Perusahaan Meratus Tambah Enam Kapal Baru Untuk Perkuat Bisnis ke Mancanegara

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peluncuran kapal oleh Meratus Cilegon di Dermaga Terminal Teluk Lamong, Surabaya. (Insani/Jurnas.net)
Peluncuran kapal oleh Meratus Cilegon di Dermaga Terminal Teluk Lamong, Surabaya. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Perusahaan Meratus yang bergerak di industri maritim dan logistik asal Surabaya, memperkuat bisnis cold chain “MFresh” melalui pembelian aset enam kapal baru untuk meningkatkan efisiensi operasi pelayaran dan 220 reefer. Ini dilakukan untuk memenuhi permintaan industri, serta memperkenalkan MFresh sebagai investasi strategis di sektor cold chain.

"MFresh memiliki tujuan untuk memberikan solusi terbaik untuk penyimpanan dan transportasi barang segar dan beku, serta memperkuat posisi Meratus sebagai pemimpin dalam industri logistik terintegrasi," kata CEO Meratus, Farid Belbouab, usai peluncuran kapal Meratus Cilegon di Dermaga Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Senin, 5 Februari 2024.

Farid menyatakan, investasi aset strategis ini menunjukkan lompatan kedepan yang signifikan dalam komitmennya terhadap kemampuan untuk menangani bisnis cold chain.

"Kapal baru, perluasan armada peti kemas reefer, dan pengenalan MFresh menggarisbawahi dedikasi kami dalam menyediakan solusi mutakhir dan menunjukkan kepemimpinan kami di sektor cold chain," ucapnya.

"Meratus memiliki posisi strategis untuk pertumbuhan dinamis dalam logistik cold chain, dan kami sangat antusias dengan peningkatan layanan yang kini dapat kami tawarkan kepada pelanggan kami," lanjut Farid.

MV Cilegon, kata Farid, salah satu kapal baru yang didatangkan dilengkapi dengan inovasi terkini yang dirancang khusus untuk mengefisienkan waktu bongkar muat selama singgah di pelabuhan, sehingga meningkatkan produktivitas dan mengurangi waktu tunggu di pelabuhan. "Dampak positif dari investasi aset ini juga berkontribusi terhadap efisiensi energi sejalan dengan tujuan keberlanjutan Meratus," ujarnya.

[caption id="attachment_3743" align="alignnone" width="1080"] Sebuah kapal milik Meratus Cilegon di Dermaga Terminal Teluk Lamong, Surabaya. (Insani/Jurnas.net)[/caption]

Selain itu, kata Farid, tingkat pemanfaatan reefer hingga saat ini mencapai 1,4x pada tahun 2023, menunjukkan kontribusi terhadap hasil positif setiap tahunnya dan semakin memperkuat posisi Meratus dalam bisnis cold chain yang berkembang pesat.

"Pembelian aset baru ini menggarisbawahi komitmen Meratus untuk tetap menjadi yang terdepan dalam kemajuan industri dan memenuhi kebutuhan yang terus berkembang dalam lanskap logistik cold chain," ujarnya.

Pada tahun 2024, tambah Farid, Meratus berencana memperluas jangkauannya dengan memperkenalkan lima rute baru, melengkapi portofolio yang sudah ada yaitu 114 rute domestik.

"Di kancah internasional, Meratus secara strategis mengerahkan kapal-kapalnya untuk mencakup 86 rute, melayani jaringan yang beragam ke setidaknya delapan negara," ujarnya.

Hingga saat ini, Farid mengatakan, Meratus mengoperasikan total 107 kapal, enam diantaranya adalah kapal yang baru yang diproduksi di Tiongkok, yang sekaligus mencerminkan komitmen kami terhadap kemitraan global.

Selain itu, Farid juga menyebut, akuisisi terminal baru yang dilakukan baru-baru ini melalui PT ICTSI Jasa Prima Tbk (IJP) merupakan bukti komitmen Meratus dalam meningkatkan fundamental bisnisnya, memberikan keuntungan strategis untuk pertumbuhan berkelanjutan dan keunggulan operasional.

”Dengan peningkatan kemampuan cold chain melalui investasi kapal dan peti kemas reefer, Meratus berada pada posisi yang tepat untuk memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang dan potensial di Indonesia," katanya.

"Dalam konteks ini, investasi strategis seperti peluncuran MFresh tidak hanya mendukung pertumbuhan perusahaan tetapi juga menjawab tingginya permintaan di pasar cold chain Indonesia yang dinamis,” tutup Farid.

Berita Terbaru

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Jurnas.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat konsentrasi partikel halus PM2.5 menjadi salah satu parameter kritis kualitas udara di Kota P…

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat upaya pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dadapan …

Dugaan Suap Muktamar NU, Gus Lilur Sebut 130 PCNU Siap Kembalikan Dana ke KPK

Dugaan Suap Muktamar NU, Gus Lilur Sebut 130 PCNU Siap Kembalikan Dana ke KPK

Kamis, 15 Okt 2026 07:19 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 07:19 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus kiai kampung, berencana kembali melaporkan sejumlah pihak ke …