PLN Sosialisasikan Bahaya Balon Udara Liar di Tulungagung, Antisipasi Gangguan Listrik Saat Ramadan

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PLN menggelar sosialisasi bahaya balon udara liar terhadap infrastruktur ketenagalistrikan. (Humas PLN IUT JBM)
PLN menggelar sosialisasi bahaya balon udara liar terhadap infrastruktur ketenagalistrikan. (Humas PLN IUT JBM)

Jurnas.net - Menjelang dan selama bulan suci Ramadan, PLN (Perusahaan Listrik Negara) meningkatkan upaya pencegahan gangguan listrik dengan menggelar sosialisasi bahaya balon udara liar terhadap infrastruktur ketenagalistrikan.

Kegiatan yang digelar oleh PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun ini berlangsung di Kantor Desa Bandung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung pada Rabu, 4 Maret 2026.

Sosialisasi tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari pemerintah kecamatan, aparat TNI dan Polri, hingga para kepala desa serta Bhabinkamtibmas di wilayah Kecamatan Bandung dan Besuki. Sinergi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Wilayah Tulungagung sendiri dikenal memiliki tradisi masyarakat menerbangkan balon udara, khususnya pada momentum Ramadan dan Lebaran. Namun balon udara yang diterbangkan secara bebas berpotensi membahayakan jaringan listrik karena dapat mendekati bahkan tersangkut pada jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).

Dalam sosialisasi tersebut, PLN menjelaskan bahwa balon udara yang menggunakan api sebagai sumber panas memiliki risiko tinggi menimbulkan gangguan pada jaringan transmisi listrik. Jika balon udara tersangkut pada konduktor atau tower transmisi, hal itu dapat memicu gangguan sistem kelistrikan, seperti trip pada jaringan hingga berpotensi menyebabkan pemadaman listrik dalam skala luas.

Selain menjelaskan potensi risiko, PLN juga memberikan pemahaman kepada aparat desa mengenai dampak teknis dan bahaya keselamatan dari penerbangan balon udara liar, terutama terhadap infrastruktur SUTT dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang melintasi wilayah Kecamatan Bandung dan Besuki.

Langkah pencegahan yang dibahas dalam forum tersebut antara lain peningkatan patroli wilayah, sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi antara aparat desa, TNI, Polri, dan PLN dalam pengawasan aktivitas penerbangan balon udara.

General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja, mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, terutama pada momen Ramadan yang menjadi periode penting bagi masyarakat.

“PLN terus berupaya menjaga keandalan penyaluran listrik agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman. Melalui sosialisasi ini kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya balon udara terhadap jaringan transmisi listrik,” ujar Ika.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat sangat penting dalam mencegah potensi gangguan listrik akibat balon udara liar. Dalam kesempatan tersebut, para camat, kapolsek, dan danramil yang hadir juga menyampaikan komitmen untuk mendukung upaya pencegahan dengan memperkuat edukasi di tingkat desa serta meningkatkan pengawasan selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Berita Terbaru

Silaturahmi ke PHDI Jatim, Ali Mufthi: Golkar Rumah Besar bagi Semua Elemen

Silaturahmi ke PHDI Jatim, Ali Mufthi: Golkar Rumah Besar bagi Semua Elemen

Minggu, 06 Sep 2026 11:49 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:49 WIB

Jurnas.net — Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menegaskan komitmen partainya untuk membuka ruang politik bagi seluruh elemen masyarakat, tanpa m…

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Jurnas.net - Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) memperkuat kapasitas internal dalam memahami tata kelola dan manajemen…

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Jurnas.net - Seorang lansia berinisial SYT, 64, warga Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jadi tersangka dugaan tindakan…

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Jurnas.net – PSIM Jogja genap menginjak usia ke-97 tahun pada Sabtu, 5 September 2026. Momentum pertambahan umur ini dirayakan manajemen Laskar Mataram dengan m…

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Jurnas.net - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah terus memperkuat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi guna memastikan produk subsidi pemerinta…

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jurnas.net — Kebakaran hutan di kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, meluas hingga mendekati Pondok Bunder, salah satu jalur menuju Kawah Ijen. K…