Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

author M. Faizul

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses pemulangan jenazah menggunakan perahu nelayan atau kalotok Bawean. (Faizul/Jurnas.net)
Proses pemulangan jenazah menggunakan perahu nelayan atau kalotok Bawean. (Faizul/Jurnas.net)

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal reguler yang selama ini melayani penyeberangan Gresik-Bawean dan sebaliknya disebut belum dapat beroperasi karena kondisi gelombang laut.

Situasi tersebut membuat akses keluar-masuk Pulau Bawean kembali terbatas. Bahkan, jenazah warga Bawean yang meninggal di Surabaya terpaksa dipulangkan menggunakan perahu nelayan karena tidak ada kapal reguler yang beroperasi.

Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG Bawean dan Tanjung Perak Surabaya yang disampaikan dalam laporan tersebut, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,5 hingga 2 meter dalam beberapa hari ke depan. Kondisi itu membuat kapal reguler yang biasa melayani rute menuju Bawean belum diperbolehkan berlayar demi keselamatan pelayaran.

Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan
Selasa (15/9/2026), jenazah Sam'un, warga Dusun Muara, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Bawean, akhirnya dipulangkan ke kampung halaman menggunakan perahu nelayan atau kalotok.

Sam'un sebelumnya menjalani perawatan di wilayah Gresik selama sekitar empat bulan. Ia kemudian meninggal dunia pada Senin (14/9/2026) dini hari di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Surabaya.

Keluarga sempat mempertimbangkan agar jenazah dimakamkan di daratan Gresik. Namun, keluarga di Bawean menginginkan Sam'un dimakamkan di kampung halamannya.
Karena kapal reguler tidak beroperasi, keluarga akhirnya memilih menggunakan kalotok.

Perwakilan keluarga, Bustami Hazim, mengatakan keputusan tersebut diambil karena tidak ada kapal reguler yang dapat digunakan untuk membawa jenazah menuju Bawean. "Awalnya hendak dimakamkan di daratan Gresik. Keluarga di Bawean menginginkan jenazah dimakamkan di Bawean. Akhirnya harus dengan kalotok yang bisa bawa jenazah," ujar Bustami.

Dua orang perwakilan keluarga turut mendampingi perjalanan pemulangan jenazah tersebut. Perahu yang sehari-hari digunakan nelayan untuk melaut itu berangkat dari Bawean sekitar pukul 01.30 WIB, Selasa (15/9/2026). Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 jam, perahu tiba di Pelabuhan Gresik sekitar pukul 12.30 WIB.

Setibanya di Pelabuhan Gresik, proses pemindahan dan penempatan peti jenazah dilakukan di bagian tengah perahu. Sekitar 30 menit kemudian, perahu yang membawa jenazah kembali bertolak menuju Bawean.

Nelayan yang membawa jenazah, Sab'i, bersama dua rekannya dan dua perwakilan keluarga kembali menempuh perjalanan laut menuju Pulau Bawean. Sebelum perahu berangkat, keluarga melepas keberangkatan tersebut dengan harapan perjalanan berjalan aman.

"Semoga selamat, dan dipermudah dalam perjalanan," ujar salah seorang keluarga saat melepas tali perahu yang ditambatkan di kapal pandu.

Sekitar pukul 13.00 WIB, perahu mulai berlayar menuju Bawean. Perjalanan pulang diperkirakan kembali membutuhkan waktu sekitar 10 jam. Dengan demikian, pemulangan jenazah tersebut harus ditempuh dengan perjalanan laut yang jauh lebih panjang dibandingkan menggunakan kapal reguler.

Peristiwa ini menjadi gambaran lain dari persoalan konektivitas Pulau Bawean ketika cuaca laut memburuk. Penghentian pelayaran reguler memang berkaitan dengan faktor keselamatan. Namun, ketika kapal tidak dapat beroperasi selama beberapa hari, kebutuhan masyarakat yang tidak dapat ditunda tetap harus mencari alternatif.

Dalam kasus ini, keluarga memilih menggunakan perahu nelayan agar jenazah Sam'un dapat dimakamkan di Bawean sesuai keinginan keluarga.

Kiai M. Fuad Faruq turut mengikuti proses pemulangan jenazah tersebut. Ia mengatakan Sam'un merupakan sahabat sekaligus teman dekat yang meninggalkan kesan mendalam bagi dirinya. "Saya pribadi merasa kehilangan, beliau (almarhum) beberapa bulan mengalami sakit. Semoga perjuangan yang dilakukan almarhum di dunia bisa diterima amal ibadahnya di sisi Allah SWT," tuturnya.

Ia juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan keikhlasan. "Teruntuk keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan kepergian almarhum serta diberikan kemudahan dan kelancaran perjalanan pemulangan jenazah," ujarnya.

Pemulangan jenazah menggunakan perahu nelayan ini sekaligus memperlihatkan betapa pentingnya pilihan transportasi alternatif bagi masyarakat Bawean ketika pelayaran reguler harus dihentikan akibat kondisi cuaca.

Bagi warga kepulauan, persoalan konektivitas bukan hanya menyangkut mobilitas sehari-hari. Dalam situasi tertentu, akses transportasi menjadi kebutuhan yang harus tetap dicari solusinya meski kondisi laut sedang tidak bersahabat.

Berita Terbaru

SIER Gerak Cepat Tangani Insiden Kebakaran di TPST Lestari PIER, Seluruh Pekerja Dipastikan Selamat

SIER Gerak Cepat Tangani Insiden Kebakaran di TPST Lestari PIER, Seluruh Pekerja Dipastikan Selamat

Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (…

Bangun Platform Ekspor Kopi, Wisudawan Universitas Ciputra Hubungkan 50 Petani ke Pasar Global

Bangun Platform Ekspor Kopi, Wisudawan Universitas Ciputra Hubungkan 50 Petani ke Pasar Global

Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB

Jurnas.net – Memulai bisnis kopi dari pasar lokal, Aryasetya Kanaka Dumadi berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Wisudawan p…

Data KTP dan KK Warga 4 Wilayah Diduga Dipakai untuk Penipuan dan Judol, Polisi Tangkap Pria Sidoarjo

Data KTP dan KK Warga 4 Wilayah Diduga Dipakai untuk Penipuan dan Judol, Polisi Tangkap Pria Sidoarjo

Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB

Jurnas.net – Direktorat Siber Polda Jawa Timur mengungkap dugaan penyalahgunaan data kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) y…

Alit Kelakan Terpilih sebagai Ketua Umum DPP GPM Periode 2026–2030

Alit Kelakan Terpilih sebagai Ketua Umum DPP GPM Periode 2026–2030

Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB

Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan industri …