Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Forum “Diskusi Indrapura” bersama wartawan di lingkungan DPRD Jatim. (Insani/Jurnas.net)
Forum “Diskusi Indrapura” bersama wartawan di lingkungan DPRD Jatim. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net – Upaya efisiensi anggaran tak lagi berhenti pada pemangkasan belanja, tetapi mulai menyentuh pola hidup aparatur sipil negara (ASN). Sekretariat DPRD Jawa Timur (Setwan DPRD Jatim) mendorong perubahan budaya kerja melalui kebijakan penggunaan transportasi umum setiap hari Jumat.

Kebijakan ini digagas langsung oleh Sekretaris DPRD Jatim, Ali Kuncoro, sebagai bagian dari adaptasi terhadap arahan pemerintah terkait efisiensi energi sekaligus pengurangan beban operasional.

Dalam forum “Diskusi Indrapura” bersama wartawan di lingkungan DPRD Jatim, Rabu (28/4/2026), Ali yang akrab disapa Alkun menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar instruksi administratif, tetapi upaya membangun kesadaran kolektif di kalangan ASN.

“Ini bukan hanya soal penghematan, tapi bagaimana ASN bisa memberi contoh perubahan gaya hidup yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” kata Alkun.

Menurutnya, imbauan penggunaan transportasi umum sebenarnya telah berjalan secara informal sejak kebijakan efisiensi energi diberlakukan. ASN yang berdomisili jauh dari kantor diimbau menggunakan moda transportasi massal, sementara yang tinggal di sekitar kantor didorong bersepeda.

Kini, kebijakan tersebut akan diformalkan melalui surat edaran resmi, dengan penetapan hari Jumat sebagai momentum bersama untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. “Akan kami buatkan edaran resmi. Hari Jumat kami dorong penggunaan transportasi massal. Yang dekat kantor bisa menggunakan sepeda,” jelasnya.

Tak hanya itu, Alkun juga mendorong fleksibilitas pola kerja sebagai bagian dari efisiensi. ASN yang memiliki jarak tempuh jauh bahkan disarankan untuk menginap di kantor dalam kondisi tertentu, guna menekan biaya transportasi sekaligus menjaga produktivitas.

Langkah ini sekaligus menjadi respons atas dorongan internal DPRD Jatim agar sekretariat mampu menghadirkan inovasi konkret di tengah tekanan efisiensi anggaran.

Di sisi lain, kebijakan ini juga dibaca sebagai upaya mendorong perubahan ekosistem mobilitas perkotaan. Dengan melibatkan ASN sebagai pengguna aktif transportasi publik, diharapkan muncul efek berantai berupa peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan angkutan massal.

Selain berdampak pada penghematan energi dan biaya, kebijakan ini juga berpotensi mengurangi kemacetan serta emisi kendaraan di kawasan pusat pemerintahan.

Dengan pendekatan ini, Setwan DPRD Jatim tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mengambil peran sebagai agen perubahan gaya hidup birokrasi dari yang sebelumnya bergantung pada kendaraan pribadi, menuju pola mobilitas yang lebih efisien, sehat, dan berkelanjutan.

Berita Terbaru

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Jurnas.net – Di tengah tantangan menjaga keandalan jaringan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) justru m…

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Jurnas.net - Penegakan hukum lalu lintas di Jawa Timur mulai bergeser ke arah yang lebih modern dan responsif. Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur bersama …

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Jurnas.net – Dinamika menuju Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 mulai menunjukkan pola yang tidak sepenuhnya kasat mata. Di balik mekanisme formal, muncul “…

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Jurnas.net – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan respons tegas terkait kasus kekerasan anak yang terjadi di dayc…

Investasi Jangka Panjang, Sihar Sitorus Ingatkan Program MBG Harus Tepat Sasaran dan Jaga Kualitas Makanan

Investasi Jangka Panjang, Sihar Sitorus Ingatkan Program MBG Harus Tepat Sasaran dan Jaga Kualitas Makanan

Selasa, 28 Apr 2026 07:35 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 07:35 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Sihar P. H. Sitorus menegaskan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tepat sasaran dan menjaga kualitas makanan…

Kekerasan Anak di Little Aresha Jadi Kasus ke Lima dalam Tiga Tahun

Kekerasan Anak di Little Aresha Jadi Kasus ke Lima dalam Tiga Tahun

Selasa, 28 Apr 2026 05:49 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 05:49 WIB

Jurnas.net - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta jadi yang ke lima di Indonesia dalam ti…