Karena Sakit Hati, Motif Anak Anggota DPR Aniaya Kekasih Berujung Maut 

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polrestabes Surabaya saat merilis penetapan tersangka terhadap anak anggota DPR RI. (Dok: Jurnas.net)
Polrestabes Surabaya saat merilis penetapan tersangka terhadap anak anggota DPR RI. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Polrestabes Surabaya mengungkap motif Gregorius Ronald Tannur aniaya Dini Sera Afrianti hingga berujung maut lantaran sakit hati. Namun, polisi tak menjelaskan pemicu sakit hati karena faktor apa.

"Motifnya lantaran Ronald sakit hati terhadap korban, dan Ronald juga terkontaminasi alkohol. Keduanya sempat cekcok di dalam lift usai keluar dari Blackhole KTV," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono, Kamis, 12 Oktober 2023.

Hendro tak menjelaskan apakah motifnya sakit hati karena dipicu cinta segitiga atau karena Dini diduga tengah hamil dua bulan. Hendro hanya menyebut Ronald sempat ditampar oleh Dini, sehingga melakukan respon dengan melakukan penganiayaan.

"Ada adegan Dini menampar Ronald saat di dalam lift. Ditampar, baru dia (Ronald) melakukan respon, respon itu luas," katanya.

Dalam rekonstruksi Selasa kemarin, lanjut Hendro, pihaknya telah melakukan 60 adegan di lima titik. Mulai dari Blackhole KTV, lift, parkiran basement, apartemen dan National Hospital.

Kemudian, ada fakta baru yang ditemukan saat mereka berdua berada di dalam lift. Fakta tersebut berupa kekerasan dengan memukul korban menggunakan botol minuman, yang diperagakan saat rekonstruksi.

"Kemudian saat di basement ada si pelaku melihat korban berada di sisi kendaraan yang sedang duduk, mengajak masuk ke dalam kemudi kendaraan, mengajak korban pulang, namun tidak ada kata awas dari pelaku, yang mana kemungkinan kalau dia gerakkan kendaraan dapat melukai korban," ujarnya. (Mal/Red)

Berita Terbaru

Gus Lilur Desak Miftachul Akhyar Mundur dari Rais Aam PBNU, Singgung Bacaan Surah Al-Fath

Gus Lilur Desak Miftachul Akhyar Mundur dari Rais Aam PBNU, Singgung Bacaan Surah Al-Fath

Minggu, 18 Okt 2026 19:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 19:06 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur mendesak Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, mempertimbangkan p…

Hiu Tutul Terdampar di Pantai Parangkusumo Bantul Akhir Mati

Hiu Tutul Terdampar di Pantai Parangkusumo Bantul Akhir Mati

Minggu, 18 Okt 2026 16:44 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:44 WIB

Jurnas.net - Seekor ikan hiu tutul berukuran sekitar 6 meter ditemukan terdampar di kawasan Pantai Parangkusumo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta,…

Kisah Bahlil Lahadalia Jadi Inspirasi, Golkar Salurkan 200 Paket Sembako untuk Sopir Len

Kisah Bahlil Lahadalia Jadi Inspirasi, Golkar Salurkan 200 Paket Sembako untuk Sopir Len

Minggu, 18 Okt 2026 15:02 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:02 WIB

Jurnas.net – Pengalaman Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menjadi sopir angkutan kota (angkot) saat muda menjadi inspirasi di balik penyaluran 200 p…

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Oleh: Saiq Khayran Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Nurul Jadid Di tengah ambisi pemerintah mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas investasi,…

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – PSIM Yogyakarta mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jean Paul van Gastel. Keputusan tersebut menjadi langkah penting b…

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Jurnas.net – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersilaturahmi dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, di Yayasan P…