Timprov AMIN Target Unggul 60 Persen Untuk Menang Satu Putaran di Jatim

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Provinsi (Timprov) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) Jatim. (Dok: Jurnas.net)
Tim Provinsi (Timprov) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) Jatim. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Tim Provinsi (Timprov) Jawa Timur pasangan Capres Anies Baswedan dan Cawapres Muhaimin Iskandar (AMIN), ditarget menang 60 persen. Target itu dengan harapan pasangan AMIN menang dalam satu putaran pada Pilpres 2024 mendatang.

"Kami yakin menang satu putaran dan menang di Jatim. Ini karena tren dukungan dari masyarakat terhadap AMIN terus naik. Selain itu juga banyak tokoh yang menghubungi saya maupun Pak Dhimam, ingin bergabung dan disebutkan namanya menjadi bagian tim pemenangan AMIN," kata Kapten Timprov Jatim AMIN, Thoriqul Haq, Jumat, 24 November 2023.

Mantan Bupati Lumajang itu optimistim target itu bisa tercapai, mengingat struktur Timprov Jatim AMIN beranggotakan sebanyak 84 orang dari berbagai unsur. Seperti dari parpol pengusung, mantan kepala daerah, kalangan profesional, pengasuh ponpes, seniman hingga kalangan milenial.

Diantara nama-nama yang masuk struktur Timprov Jatim AMIN adalah Diman Abror, Kholil Nawawi dan H M Syakirun sebagai co kapten. Lalu Badrut Tamam, Ana Muawanah, Irsyad Yusuf, Habib Zainal Abidin, Anik Maslachah, Hikmah Bafaqih, Fauzan Fuadi, Regina Nadya Suwono, Reni Astuti, Deni Prasetya dan masih banyak lagi lainnya.

Kata Thoriq, semua segmen ada dalam struktur tim pemenangan untuk memudahkan konsolidasi, dan penyampaian gagasan dan visi misi pasangan Anies-Muhaimin kepada seluruh masyarakat. "Kami gaet semua segmen, karena mereka yang ingin perubahan menjadi fokus kami," ujarnya.

Ia mencontohkan persoalan klasik kaum petani adalah kelangkaan pupuk subsidi saat memasuki musim tanam. Oleh karena itu ada perwakilan kaum petani dalam Timprov Jatim. "Kemudian ada Gen Z atau kalangan anak muda yang berharap negara berpihak kepada mereka. Kami ada tim yang akan membantu apa yang diharapkan Gen Z," kata mantan Sekretaris DPW PKB Jatim ini.

Selain itu, segmen profesional juga banyak mengalami hambatan. Misalnya soal perizinan atau legalitas yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat kecil. "Nah, Pak Anies sering bilang land reform yang tidak adil, kemudian di Surabaya ada surat ijo yang tidak kunjung tuntas. Ini yang menjadi bagian dari gagasan untuk menjadi yang lebih baik kedepannya," tandasnya. (Mal)

Berita Terbaru

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Jurnas.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat konsentrasi partikel halus PM2.5 menjadi salah satu parameter kritis kualitas udara di Kota P…

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat upaya pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dadapan …