Jurnas.net - Upaya mengubah ruang rawan banjir dan lahan terbengkalai menjadi pusat pembelajaran iklim berbasis masyarakat mengantarkan PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) meraih dua penghargaan bergengsi tingkat nasional dalam ajang Indonesia Green Awards (IGA) 2026.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Transformasi Proklim Bantaran Sungai Kalibokor, PLN UIT JBM sukses menyabet penghargaan Platinum Alignment serta masuk dalam Best 100 Operation Units/Sites/Suppliers Indonesia – La Tofi ESG Rating 2026, yang diselenggarakan La Tofi School of Social Responsibility.
Baca juga: PLN Tanamkan Literasi Listrik dan Motivasi Masa Depan di SMAN 1 Probolinggo
Berbeda dari program penghijauan konvensional, inisiatif ini menyasar kawasan bantaran Sungai Kalibokor, Kelurahan Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng, Surabaya—wilayah yang sebelumnya dikenal kumuh dan berada di sekitar aset vital tower transmisi PLN. Melalui pendekatan kolaboratif bersama Kelompok Tani Pucang Sewu Asri, kawasan tersebut disulap menjadi ruang hijau produktif sekaligus laboratorium hidup edukasi iklim.
Program ini tidak hanya berorientasi pada estetika lingkungan, tetapi juga dirancang sebagai upaya mitigasi risiko perubahan iklim dan perlindungan aset ketenagalistrikan. Penanaman tanaman produktif, pengelolaan lahan urban farming, hingga pemanfaatan kawasan sebagai eduwisata menjadi satu ekosistem yang saling terhubung.
Dampaknya terasa nyata. Dari sisi ekonomi, urban farming memberi penghasilan tambahan bagi warga melalui hasil panen dan produk olahan. Secara sosial, kawasan bantaran sungai berubah menjadi ruang publik yang sehat dan aman.
Baca juga: Bulan K3 2026, PLN UIT JBM Gelar Simulasi Teror dan Kebakaran untuk Amankan Transmisi Listrik
Sementara dari aspek pendidikan, lokasi ini berkembang menjadi tujuan kunjungan pelajar, mahasiswa, hingga akademisi untuk belajar langsung tentang adaptasi iklim di wilayah perkotaan.
Hasil asesmen Dewan Juri mencatat PLN UIT JBM meraih skor 87,16 dan masuk kategori Platinum Alignment, sementara skor 86,97 diraih untuk kategori kepemimpinan unit operasional berkelanjutan. Capaian ini menempatkan General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, dalam Platinum Alignment – Leader Quadrant sekaligus mengukuhkan UIT JBM sebagai salah satu unit operasi terbaik nasional dalam penerapan prinsip ESG.
Baca juga: Awal 2026, PLN Mulai Program Desa Siaga Bencana dan Mitigasi di Gresik
Founder & Chairman La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi, menegaskan bahwa penghargaan IGA 2026 tidak semata menilai kepatuhan, tetapi keberanian dunia usaha dalam menghadirkan solusi ekologis yang berdampak langsung. “Bencana ekologis adalah cermin dari tanggung jawab kita. ESG harus mampu melindungi manusia, memulihkan alam, dan menjaga nilai ekonomi. Inilah koreksi peradaban yang ingin kami dorong,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menyebut penghargaan tersebut sebagai pengingat bahwa keberlanjutan harus dijalankan secara konsisten, bukan simbolik.
“Transformasi Kalibokor adalah bukti bahwa program TJSL bisa menjadi solusi iklim, sosial, dan ekonomi sekaligus. Bagi kami, keberlanjutan bukan pilihan, tapi kebutuhan untuk menjaga keandalan sistem transmisi dan kualitas hidup masyarakat,” kata Ika.
Editor : Risfil Athon