Golkar Jatim Kembali Salurkan Sapi Kurban 700 Kg ke PW Muhammadiyah untuk Warga Pelosok

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bendahara DPD Partai Golkar Jatim, Eko Wahyudi (baju kuning) saat penyerahan hewan kurban ke PW Muhammadiyah Jatim. (Insani/Jurnas.net)
Bendahara DPD Partai Golkar Jatim, Eko Wahyudi (baju kuning) saat penyerahan hewan kurban ke PW Muhammadiyah Jatim. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026, DPD Partai Golkar Jawa Timur menyerahkan satu ekor sapi kurban berbobot sekitar 700 kilogram kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.

Penyerahan hewan kurban berlangsung di Surabaya, Selasa, 26 Mei 2026, sebagai bagian dari rangkaian distribusi hewan kurban Partai Golkar kepada sejumlah organisasi kemasyarakatan dan lembaga keagamaan di Jawa Timur menjelang Iduladha.

Bendahara DPD Partai Golkar Jatim, Eko Wahyudi, mengatakan penyerahan hewan kurban tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Partai Golkar kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat ukhuwah dengan berbagai elemen umat.

“Alhamdulillah, PW Muhammadiyah Jawa Timur setiap tahun menerima hewan kurban dari DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur. Tentunya hal ini merupakan kebahagiaan dan kehormatan bagi kami,” kata Eko.

Menurutnya, momentum Iduladha menjadi waktu penting untuk memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial kepada masyarakat di berbagai daerah di Jawa Timur. “Ada dua hal di bulan Zulhijah ini yang sangat penting. Sebagian masyarakat Jawa Timur saat ini sedang bergeser ke Arafah untuk wukuf pada 9 Zulhijah. Di sisi lain, DPD Partai Golkar juga menunjukkan kepedulian kepada masyarakat Jawa Timur melalui penyerahan hewan kurban sapi ini,” ujarnya.

Eko menjelaskan, distribusi hewan kurban tersebut nantinya menjadi amanah bagi PW Muhammadiyah Jawa Timur untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah berdasarkan zonasi yang telah ditentukan.

“Insyaallah pendistribusiannya menjadi amanah bagi kami untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar. Terutama ke daerah-daerah di Zona Mataraman, Malang Raya, Tapal Kuda, hingga Pantura yang setiap tahun memang menjadi perhatian,” katanya.

Ia menambahkan, pola distribusi melalui pondok pesantren dan jaringan Muhammadiyah di daerah diharapkan membuat manfaat kurban lebih merata dan tepat sasaran. Menurut Eko, penyaluran serupa sebelumnya juga dilakukan di Kabupaten Jombang melalui Pondok Pesantren Tebuireng.

“Kalau tahun kemarin pendistribusiannya di Jombang, tepatnya di Pesantren Tebuireng untuk masyarakat sekitar,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur, Sukadion, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Partai Golkar yang setiap tahun menyalurkan hewan kurban kepada Muhammadiyah Jatim.

“Atas nama PW Muhammadiyah Jawa Timur, kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada teman-teman DPD Golkar Jatim yang istiqamah setiap tahun menitipkan hewan kurban ke kantor PW Muhammadiyah Jawa Timur,” ujarnya.

Menurut Sukadion, konsistensi tersebut menunjukkan komitmen sosial yang kuat dari Partai Golkar kepada masyarakat. “Tidak semua partai bisa melakukan seperti ini, tetapi alhamdulillah Golkar selalu istiqamah dan konsisten,” katanya.

Ia menjelaskan, hewan kurban tersebut nantinya akan disalurkan melalui jaringan Lazismu Muhammadiyah, baik tingkat wilayah maupun daerah, yang telah memiliki data masyarakat penerima manfaat.

Sukadion menyebut sejumlah daerah dengan tingkat kemiskinan relatif tinggi akan menjadi prioritas distribusi, seperti wilayah Madura Raya, Pacitan, Trenggalek, Bondowoso, dan Situbondo. “Daerah-daerah dengan angka kemiskinan tinggi tentu membutuhkan perhatian lebih. Nanti distribusinya melalui Lazismu yang sudah memiliki data penerima dan hasil verifikasi di lapangan,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Tembus Rp 23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Tembus Rp 23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Jumat, 09 Okt 2026 18:37 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:37 WIB

Jurnas.net – Realisasi investasi di Kota Surabaya, Jawa Timur, mencapai Rp 23,608 triliun hingga semester I 2026. Capaian tersebut setara dengan sekitar 53 p…

Namanya Dikaitkan dengan Dugaan Pengondisian Muktamar NU, Dua Kiai Kalbar Tegaskan Tak Hadir

Namanya Dikaitkan dengan Dugaan Pengondisian Muktamar NU, Dua Kiai Kalbar Tegaskan Tak Hadir

Jumat, 09 Okt 2026 14:03 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 14:03 WIB

Jurnas.net – Dua pengurus Nahdlatul Ulama (NU) di Kalimantan Barat memberikan klarifikasi setelah nama mereka dikaitkan dengan kegiatan di Jakarta yang disebut …

Surat Ringan "Syarat Pendidikan Pejabat Publik Yang Dipilih"

Surat Ringan "Syarat Pendidikan Pejabat Publik Yang Dipilih"

Kamis, 08 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 12:29 WIB

Oleh: Anas Urbaningrum Ini bukan tentang siapanya, tidak terkait dengan orangnya. Jika menyebut nama, sekadar contoh mempermudah mencerna pengertian. Tetapi,…

Putusan Pencalonan Wapres Gibran Jadi Persoalan Serius Ketatanegaraan

Putusan Pencalonan Wapres Gibran Jadi Persoalan Serius Ketatanegaraan

Rabu, 07 Okt 2026 15:09 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 15:09 WIB

Jurnas.net - Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutus perkara terkait persoalan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka dalam pencalonan Wakil Presiden Tahun…

Dugaan Politik Uang Muktamar NU, PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Serahkan Bukti ke KPK

Dugaan Politik Uang Muktamar NU, PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Serahkan Bukti ke KPK

Rabu, 07 Okt 2026 12:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 12:35 WIB

Jurnas.net — Polemik dugaan politik uang dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memasuki babak baru. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten S…

Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU, Gus Lilur Sebut Ada Pembahasan DP hingga Pelunasan

Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU, Gus Lilur Sebut Ada Pembahasan DP hingga Pelunasan

Rabu, 07 Okt 2026 08:44 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 08:44 WIB

Jurnas.net - Dugaan praktik politik uang dan transaksi jual beli suara dalam Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) kembali menjadi sorotan. Aktivis Nahdliyin, Haji…