Strategi Golkar Jatim Menuju 2029: Bangun Mesin Politik Responsif, Bidik Pemilih Muda dan Perempuan

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Konsolidasi Golkar Jatim di kantor DPD Partai Golkar Jatim. (Insani/Jurnas.net)
Konsolidasi Golkar Jatim di kantor DPD Partai Golkar Jatim. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net – Di tengah lanskap politik yang semakin dinamis dan ekspektasi publik yang terus meningkat, DPD Partai Golkar Jawa Timur memilih mengubah pendekatan. Konsolidasi tak lagi sekadar rutinitas struktural, tetapi diarahkan menjadi strategi untuk merebut kembali kepercayaan publik yang kian kritis terhadap partai politik.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menegaskan bahwa penguatan hingga tingkat paling bawah merupakan fondasi penting agar partai tidak kehilangan daya jangkau sosialnya.

“Target kami jelas, Juni 2026 seluruh struktur hingga tingkat kelurahan dan desa harus tuntas. Ini bukan hanya soal organisasi, tapi bagaimana energi partai bisa difokuskan untuk melayani masyarakat secara nyata,” kata Ali, Sabtu, 2 Mei 2026.

Namun, di balik konsolidasi tersebut, tersimpan agenda yang lebih dalam: mentransformasi mesin politik Golkar agar tidak hanya solid secara struktur, tetapi juga relevan secara sosial. Partai berlambang pohon beringin ini menyadari, tantangan ke depan bukan hanya soal elektoral, melainkan kemampuan membaca perubahan perilaku pemilih terutama generasi muda yang semakin rasional dan kritis.

Sejumlah rapat koordinasi teknis pun telah digelar, mencakup bidang organisasi, kepemudaan, hingga perempuan. Fokusnya adalah menyiapkan kader sejak dini agar mampu menjadi representasi autentik dari kelompok masyarakat yang mereka wakili.

“Pemuda dan perempuan hari ini bukan lagi pelengkap. Mereka adalah penentu arah masa depan politik. Karena itu, kami dorong peningkatan kapasitas mereka, baik dari sisi manajerial maupun kemampuan menyuarakan aspirasi generasinya,” jelasnya.

Golkar Jatim juga menaruh perhatian besar pada Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG). Ali menegaskan, partainya tidak ingin terjebak pada formalitas kuota 30 persen keterwakilan perempuan, melainkan mendorong lahirnya figur-figur perempuan yang benar-benar kuat secara kapasitas dan elektabilitas.

“Kami ingin srikandi Golkar hadir bukan karena kewajiban regulasi, tetapi karena kualitas dan kepercayaan publik. Mereka harus siap bersaing dan memenangkan hati masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, penguatan juga diarahkan pada lini legislatif. Dalam waktu dekat, Golkar Jatim akan menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi anggota fraksi di tingkat kabupaten/kota. Langkah ini dipandang strategis, mengingat fraksi menjadi wajah terdepan partai dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Dengan peningkatan kapasitas tersebut, para legislator diharapkan tidak hanya responsif terhadap dinamika sosial, tetapi juga mampu menghadirkan kebijakan yang solutif dan kontekstual.

“Fraksi adalah etalase partai. Mereka harus benar-benar memahami denyut kebutuhan masyarakat. Prinsip ‘Suara Rakyat adalah Suara Golkar’ tidak boleh berhenti sebagai slogan, tapi harus menjadi arah kerja politik,” pungkas Ali.

Berita Terbaru

Al Irsyad Surabaya Tempa Kader Muda dengan Sentuhan Kepemimpinan dan Kewirausahaan

Al Irsyad Surabaya Tempa Kader Muda dengan Sentuhan Kepemimpinan dan Kewirausahaan

Sabtu, 02 Mei 2026 11:03 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 11:03 WIB

Jurnas.net - Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks mulai dari krisis moral generasi muda hingga tekanan sosial di era digital Al Irsyad Al Islamiyah…

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…