Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
MD Kediri kota Menyampaikan Progres Report Keberlangsungan organisasi dan Siap Menjadi Tuan Rumah Muswil. (Dok: Jurnas.net)
MD Kediri kota Menyampaikan Progres Report Keberlangsungan organisasi dan Siap Menjadi Tuan Rumah Muswil. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada pelaksanaan cluster ketujuh di Hotel Lotus, Kota Kediri. Kegiatan tersebut menjadi penutup dari seluruh agenda Safari Ramadan yang sebelumnya digelar di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Jawa Timur, Agus M. Fauzi, mengatakan Safari Ramadan merupakan agenda strategis organisasi yang tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi antaralumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), tetapi juga sebagai forum konsolidasi organisasi menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) KAHMI Jawa Timur yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.

“Safari Ramadan ini bukan sekadar kegiatan buka puasa bersama. Ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah antaralumni HMI sekaligus melakukan konsolidasi organisasi di berbagai daerah,” kata Agus, Minggu, 15 Maret 2026.

Pelaksanaan Safari Ramadan pada cluster ketujuh yang berlangsung di Kediri dihadiri sekitar 150 alumni HMI yang berasal dari enam Majelis Daerah (MD) KAHMI di wilayah eks-Karesidenan Kediri dan sekitarnya. Enam daerah yang terlibat dalam kegiatan tersebut meliputi Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Tulungagung, dan Nganjuk.

Agus menjelaskan, kehadiran para alumni dari berbagai daerah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme serta komitmen alumni HMI dalam menjaga soliditas organisasi. “Kehadiran alumni dari enam Majelis Daerah ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan solidaritas alumni HMI di Jawa Timur tetap kuat,” katanya.

Safari Ramadan MW KAHMI Jawa Timur sendiri dilaksanakan secara bertahap melalui pembagian tujuh cluster wilayah. Model ini dipilih untuk memudahkan koordinasi sekaligus menjangkau seluruh pengurus dan alumni KAHMI di berbagai daerah.

Kegiatan tersebut sebelumnya telah digelar di sejumlah kota seperti Jember, Sampang, Surabaya, Ponorogo, Malang, Lamongan, hingga akhirnya ditutup di Kediri. Menurut Agus, rangkaian Safari Ramadan ini menjadi sarana penting untuk mendengar langsung dinamika organisasi di tingkat daerah sekaligus menghimpun berbagai masukan strategis.

“Melalui forum seperti ini kita bisa mendengar langsung perkembangan organisasi di daerah, sekaligus menerima berbagai gagasan yang nantinya bisa dibawa dalam Musyawarah Wilayah KAHMI Jawa Timur,” jelasnya.

Selain mempererat silaturahmi, Safari Ramadan juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai agenda strategis organisasi, termasuk persiapan pelaksanaan Muswil KAHMI Jawa Timur pada Oktober 2026 mendatang. Agus menegaskan bahwa konsolidasi organisasi menjadi kunci penting agar Muswil mendatang dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi penguatan peran KAHMI di tengah masyarakat.

“Kami ingin Muswil nanti tidak sekadar agenda formal organisasi, tetapi benar-benar menjadi forum yang menghasilkan gagasan strategis untuk memperkuat kontribusi alumni HMI bagi pembangunan daerah dan bangsa,” tegasnya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Safari Ramadan dapat terus dijaga oleh para alumni HMI di seluruh Jawa Timur. “Semoga silaturahmi yang terbangun selama Ramadan ini menjadi energi positif bagi KAHMI untuk terus berkontribusi bagi masyarakat,” pungkas Agus.

Berita Terbaru

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal…

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…