Agus Mahfud: Muswil VI KAHMI Jatim Harus Melahirkan Arah Baru, Bukan Sekadar Pemimpin Baru

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Koordinator Presidium MW KAHMI Jawa Timur, Agus Mahfud Fauzi. (Insani/Jurnas.net)
Koordinator Presidium MW KAHMI Jawa Timur, Agus Mahfud Fauzi. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur menargetkan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan. Forum lima tahunan itu diposisikan sebagai momentum konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi terhadap kontribusi KAHMI dalam menjawab berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan.

Muswil VI KAHMI Jawa Timur dijadwalkan berlangsung di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto, pada 25-27 September 2026. Lokasi pegunungan yang dikenal berhawa sejuk dipilih, sebagai ruang konsolidasi sekaligus refleksi bagi para alumni HMI dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Koordinator Presidium MW KAHMI Jawa Timur, Agus Mahfud Fauzi, mengatakan seluruh elemen organisasi diharapkan terlibat aktif menyukseskan pelaksanaan Muswil. Menurut dia, keberhasilan agenda tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia pelaksana.

"Harapannya Muswil bisa berjalan lancar. Persiapan memang sudah ditangani Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC), tetapi jika seluruh komponen KAHMI ikut membantu, tentu beban persiapan akan jauh lebih ringan," kata Agus, Jumat, 3Juli 2026.

Agus optimistis pelaksanaan Muswil di Trawas akan menghadirkan suasana yang kondusif bagi proses musyawarah. Menurutnya, udara sejuk kawasan pegunungan diharapkan mampu menghadirkan ruang dialog yang lebih tenang dan produktif dalam merumuskan arah organisasi lima tahun ke depan.

Agus menegaskan, Muswil tidak hanya membahas regenerasi kepemimpinan, tetapi juga menjadi forum evaluasi terhadap kiprah KAHMI Jawa Timur di tengah dinamika sosial, politik, dan pembangunan daerah. Menurut dia, organisasi alumni HMI harus terus memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat tanpa harus terjebak pada politik konfrontatif.

"Kami ingin menjadikan Muswil ini sebagai momentum evaluasi, bagaimana selama ini KAHMI berpartisipasi dalam kehidupan keumatan dan kebangsaan," ujarnya.

Agus kemudian mengutip gagasan intelektual Muslim almarhum Nurcholish Madjid atau Cak Nur mengenai pentingnya membangun kemitraan dalam kehidupan berbangsa. "Kalau meminjam istilah Cak Nur, perjuangan itu fight for, bukan fight against. Artinya, berjuang bersama untuk membangun bangsa, bukan melawan. Selama tidak ada penjajahan, kita harus mampu bersinergi dengan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, untuk melengkapi berbagai kekurangan yang masih ada," katanya.

Sikap tersebut, menurut Agus, merupakan bagian dari karakter KAHMI sebagai organisasi yang menghimpun alumni HMI dari beragam profesi, mulai kalangan akademisi, birokrat, politisi, pengusaha, profesional hingga aktivis masyarakat. Karena itu, kontribusi organisasi diharapkan lebih banyak diwujudkan melalui gagasan, kolaborasi, dan solusi terhadap persoalan publik.

Muswil VI juga akan menjadi forum strategis untuk menyusun rekomendasi organisasi terkait isu pembangunan Jawa Timur, penguatan sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi umat, hingga peningkatan kualitas demokrasi dan tata kelola pemerintahan.

Sebagai forum permusyawaratan tertinggi di tingkat wilayah, Muswil KAHMI diselenggarakan setiap lima tahun. Agenda tersebut antara lain membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan, menyusun program kerja organisasi, menetapkan rekomendasi strategis, serta memilih Koordinator Presidium MW KAHMI Jawa Timur untuk periode berikutnya.

MW KAHMI Jawa Timur sendiri merupakan salah satu wilayah dengan basis anggota terbesar di Indonesia. Organisasi ini menaungi puluhan Majelis Daerah (MD) KAHMI yang tersebar di kabupaten dan kota di Jawa Timur, sehingga hasil Muswil dipandang memiliki pengaruh penting terhadap arah gerakan organisasi, baik di tingkat regional maupun nasional.

Berita Terbaru

Suku Bawean Pertama Kali Duduk di Bangku Kehormatan Upacara HUT RI di Grahadi

Suku Bawean Pertama Kali Duduk di Bangku Kehormatan Upacara HUT RI di Grahadi

Senin, 17 Agu 2026 11:19 WIB

Senin, 17 Agu 2026 11:19 WIB

Jurnas.net — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jawa Timur menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Pulau Bawean, K…

PSIM Yogyakarta Pinjamkan Reva Adi ke Borneo FC Samarinda

PSIM Yogyakarta Pinjamkan Reva Adi ke Borneo FC Samarinda

Senin, 17 Agu 2026 10:25 WIB

Senin, 17 Agu 2026 10:25 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta memutuskan melepas salah satu pemain bertahannya, Reva Adi Utama, ke sesama klub Super League. Reva dipinjamkan ke Borneo FC Samari…

Jatim Kirim Tim Reaksi Cepat ke NTT, Fokus Evakuasi dan Assessment Pascagempa M 7,7

Jatim Kirim Tim Reaksi Cepat ke NTT, Fokus Evakuasi dan Assessment Pascagempa M 7,7

Senin, 17 Agu 2026 08:34 WIB

Senin, 17 Agu 2026 08:34 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat membantu penanganan gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang sejumlah wilayah di Nusa T…

Cara Warga Yogyakarta Peringati HUT ke 81 Kemerdekaan RI

Cara Warga Yogyakarta Peringati HUT ke 81 Kemerdekaan RI

Senin, 17 Agu 2026 05:52 WIB

Senin, 17 Agu 2026 05:52 WIB

Jurnas.net - Masyarakat di Dusun Bantar Wetan, Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar malam tira…

HUT Ke-81 RI, LPKAN Soroti Kinerja Aparatur: Rakyat Tak Butuh Janji, tetapi Bukti Nyata

HUT Ke-81 RI, LPKAN Soroti Kinerja Aparatur: Rakyat Tak Butuh Janji, tetapi Bukti Nyata

Sabtu, 15 Agu 2026 19:13 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 19:13 WIB

Jurnas.net – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak boleh berhenti pada seremoni dan perayaan. Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja …

Sebelum Kick-off Soekarno Cup 2026, Pemain dan Penonton Hening Cipta untuk Korban Gempa Flores

Sebelum Kick-off Soekarno Cup 2026, Pemain dan Penonton Hening Cipta untuk Korban Gempa Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 18:31 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 18:31 WIB

Jurnas.net – Rivalitas di lapangan hijau terhenti sejenak. Sebelum pertandingan Soekarno Cup 2026 dimulai pada Sabtu (15/8/2026), para pemain, ofisial, p…