Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menemui tenant melalui program BOD Visit Tenant. (Humas PT SIER)
Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menemui tenant melalui program BOD Visit Tenant. (Humas PT SIER)

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain memperkuat komunikasi dengan perusahaan yang beroperasi di kawasan, kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk mendengar langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi tenant.

Dalam kunjungan tersebut, aspek keamanan kawasan menjadi salah satu hal yang mendapat apresiasi dari tenant. PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL), misalnya, menilai kondisi kawasan yang aman dan nyaman menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas bisnis perusahaan.

Rangkaian BOD Visit Tenant diawali dengan kunjungan ke PT HM Sampoerna Tbk. Rombongan kemudian berdialog dengan PT Golden Tulip Pratama di Wisma SIER, dilanjutkan ke PT Anugerah Pharmindo Lestari, dan ditutup dengan kunjungan ke PT Filtrona Manufacturing Indonesia.

Jajaran direksi yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Direktur Utama PT SIER Alif Abadi, Direktur Kelembagaan Ahmad Fahrudin, Direktur Keuangan, Administrasi dan Manajemen Risiko Rizka Syafittri Siregar, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Jefri Ikhwan Ma'arif, serta Direktur Operasi Yohanes Deddy Setiawan.

Turut mendampingi Kepala Divisi Manajemen Kawasan SIER M Afifuddin, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Yogi Widi Kurniawan, dan Plt Kepala Divisi Pemasaran Dedi Apriyanto.

Direktur Utama PT SIER, Alif Abadi, mengatakan kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Manajemen ingin mendapatkan gambaran langsung mengenai kebutuhan tenant sekaligus mengevaluasi pelayanan yang selama ini diberikan pengelola kawasan.

“Kami ingin hadir langsung, mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan masukan dari tenant. Dari sini kami bisa mengetahui apa yang perlu kami perbaiki dan tingkatkan, sehingga pelayanan SIER ke depan bisa semakin baik dan benar-benar memberikan nilai tambah bagi tenant,” kata Alif, Selasa, 15 September 2026.

Menurut Alif, kawasan industri tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan lahan dan infrastruktur. Pengelola juga harus mampu memahami kebutuhan perusahaan yang terus berkembang, termasuk berbagai persoalan operasional yang muncul dalam aktivitas bisnis sehari-hari.

“Tenant bukan sekadar penghuni kawasan atau angka dalam portofolio bisnis. Mereka adalah bagian dari ekosistem yang sama. Ketika tenant dapat beroperasi dengan baik, berkembang, dan memiliki keyakinan untuk terus berinvestasi, kawasan pun ikut bertumbuh,” tuturnya.

Ia menilai, kualitas pelayanan juga sangat bergantung pada komunikasi dan konsistensi pengelola dalam merespons masukan dari tenant. “Pelayanan yang baik dimulai dari kemauan untuk hadir dan mendengar. Setelah itu yang tidak kalah penting adalah bagaimana setiap masukan dapat kami tindak lanjuti secara konsisten. Dari situlah kepercayaan dibangun,” katanya.

Apresiasi terhadap pengelolaan kawasan disampaikan Branch Manager PT Anugerah Pharmindo Lestari, Ricki Hamdani. Menurut Ricki, kehadiran langsung jajaran direksi SIER menunjukkan keseriusan pengelola kawasan dalam menjaga hubungan dengan tenant, sekaligus memastikan perusahaan dapat menjalankan aktivitas bisnis dengan nyaman.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Direksi SIER ke tenant. Ini merupakan langkah yang positif dan menunjukkan keseriusan SIER untuk menciptakan kawasan industri yang baik, nyaman, dan mendukung kegiatan bisnis tenant,” ujar Ricki.

Salah satu aspek yang paling diapresiasi APL adalah keamanan kawasan. Ricki menyebut lingkungan kerja yang aman memberikan rasa tenang bagi perusahaan maupun karyawan, terutama bagi mereka yang masih beraktivitas hingga malam hari. “Selama ini Kawasan SIER sangat nyaman untuk bisnis. Salah satu yang kami rasakan adalah dari sisi keamanan. Tidak ada preman yang datang meminta-minta ke perusahaan. Ini menjadi salah satu hal yang sangat kami hargai,” ungkapnya.

Ricki juga mengaku merasakan langsung kondisi keamanan tersebut ketika harus pulang pada malam hari. “Karyawan kami saat pulangnya larut malam juga tidak pernah ada kejadian yang mengganggu. Saya buktikan sendiri saat malam hari, pulang aman. Sering dilakukan patroli keamanan. Itu sangat bagus,” katanya.

