Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan industri di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.
Penguatan tersebut ditandai dengan keberhasilan pemberian tegangan atau energize Extension Bay Trafo Nomor 2 di Gardu Induk (GI) 150 kV Bungah/JIIPE oleh PLN UIT JBM melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Gresik.
Penyelesaian pekerjaan ini menjadi bagian dari upaya PLN meningkatkan kesiapan infrastruktur penyaluran tenaga listrik di tengah perkembangan kebutuhan energi kawasan industri strategis tersebut.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam penyelesaian pekerjaan tersebut. Menurut Ika, keberhasilan pemberian tegangan pada infrastruktur baru itu tidak hanya menjadi pencapaian operasional, tetapi juga mencerminkan upaya PLN menjaga keandalan sistem kelistrikan untuk mendukung pertumbuhan industri.
"Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian operasional, tetapi juga bagian dari semangat PLN untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi ketahanan energi nasional. Hal ini sejalan dengan semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dan menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan layanan ketenagalistrikan yang semakin andal," kata Ika, Senin, 26 Oktober 2026.
GI 150 kV Bungah/JIIPE merupakan salah satu infrastruktur kelistrikan yang mendukung kebutuhan energi di kawasan JIIPE, Gresik. Kawasan tersebut menjadi salah satu pusat pengembangan industri dan pelabuhan yang memiliki peran strategis dalam mendorong aktivitas ekonomi.
Seiring dengan perkembangan kegiatan industri, kesiapan infrastruktur kelistrikan menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung kebutuhan operasional pelanggan. Penambahan Extension Bay Trafo Nomor 2 merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur penyaluran listrik untuk menunjang kesiapan sistem kelistrikan di kawasan tersebut.
Ika mengatakan, penguatan infrastruktur transmisi menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan kawasan industri yang membutuhkan pasokan listrik andal. "Suatu kebanggaan bagi kami dapat menjadi bagian dari momentum penting ini. Penguatan infrastruktur penyaluran tenaga listrik menjadi tulang punggung yang mendukung tumbuhnya kawasan industri strategis ini," katanya.
Melalui pengembangan aset kelistrikan, PLN berupaya memastikan kesiapan sistem penyaluran listrik berjalan seiring dengan kebutuhan pelanggan industri. Ika menyatakan bahwa pelaksanaan pekerjaan pemberian tegangan tersebut dilakukan melalui koordinasi personel dengan memperhatikan standar teknis dan keselamatan kerja.
Setiap tahapan pekerjaan mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), ketelitian teknis, serta koordinasi antarpersonel untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum dioperasikan. Prinsip zero harm juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan pekerjaan, sebagai bagian dari upaya mencegah kecelakaan kerja dan menjaga keandalan aset ketenagalistrikan.
Kesiapan teknis dan keselamatan menjadi aspek penting dalam setiap pengembangan infrastruktur transmisi, mengingat perannya dalam mendukung kontinuitas penyaluran tenaga listrik kepada pelanggan.
PLN UIT JBM berkomitmen melanjutkan penguatan dan pemeliharaan aset transmisi untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan, termasuk infrastruktur yang menopang kawasan industri strategis. Momentum menjelang Hari Sumpah Pemuda ke-98 juga menjadi pengingat pentingnya kolaborasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Melalui pengembangan infrastruktur kelistrikan yang berkelanjutan, PLN berharap dapat mendukung kebutuhan energi sektor industri, menjaga kualitas layanan kepada pelanggan, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan ketahanan energi nasional.
Keberhasilan pemberian tegangan pada Extension Bay Trafo Nomor 2 di GI 150 kV Bungah/JIIPE menjadi salah satu langkah dalam memperkuat kesiapan infrastruktur kelistrikan untuk menghadapi perkembangan kebutuhan energi di kawasan industri Gresik.
Editor : Amal