Warga Lansia Tewas di Proyek Margorejo, Lilik Desak Pemkot Surabaya Evaluasi Total Proyek Konstruksi

Reporter : Insani
Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati. (Istimewa)

Jurnas.net — Peristiwa tragis meninggalnya seorang perempuan lanjut usia setelah kendaraan yang dikendarainya tercebur ke area proyek pembangunan gorong-gorong di kawasan Margorejo, Surabaya, memicu sorotan tajam terhadap standar keselamatan proyek infrastruktur di kota tersebut.

Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mendesak Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh proyek infrastruktur yang tengah berjalan. Lilik membuka pernyataannya dengan ungkapan belasungkawa atas insiden yang merenggut nyawa warga tersebut.

Baca juga: DPRD Jatim Soroti Dugaan Grup Gay di Surabaya, Lilik Hendarwati Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Karakter

“Pertama-tama, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” kata Lilik, Senin, 15 Juni 2026.

Menurutnya, insiden tersebut tidak bisa dipandang sebagai kejadian biasa, melainkan alarm keras bahwa aspek keselamatan publik dalam proyek pembangunan masih menyisakan celah serius. “Ini menjadi duka bagi kita semua. Tidak ada yang menginginkan pembangunan yang seharusnya memberi manfaat justru berujung pada hilangnya nyawa warga,” kata Lilik.

Sebagai legislator dari Dapil Surabaya, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan seluruh proyek infrastruktur dijalankan dengan standar keamanan yang ketat dan terukur. “Pemerintah Kota Surabaya harus memastikan setiap pekerjaan infrastruktur dilaksanakan dengan standar keselamatan yang tinggi dan benar-benar diawasi di lapangan,” tegasnya.

Lilik menyoroti sejumlah aspek teknis yang menurutnya wajib menjadi perhatian serius, mulai dari ketersediaan pagar pembatas proyek, rambu peringatan yang jelas, penerangan yang memadai pada malam hari, hingga pengawasan berkala selama pekerjaan berlangsung.

Baca juga: DPRD Jatim: Kenaikan Tunjangan Guru Non-ASN Jadi Rp2 Juta Harus Dibuktikan dengan Komitmen Nyata, Bukan Pencitraan

"Pengamanan lokasi proyek bukan sekadar formalitas. Itu adalah bagian utama dari sistem keselamatan yang wajib dipenuhi untuk melindungi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai, musibah di Margorejo harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang di titik proyek lain. “Saya meyakini ini harus menjadi bahan evaluasi serius. Bukan untuk mencari kesalahan pihak tertentu, tetapi untuk memperbaiki sistem agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Selain mendorong evaluasi dari pemerintah, Lilik juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan saat melintas di area proyek yang sedang berlangsung. “Pengguna jalan juga harus lebih berhati-hati. Mengurangi kecepatan, memperhatikan kondisi jalan, serta mematuhi rambu keselamatan adalah langkah penting untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.

Baca juga: DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

Ia juga meminta Pemkot Surabaya bersama kontraktor dan pihak terkait segera melakukan inspeksi menyeluruh terhadap seluruh titik proyek yang masih berjalan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya yang terabaikan. “Harapan saya, seluruh pihak dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua titik pekerjaan yang masih berlangsung. Jangan sampai ada celah yang membahayakan keselamatan warga,” ujarnya.

Lilik menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari cepatnya proyek selesai atau kualitas fisik yang dihasilkan, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu menjamin keselamatan warganya selama proses pembangunan berlangsung. “Keberhasilan pembangunan bukan hanya soal cepat selesai, tetapi juga tentang kemampuan melindungi masyarakat. Keselamatan warga adalah prioritas yang tidak bisa ditawar,” pungkasnya.

Editor : Rahmat Fajar

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru