KPU Surabaya Target Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu 2024 Tuntas Enam Hari

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KPU Kota Surabaya menggelar rapat pleno rekapitulasi Pemilu 2024. (Insani/Jurnas.net)
KPU Kota Surabaya menggelar rapat pleno rekapitulasi Pemilu 2024. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Perhitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kota Surabaya atau rapat pleno rekapitulasi mulai dilaksanakan pada Rabu, 28 Februari 2024. Sedianya dilaksanakan pada 17 Februari, rekapitulasi itu ditarget tuntas dalam waktu enam hari hingga 4 Maret 2024.

"Harusnya rapat pleno rekapitulasi dilaksanakan mulai 17 Februari hingga 5 Maret 2024. Namun molor karena berbagai hal, tetapi kami tetap target selesai pada 4 Maret," kata Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan, Suprayitno, Kamis, 29 Februari 2024.

Nano, demikian ia disapa, mengatakan bahwa rekapitulasi KPU Surabaya sedikit terlambat, karena beberapa hal. Selain banyaknya jumlah tempat pemungutan suara (TPS) mencapai 8.167 titik, juga karena ada pemungutan suara ulang (PSU) di 10 TPS tersebar di wilayahnya.

"Kita memang sedikit terlambat dibanding kabupaten/kota lain di Jatim, mengingat jumlah TPS se-Surabaya cukup besar, juga karena ada PSU," ujarnya.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Klaim Ketersediaan Bahan Pangan Aman Hingga Lebaran Idul Fitri

Nano optimistis rapat pleno rekapitulasi di KPU Surabaya selesai pada 4 Maret 2024. Jika tak selesai, kata dia, bisa diperpanjang selama satu hari, yakni tanggal 5 Maret. "Tapi kami tetap target 4 Maret selesai. Kalau memang molor, maka kami kejar di hari terakhir tanggal 5 Maret," katanya.

Pada rapat pleno hari pertama, lanjut Nano, diawali dengan Kecamatan Karangpilang Surabaya. PPK Karangpilang baru menyerahkan D hasil rekapitulasi ke KPU pada Selasa, 27 Februari 2024. "Rapat pleno terbuka rekapitulasi tingkat kota dengan mengundang para pihak, yaitu saksi lintas parpol, saksi paslon presiden dan wakil presiden, berikut saksi calon perseorangan atau DPD," ujarnya.

Kemudian dilanjutkan rapat pleno untuk Kecamatan Benowo, Kecamatan Tambaksari, dan seterusnya. Nano bersyukur, pada rapat pleno hari pertama berjalan lancar, meski terdapat dinamika seperti gejolak dari berbagai pihak.

"Dinamikanya seperti itu dan pasti ada. Misalnya ada masukan dari para saksi, namun masukan tersebut akhirnya kita sandingkan kembali seperti apa bunyi peraturan KPU terkait rekapitulasi, pedoman teknis rekapitulasi seperti apa, terus kita pertajam lagi dengan saran atau pendapat dari Bawaslu," pungkasnya.

Berita Terbaru

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Jurnas.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat konsentrasi partikel halus PM2.5 menjadi salah satu parameter kritis kualitas udara di Kota P…

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat upaya pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dadapan …