Ribuan Warga Surabaya Cerai di Awal 2025 Gegara Judol dan Pinjol

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi perceraian.
Ilustrasi perceraian.

Jurnas.net - Pengadilan Agama (PA) mencatat ada sebanyak 1.471 perkara perceraian pada awal tahun 2025. Judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol), jadi momok utama perceraian tersebut.

"Banyak yang tergoda untuk cepat kaya, akhirnya jatuh dalam pinjol dan judi online. Saat masalah keuangan memburuk, rumah tangga pun ikut goyah," kata Humas PA Surabaya, Tontowi, Selasa, 29 April 2025.

Berdasarkan data PA Surabaya, periode Januari hingga Maret 2025, terdapat 415 perkara cerai talak yang diajukan oleh pihak pria, dan 1.056 perkara cerai gugat yang diajukan oleh pihak wanita. Sementara pada periode yang sama tahun lalu, cerai talak tercatat sebanyak 463 perkara, dan cerai gugat mencapai 1.168 perkara.

Baca Juga : 24 Perusahaan di Surabaya Kembalikan Ijazah Karyawan, Efek Domino Kasus Sentosa Seal

Angka perceraian tahun 2025 ini yang mencapai 1.471, lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang mencapai 1.631 perkara. Menurutnya, penurunan ini menjadi sinyal positif atas meningkatnya kesadaran masyarakat, untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga.

"Banyak pasangan mulai menyadari pentingnya menjaga pernikahan. Upaya mediasi oleh hakim juga semakin efektif dalam menekan angka perceraian," katanya.

Dalam setiap sidang perceraian, kata Tontowi, hakim diwajibkan memberikan nasihat dan mencoba memediasi pasangan. Kata dia, langkah ini menjadi bagian penting untuk membuka ruang rekonsiliasi sebelum perceraian benar-benar terjadi.

"Penurunan ini diharapkan terus berlanjut, seiring meningkatnya literasi keuangan dan kesadaran masyarakat, untuk menjaga keharmonisan keluarga dari ancaman ekonomi digital yang merusak," pungkasnya.

Berita Terbaru

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Jurnas.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat konsentrasi partikel halus PM2.5 menjadi salah satu parameter kritis kualitas udara di Kota P…

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat upaya pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dadapan …