Jatim Mengetuk Pintu Langit: Salat Ghaib dan Doa untuk Korban Bencana Sumatera

Reporter : Kurniawan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin salat ghaib bagi korban bencana di Sumatera dan Aceh. (Humas Pemprov Jatim)

Jurnas.net - Ribuan warga Jawa Timur melaksanakan salat ghaib, bagi para korban banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Salat ghaib yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu, dilaksanakan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya pada Jumat malam, 5 Desember 2025

Tidak hanya menjadi agenda ibadah, kegiatan ini sekaligus menunjukkan bagaimana Jawa Timur menegaskan peran sebagai salah satu provinsi paling aktif mengirimkan bantuan dan dukungan moral dalam respons bencana antardaerah di Indonesia.

Baca juga: Khofifah Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Tiongkok, Jatim Diproyeksikan Jadi Hub SDM dan Manufaktur

Usai salat Jumat, para jamaah larut dalam kekhusyukan doa bersama. Khofifah menegaskan bahwa energi kepedulian tidak hanya terwujud dalam logistik, tetapi juga lewat kekuatan spiritual yang diyakininya dapat menguatkan seluruh korban dan keluarga.

“Logistik sudah diberangkatkan, tetapi doa adalah kekuatan lain yang tidak kalah penting. Itu sebabnya hari ini kita gelar Shalat Ghaib bersama,” kata Khofifah.

Khofifah menambahkan antusiasme jamaah yang mengikuti Shalat Ghaib menunjukkan kuatnya ikatan emosional masyarakat Jawa Timur terhadap saudara sebangsa di Sumatera. Sejak bencana terjadi, Jawa Timur tercatat sebagai salah satu provinsi pertama yang mengirim bantuan. 

Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan Vaksinasi Internasional RSI Masyithoh, Muslimat NU Naik Kelas

Pada Minggu (30/11), Khofifah mengantarkan langsung paket bantuan Pemprov Jatim kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Disusul Senin (1/12), Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak menuju Sumatera Barat membawa dukungan tambahan. "Insya Allah besok kami juga mengirim bantuan ke Aceh. Ini adalah komitmen Jawa Timur bahwa persaudaraan antarprovinsi harus hadir secara nyata,” kata Khofifah.

Selain bantuan logistik, Pemprov Jatim juga memastikan fasilitas kesehatan, perlengkapan pengungsian, hingga kebutuhan dasar lainnya terkirim secara berjenjang.

Baca juga: Setelah Sebulan Sunyi, Azan Kembali Menggema di Aceh Usai Listrik 15 Masjid Pulih

Dalam kesempatan itu, Khofifah berdoa agar seluruh korban yang meninggal mendapat tempat terbaik di sisi Allah, sementara korban hilang dapat segera ditemukan. Ia juga menyampaikan harapan agar para pengungsi diberikan kekuatan dan kesabaran.

“Mari kita ikhlaskan doa kita. Karena sesungguhnya bencana ini mengingatkan kita bahwa solidaritas, gotong royong, dan persaudaraan antarprovinsi adalah kekuatan terbesar bangsa,” tandas Khofifah.

Editor : Rahmat Fajar

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru