Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya.
Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Jepara, Harimurti, menuturkan lomba tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan. Kegiatan itu juga diarahkan untuk melatih motorik halus, kesabaran, konsentrasi, dan rasa percaya diri anak.
“Lomba ini mempunyai tujuan bukan hanya sekadar untuk lomba, tetapi ada kegiatan untuk melatih motorik halus, meningkatkan kesabaran, konsentrasi dan membangun rasa percaya diri sehingga anak ini dapat berkarya,” ujar Harimurti, Selasa, 15 September 2026.
Harimurti menerangkan, penggunaan serbuk kayu sebagai bahan baku bukan tanpa alasan. Limbah industri digunakan bagian dari edukasi pemanfaatan bahan sederhana dari lingkungan sekitar.
"Anak-anaknya lomba, orangtuanya kami beri kegiatan parenting," kata Harimurti.
Bunda PAUD Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso, menyampaikan kegiatan berkarya memberi ruang bagi anak untuk belajar, berekspresi, dan mengembangkan kreativitas. Tema kemaritiman dalam motif ukir juga digunakan untuk mengenalkan lingkungan dan budaya daerah kepada anak melalui kegiatan yang dekat dengan dunia mereka.
“Anak membutuhkan kesempatan untuk mencoba, sementara kita hadir untuk memberi semangat dan mengarahkannya,” pungkas Laila.
Editor : Redaksi