Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menegaskan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bangkalan bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk mengukur kesiapan kepemimpinan baru dalam mendongkrak kekuatan elektoral partai.
Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, Blegur Prijanggono, secara terbuka meminta agar ketua terpilih Golkar Bangkalan mampu membawa lompatan signifikan perolehan kursi DPRD pada Pemilu mendatang, dari lima kursi menjadi minimal delapan kursi.
Baca juga: Menuju Pileg 2029, Golkar Bangkalan Bertekad Tambah Kursi di Tiga Dapil Strategis
Pernyataan tersebut disampaikan Blegur saat membuka Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bangkalan yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, di Surabaya, Sabtu, 24 Januari 2026.
“Musda ini harus melahirkan kepemimpinan yang kuat, visioner, dan mampu menaikkan kursi Golkar di Bangkalan. Targetnya jelas, dari lima menjadi delapan kursi. Itu bukan sekadar angka, tapi ukuran kinerja,” tegas Blegur.
Ia mengingatkan bahwa Golkar memiliki sejarah panjang dalam dinamika politik nasional maupun daerah. Pernah menjadi kekuatan dominan, Golkar juga pernah mengalami penurunan kursi. Namun, menurutnya, siklus itu justru menjadi pelajaran penting untuk membangun kembali kejayaan partai.
“Golkar pernah sangat besar, dan kita juga pernah turun. Tapi ke depan, Golkar akan kembali menjadi partai besar. Itu pasti, asalkan kita bekerja dengan serius dan solid,” ujarnya.
Baca juga: Golkar Jatim Tancap Gas Menuju 2029, Musda Sumenep dan Pasuruan Ditarget Tuntas Januari
Blegur menekankan bahwa konsolidasi partai tidak boleh berhenti pada penyusunan struktur kepengurusan semata. Lebih dari itu, seluruh kader harus memiliki kesamaan visi, strategi, dan arah perjuangan politik yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Soliditas kader dari tingkat atas hingga bawah adalah kunci. Golkar Jawa Timur mendorong kerja politik yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Selain penguatan internal, Golkar Jatim juga terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi serta memperkuat komunikasi politik dengan berbagai elemen masyarakat. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus menegaskan posisi Golkar sebagai partai yang adaptif dan responsif.
Baca juga: Pimpin Golkar Pamekasan, Imam Syafii Bidik 9 Kursi DPRD dan Perkuat Soliditas Kader
“Kami ingin Golkar hadir dengan solusi konkret, bukan sekadar janji dan wacana politik,” tandasnya.
Dengan konsolidasi yang terus diperkuat dan target elektoral yang jelas, Blegur optimistis Golkar Jawa Timur, khususnya di Bangkalan, mampu meningkatkan perolehan kursi sekaligus memperkuat peran strategisnya dalam politik daerah maupun nasional.
Editor : Risfil Athon