Survei Pilgub Jatim: Elektabilitas Emil Dardak Melempem, Bupati Fauzi Terus Naik

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Dok: Jurnas.net)
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Jika Pemilihan Gubernur Jawa Timur dilakukan hari ini, ada tiga nama yang menarik perhatian masyarakat Jatim. Selain petahana, yakni Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak, ada juga nama Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo atau biasa disapa Cak Fauzi.

Hal ini diketahui dari hasil survei terbaru Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI). Survei ARCI dilakukan dalam rentang 22-27 Oktober 2023, menempatkan 1.000 responden melalui wawancara tatap muka, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

“Untuk tiga besar kandidat potensial di Pilgub Jatim itu ada Khofifah, Emil, lalu Cak Fauzi,” kata Direktur ARCI Baihaqi Sirajt saat memaparkan hasil survei, Rabu, 1 November 2023.

Menurut Baihaqi, elektabilitas Khofifah berada di urutan pertama, dengan 35,6 persen. Disusul Emil dengan 19,4 persen. Cak Fauzi berada di tempat ketiga, menempel ketat Emil. “Elektabilitas Cak Fauzi itu 17,3 persen, menempel ketat Emil,” ujarnya.

Di belakang Cak Fauzi, ada nama Walikota Surabaya Eri Cahyadi. Namun, elektabilitas Eri masih jauh di bawah Cak Fauzi, yakni 5,7 persen. Ada perbedaan 11,6 persen.

Baihaqi menilai, Cak Fauzi bisa menjadi “kuda hitam” dalam kontestasi Pilgub Jatim. Selain itu, tokoh muda Madura itu juga dinilai bisa menjadi alternatif yang tepat untuk Khofifah andai tak memilih Emil sebagai calon wakil gubernur.

“Jika melihat trennya, ada peningkatan elektabilitas yang diperoleh Cak Fauzi, sehingga mampu menempel ketat Emil. Ini bisa jadi pertimbangan untuk Khofifah jika tak lagi berpasangan dengan Emil,” pungkasnya. (Mal)

Berita Terbaru

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Oleh: Saiq Khayran Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Nurul Jadid Di tengah ambisi pemerintah mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas investasi,…

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – PSIM Yogyakarta mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jean Paul van Gastel. Keputusan tersebut menjadi langkah penting b…

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Jurnas.net – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersilaturahmi dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, di Yayasan P…

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta gagal memutus tren tanpa kemenangan pada masa awal Super League 2026/2027. Teranyar, PSIM dikalahkan PSM Makassar 1-2 di Stadion…

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jurnas.net – Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka hadir me…

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …