Jurnas.net - Tiga sapi di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terpapar Penyakit Mulut dan Kaki (PMK). Ini diketahui setelah Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Sidoarjo, melakukan sidak ke sejumlah penjual hewan kurban di wilayahnya.
"Setelah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di wilayah Kecamatan Buduran, kami menemukan tiga hewan kurban bergejala terjangkit PMK ringan," kata Kabid Produksi Peternakan Dispaperta Kabupaten Sidoarjo, Tony Hartono, Kamis, 13 Juni 2024.
Baca juga: Hampir 1000 Sapi Terinfeksi PMK, DPRD Sorot Lemahnya Pengawasan Pemprov Jatim
Sementara sapi yang terpapar PMK, kata Tony, petugas kemudian memberikan vitamin melalui suntikan, dan pengobatan melalui mulutnya. "Kalau masih gejala PMK ringan sebaiknya hewan kurban tersebut alangkah baik jangan dijualbelikan, harus dilakukan perawatan," katanya.
Baca Juga : Hewan Kurban Masuk RPH Surabaya Wajib Dilengkapi SKKH Guna Antisipasi PMK
Baca juga: SIER Bagikan 1.100 Paket Daging Kurban Perkuat Harmoni Sosial di Kawasan Industri
Akibat tiga sapi terjangkit PMK, lanjut Tony, dua sapi lainnya juga ikut tertular. Pihaknya pun langsung menerjunkan petugas, untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban di 31 titik di 18 Kecamatan di Sidoarjo.
"Jadi, selain ada tiga sapi yang bergejala terjangkit PMK ringan, ditemukannya juga dua sapi yang belum poel, atau dewasa," ujarnya.
Baca juga: 3.500 Paket Daging Kurban Golkar Jatim Didistribusikan, Cegah PMK dan LSD Lewat Pemeriksaan Ketat
Tony mengimbau bagi pedagang hewan kurban dari luar daerah ke Sidoarjo, harus disertai surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). Ini untuk memastikan hewan yang masuk ke Sidoarjo dalam kondisi sehat.
"Kami sarankan bagi calon pembeli disarankan membeli hewan kurban di titik-titik penjualan yang sudah ditetapkan oleh Pemkab Sidoarjo," pungkasnya.
Editor : Redaksi