Polisi Bersihkan Musala Terdampak Erupsi Semeru, Agar Warga Bisa Kembali Beribadah

Reporter : Umar
Polisi bersihkan musala pascaerupsi Semeru di Lumajang. (Humas Polda Jatim)

Jurnas.net - Di tengah kepungan abu vulkanik pascaerupsi Gunung Semeru, aparat kepolisian turun tangan memulihkan ruang-ruang ibadah agar kembali menjadi tempat warga menemukan ketenangan. Personel Polres Lumajang bersama Satbrimob dan Samapta Polda Jawa Timur, melakukan pembersihan fasilitas ibadah dan rumah warga di wilayah terdampak.

Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polres Lumajang, Kompol Jauhar Ma’arif, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan yang sudah dimulai sejak pagi.

Baca juga: Puluhan Polisi Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Pascaerupsi Semeru

“Sejak pagi kami melakukan pembersihan rumah warga dan memindahkan barang-barang penting ke lokasi aman. Sore ini kami lanjutkan dengan fokus membersihkan musala-musala yang tertutup abu,” ujarnya.

Fokus pembersihan dilakukan di sejumlah musala di Dusun Umbulan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, yang terdampak cukup parah oleh material vulkanik. Menurut Kompol Jauhar, langkah ini penting agar masyarakat yang tetap bertahan di rumah karena wilayahnya masih dinilai aman dapat kembali menjalankan ibadah dengan nyaman.

“Musala-musala ini kami bersihkan bersama personel Brimob, Samapta, dan Polres Lumajang. Harapan kami, tempat ibadah ini bisa segera dipakai warga untuk kegiatan keagamaan,” jelasnya.

Baca juga: Polda Jatim Kerahkan Personel Bersihkan Lahar Dingin Erupsi Semeru

Ia menambahkan bahwa inisiatif membersihkan fasilitas ibadah muncul dari kepekaan personel di lapangan setelah melihat kondisi bangunan yang tertutup material erupsi.

“Begitu melihat musala yang kotor, kami langsung bergerak. Tempat ibadah harus jadi ruang yang bersih dan menenangkan, apalagi saat warga sedang diuji bencana,” kata Jauhar.

Baca juga: Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Per Hari, Warga Diimbau Waspada

Selain memulihkan musala, sejak pagi personel gabungan juga melakukan pembersihan rumah warga dan membantu memindahkan barang berharga ke titik pengungsian yang lebih aman.

Aksi ini menjadi bagian dari respons cepat Polres Lumajang dan Polda Jawa Timur dalam memastikan aktivitas masyarakat, termasuk ibadah, tetap bisa berjalan dengan aman di tengah situasi darurat.

Editor : Risfil Athon

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru