Jurnas.net - Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PKB, H. Ahmad Athoillah alias Gus Atho’, kembali turun langsung menyerap keluhan masyarakat dalam kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun 2025-2026, di Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Minggu, 23 November 2025. Ratusan warga antusias menyampaikan berbagai persoalan prioritas di wilayahnya.
Sebagai Anggota Komisi C (Bidang Keuangan) sekaligus anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jatim, Gus Atho’ menyimak beragam masukan yang mendesak penanganan cepat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Baca juga: Pemkot Surabaya Buka Beasiswa Penghafal Kitab Suci untuk 1.412 Pelajar Lintas Agama
Dalam sesi dialog terbuka, warga menyampaikan empat persoalan utama yang mereka hadapi. Pertama, warga ingin ada penambahan titik penerangan, mengingat banyak lampu PJU mati.
Hal ini disampaikan Siti Inayah mengeluhkan banyaknya lampu PJU yang mati di wilayah Ngoro. Beberapa ruas jalan bahkan belum memiliki tiang penerangan sama sekali. "Jalan yang kanan kirinya sawah gelap total. Ini membahayakan pengguna jalan, terutama malam hari,” ujarnya.
Kedua, beasiswa pendidikan tinggi minim dan banyak anak terhambat biaya. Aspirasi yang disampaikan Ibu Tutik menyoroti keterbatasan akses pendidikan tinggi akibat minimnya beasiswa. "Banyak anak kita semangat belajar, tapi tidak punya biaya bahkan untuk les. Tolong kuota beasiswa provinsi ditambah,” pintanya.
Ketiga, jalan Ngoro–Kandangan rusak parah dan sangat mendesak untuk segera diperbaiki. Seorang warga bernama Abdul mendesak perbaikan Jalan Ngoro–Kandangan yang menjadi jalur vital, termasuk bagi bus antarkota. "Kondisinya rusak dan membahayakan, apalagi saat musim hujan. Mohon segera diperbaiki,” tegasnya.
Keempat, pelaku umkm kesulitan akses KUR. Di mana keluhan lain datang dari pelaku UMKM, Ibu Sri, yang menyebut proses mendapatkan pinjaman KUR di Bank Jatim dan Bank UMKM Jatim masih sulit. "Kami ingin naik kelas, tapi akses modalnya susah. Tolong dipermudah prosesnya,” ujarnya.
Baca juga: Kemenkop - Pemkab Banyuwangi Teken MoU Percepatan Koperasi Merah Putih di 217 Desa
Menanggapi seluruh aduan warga, Gus Atho’ menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi tersebut dalam pembahasan APBD Jawa Timur.
"Semua aspirasi ini adalah suara rakyat. Perbaikan jalan, penambahan PJU, hingga peningkatan kuota beasiswa akan kami perjuangkan dalam pembahasan anggaran provinsi,” tegasnya.
Baca juga: Reses di Mojokerto: Gus Atho’ Kawal Tunjangan Guru Ngaji Hingga Isu Perubahan Lahan LSD
Terkait masalah KUR, Gus Atho’ menyatakan siap berkoordinasi dengan komisi terkait di DPRD Jatim serta pihak Bank Jatim dan Bank UMKM Jatim, agar akses permodalan bagi pelaku UMKM Jombang bisa lebih mudah, cepat, dan ramah syarat.
Kegiatan reses ini juga dihadiri M. Abdullah Naqib, Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Jombang dari Dapil 4. Kehadirannya menunjukkan sinergi kuat antara wakil rakyat daerah dan provinsi dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat Jombang.
"Sinergi ini penting agar setiap aspirasi bisa ditangani dengan tepat, baik di level kabupaten maupun provinsi,” pungkas Gus Atho’.
Editor : Amal