Menurut Ricki, keamanan menjadi salah satu elemen penting bagi kawasan industri karena berkaitan langsung dengan kenyamanan pekerja dan keberlangsungan operasional perusahaan. Selain keamanan, APL juga menilai kelengkapan fasilitas kawasan serta kecepatan respons SIER dalam menangani keluhan menjadi nilai positif.

“Fasilitasnya juga sangat lengkap. Kalau ada keluhan, langsung ditangani dengan baik dan cepat. Bagi kami, hal-hal seperti ini sangat penting karena membuat perusahaan bisa menjalankan bisnis dengan tenang,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, SIER juga memaparkan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan tenant. Di antaranya layanan air recycle yang telah mengantongi sertifikat halal, pengembangan layanan fiber optic, serta peningkatan fasilitas olahraga di kawasan.

SIER juga menyiapkan fasilitas olahraga baru berupa lapangan padel. Fasilitas yang sudah tersedia, seperti futsal dan tenis lapangan, juga akan terus dikembangkan. Selain fasilitas olahraga, SIER menyiapkan layanan daycare di Klinik SIER yang ditargetkan mulai diluncurkan paling lambat awal Oktober 2026.

Pengembangan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya SIER membangun kawasan industri yang tidak hanya mendukung aktivitas produksi, tetapi juga memberikan lingkungan kerja yang lebih nyaman bagi perusahaan dan pekerja.

Dalam kesempatan yang sama, SIER juga membuka peluang kolaborasi dengan tenant melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperluas manfaat program sosial, pendidikan, lingkungan, dan kegiatan kemasyarakatan di sekitar kawasan.

“Kami juga mengajak tenant untuk bersama-sama berkolaborasi dalam program TJSL. Ketika program pendidikan, lingkungan, sosial, dan bidang lainnya dilakukan bersama, tentu jangkauan dan dampaknya kepada masyarakat akan jauh lebih besar,” kata Alif.

Melalui BOD Visit Tenant, SIER tidak hanya ingin mengetahui tingkat kepuasan perusahaan yang beroperasi di kawasan. Kunjungan tersebut juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi kebutuhan baru, mengevaluasi layanan, dan membangun komunikasi langsung antara manajemen kawasan dengan tenant.

Bagi SIER, hubungan yang kuat dengan tenant menjadi bagian penting dari ekosistem kawasan industri. Ketika perusahaan merasa aman, nyaman, dan mendapatkan dukungan layanan yang memadai, aktivitas bisnis di kawasan diharapkan dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Berita Terbaru

RSUD Kartini Jepara Disasar Revitalisasi Pemerintah Pusat

RSUD Kartini Jepara Disasar Revitalisasi Pemerintah Pusat

Selasa, 13 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:34 WIB

Jurnas.net -  Pemerintah pusat merencanakan merevitalisasi 441 rumah sakit umum daerah (RSUD) di seluruh Indonesia. RSUD RA Kartini Jepara menjadi salah satu …

Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK, Sebut Nama Nusron Wahid dan Gus Ipul

Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK, Sebut Nama Nusron Wahid dan Gus Ipul

Selasa, 13 Okt 2026 13:38 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 13:38 WIB

Jurnas.net – Kiai kampung asal Situbondo, HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, melaporkan dugaan tindak pidana korupsi terkait jual beli suara d…

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Oleh: Ahmad Ajib Ridlwan Wakil Dekan Bidang II Fakultas Ketahanan Pangan Unesa, serta Guru Besar Bidang Kewirausahaan Sosial Islam FEB Unesa Sekitar pukul…

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Jurnas.net - Tokoh masyarakat sekaligus kiai kampung Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, melontarkan dugaan adanya praktik…

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Jurnas.net - Kita sering melihat dalam kontestasi Pilkades, banyak calon kepala desa (cakades) membangun jalan dan membantu memasang lampu penerangan di…

Tekanan dan Misi Mendulang Poin Perdana PSS Sleman di Kandang  

Tekanan dan Misi Mendulang Poin Perdana PSS Sleman di Kandang  

Minggu, 11 Okt 2026 09:18 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 09:18 WIB

Jurnas.net - PSS Sleman membawa misi meraih poin perdana saat menjamu PSM Makassar pada pekan keempat Super League di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman,…