumlah pihak ke …