Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lahan di bawah jaringan listrik disulap jadi Agroeduwisata di Kediri. (Humas PLN UIT JBM)
Lahan di bawah jaringan listrik disulap jadi Agroeduwisata di Kediri. (Humas PLN UIT JBM)

Jurnas.net – Di tengah tantangan menjaga keandalan jaringan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) justru menghadirkan pendekatan tak biasa, mengubah kawasan berisiko menjadi pusat ekonomi baru berbasis masyarakat.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Agroedukasi Anggur di Desa Toyoresmi, Kabupaten Kediri, PLN UIT JBM berhasil menembus nominasi ajang bergengsi TOP CSR Award 2026. Program ini menjadi contoh bagaimana ruang teknis seperti jalur Right of Way (ROW) jaringan listrik dapat disulap menjadi kawasan produktif sekaligus edukatif.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menjelaskan bahwa inisiatif ini berawal dari kebutuhan mitigasi gangguan jaringan, akibat vegetasi liar di bawah jalur transmisi SUTT 150 kV. Namun pendekatan yang diambil tidak sekadar penertiban, melainkan transformasi berbasis pemberdayaan masyarakat.

“Awalnya ini soal menjaga keandalan listrik. Tapi kami melihat peluang lebih besar, bagaimana ruang ini bisa memberi nilai ekonomi sekaligus edukasi bagi warga,” kata Ika, Rabu, 29 April 2026.

Kini, kawasan yang sebelumnya berisiko tersebut berubah menjadi agroeduwisata anggur yang dikelola bersama masyarakat. Program ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, dinas pertanian, hingga Kelompok Tani Paguyuban Petani Anggur Toyoresmi (PPAT).

Lebih dari sekadar proyek teknis, program ini menciptakan dampak sosial yang nyata. Warga, khususnya perempuan, mendapatkan ruang baru untuk berdaya secara ekonomi. Keterlibatan mereka dalam budidaya hingga pengelolaan hasil panen menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi keluarga.

Pendekatan kolaboratif ini juga mendapat perhatian dari dewan juri TOP CSR Award 2026. Program Agroedukasi Anggur dinilai memiliki potensi besar untuk direplikasi secara nasional, terutama dalam pemanfaatan ruang ROW yang aman dan produktif.

Namun demikian, para juri juga memberikan sejumlah catatan strategis. Di antaranya, pentingnya penguatan model bisnis berbasis koperasi desa, akses pembiayaan inklusif, serta integrasi program dengan kebutuhan pangan lokal seperti dapur gizi masyarakat.

Selain aspek ekonomi, edukasi keselamatan ketenagalistrikan juga menjadi nilai penting dalam program ini. Masyarakat tidak hanya diberdayakan secara finansial, tetapi juga dibekali pemahaman terkait bahaya listrik dan pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan transmisi.

Dari sisi keberlanjutan, program ini dinilai perlu memperkuat kajian penghidupan masyarakat (livelihood assessment) serta sistem monitoring untuk mengukur tingkat kemandirian warga secara lebih akurat.

Pendekatan sosial-budaya juga menjadi perhatian. Karakteristik masyarakat Kediri, termasuk pengaruh tokoh agama dan perbedaan kultur lokal, dinilai perlu diintegrasikan dalam strategi komunikasi program agar penerimaan masyarakat semakin kuat.

Ke depan, Agroedukasi Anggur Toyoresmi tidak hanya diproyeksikan sebagai program CSR, tetapi juga berpotensi berkembang menjadi social enterprise berbasis agroeduwisata. Dukungan digitalisasi pemasaran serta integrasi dengan agenda ekonomi hijau menjadi peluang besar yang tengah disiapkan.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa inovasi dalam program TJSL tidak harus selalu dimulai dari proyek besar, tetapi dari cara pandang baru dalam melihat potensi ruang dan masyarakat. PLN UIT JBM menunjukkan bahwa infrastruktur listrik bukan hanya soal energi, tetapi juga dapat menjadi titik awal lahirnya transformasi sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Berita Terbaru

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…

HUT ke-62 Golkar, Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis

HUT ke-62 Golkar, Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis

Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB

Jurnas.net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menyalurkan 1.000 paket sembako dan m…

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jurnas.net - Advokat senior Jutek Bongso menyoroti fragmentasi organisasi advokat di Indonesia yang dinilainya berpotensi merugikan masyarakat pencari…

Jutek Bongso Raih Gelar Doktor, Disertasi Soroti Masa Depan Organisasi Advokat

Jutek Bongso Raih Gelar Doktor, Disertasi Soroti Masa Depan Organisasi Advokat

Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB

Jurnas.net - Advokat Jutek Bongso resmi menyelesaikan studi doktoralnya setelah mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Langlangbuana, Bandung…

Minat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68 Persen pada Kuartal III-2026

Minat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68 Persen pada Kuartal III-2026

Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB

Jurnas.net – Minat investor terhadap saham dan exchange-traded fund (ETF) Amerika Serikat (AS) tertokenisasi di platform investasi PINTU meningkat sepanjang k…

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai Diperiksa Kasus Korupsi Hibah Pokir 2020-2023, Ini Penjelasannya

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai Diperiksa Kasus Korupsi Hibah Pokir 2020-2023, Ini Penjelasannya

Kamis, 22 Okt 2026 15:09 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 15:09 WIB

Jurnas.net — Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, membantah terlibat dalam kegiatan yang menjadi pokok perkara dugaan korupsi d…