Surabaya Bidik Piala Presiden di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Wali Kota Siapkan Bonus Rp100 Juta

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, M. Fikser, melepas kontingen Reog Surabaya untuk berlaga Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI Tahun 2026. (Humas Pemkot Surabaya)
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, M. Fikser, melepas kontingen Reog Surabaya untuk berlaga Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI Tahun 2026. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya bangsa dengan mengirimkan kontingen terbaik untuk berlaga dalam Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI Tahun 2026. Melalui Perkumpulan Unit-Unit Reog Kota Surabaya (Purbaya), Kota Pahlawan siap bersaing dengan puluhan daerah lain dalam ajang bergengsi yang memperebutkan Piala Presiden RI sebagai bagian dari rangkaian Grebeg Suro 2026 di Kabupaten Ponorogo.

Kontingen Reog Surabaya secara resmi dilepas oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, M. Fikser, di Sekretariat Purbaya, Rungkut Asri Barat, Jumat, 12 Juni 2026. Pelepasan tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), unsur kecamatan, kelurahan, serta para pegiat seni Reog di Surabaya.

Dalam sambutannya, Fikser menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman yang akan membawa nama Surabaya di tingkat nasional. Menurutnya, partisipasi Surabaya dalam Festival Nasional Reog Ponorogo bukan sekadar mengikuti perlombaan, melainkan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan seni budaya tradisional agar tetap dicintai generasi muda.

“Pak Wali Kota Eri Cahyadi menitipkan pesan kepada seluruh tim agar tampil maksimal dan membawa nama baik Surabaya. Beliau juga memberikan motivasi berupa bonus Rp100 juta apabila berhasil meraih juara pertama,” kata Fikser.

Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga menyiapkan penghargaan bagi kontingen yang berhasil masuk tiga besar. Sementara Pembina Purbaya, Heru Sancoko, turut menjanjikan bonus tambahan apabila tim mampu menembus lima besar nasional. Menurut Fikser, dukungan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian Pemkot Surabaya terhadap para pelaku seni tradisional yang selama ini konsisten menjaga eksistensi Reog di tengah perkembangan budaya modern.

“Pemerintah Kota Surabaya sangat konsisten mendukung pelestarian budaya daerah. Kami berharap kerja keras dan latihan yang telah dilakukan selama berbulan-bulan dapat membuahkan hasil terbaik bagi Surabaya,” katanya.

Saat ini terdapat sekitar 57 unit Reog yang tergabung dalam Purbaya dan aktif melakukan pembinaan seni di berbagai wilayah Surabaya. Organisasi tersebut menjadi wadah penting dalam menjaga regenerasi pelaku seni Reog sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Surabaya.

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Pemkot Surabaya juga berencana menyediakan fasilitas latihan yang lebih representatif bagi para seniman Reog. “Kami sedang menyiapkan gedung serbaguna milik Pemkot di kawasan MERR yang nantinya bisa dimanfaatkan secara rutin sebagai pusat latihan Reog dan kegiatan kebudayaan lainnya,” ujar Fikser.

Selain menyediakan fasilitas, Pemkot Surabaya selama ini juga terus memberi ruang bagi pertunjukan Reog dalam berbagai agenda resmi pemerintah, mulai dari kegiatan seremonial hingga festival budaya.

Sementara itu, Pembina sekaligus Penasehat Purbaya, Heru Sancoko atau yang akrab disapa Abah Heru, menegaskan bahwa Festival Nasional Reog Ponorogo merupakan ajang paling prestisius bagi komunitas Reog di Indonesia. "Yang diperebutkan bukan Piala Bupati atau Piala Wali Kota, tetapi Piala Presiden. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan besar bagi seluruh peserta,” tegasnya.

Untuk menghadapi kompetisi tersebut, tim Reog Surabaya telah menjalani persiapan intensif selama kurang lebih dua setengah bulan. Purbaya bahkan mendatangkan pelatih dan koreografer berpengalaman dari berbagai daerah seperti Solo, Mojokerto, dan Magetan guna memaksimalkan kualitas penampilan.

“Kami sudah berlatih secara serius selama dua setengah bulan. Harapan kami, ini menjadi penampilan terbaik yang pernah ditampilkan Purbaya sebagai wakil resmi Pemerintah Kota Surabaya,” ujar Heru.

Ia meminta seluruh anggota tim menjaga kondisi fisik, mental, dan kekompakan selama berada di Ponorogo agar mampu memberikan penampilan terbaik di hadapan dewan juri dan ribuan penonton. “Tunjukkan kemampuan terbaik untuk Surabaya. Ojo kendor, tetap semangat, jaga kesehatan, dan tampilkan yang terbaik untuk Kota Pahlawan,” pesannya.

Hal senada disampaikan Camat Rungkut, Maskur. Ia mengingatkan bahwa seluruh anggota kontingen membawa tanggung jawab besar karena mewakili nama baik Surabaya di tingkat nasional. “Kalian bukan hanya mewakili kelompok seni, tetapi juga membawa nama baik Pemerintah Kota Surabaya dan seluruh warga Kota Pahlawan. Semoga bisa tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik,” katanya.

Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI Tahun 2026 diikuti oleh 32 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia. Seluruh penampilan akan digelar di panggung utama Alun-Alun Ponorogo dalam rangkaian Grebeg Suro 2026.

Pada ajang tersebut, Tim Reog Purbaya yang mewakili Surabaya mendapatkan nomor urut 17 dan dijadwalkan tampil pada Sabtu malam (13/6/2026). Dengan persiapan matang, dukungan penuh pemerintah, serta semangat para seniman muda, Surabaya optimistis mampu bersaing dan mengharumkan nama Kota Pahlawan di panggung nasional.

Berita Terbaru

HUT ke-62 Golkar, Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis

HUT ke-62 Golkar, Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis

Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB

Jurnas.net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menyalurkan 1.000 paket sembako dan m…

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jurnas.net - Advokat senior Jutek Bongso menyoroti fragmentasi organisasi advokat di Indonesia yang dinilainya berpotensi merugikan masyarakat pencari…

Jutek Bongso Raih Gelar Doktor, Disertasi Soroti Masa Depan Organisasi Advokat

Jutek Bongso Raih Gelar Doktor, Disertasi Soroti Masa Depan Organisasi Advokat

Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB

Jurnas.net - Advokat Jutek Bongso resmi menyelesaikan studi doktoralnya setelah mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Langlangbuana, Bandung…

Minat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68 Persen pada Kuartal III-2026

Minat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68 Persen pada Kuartal III-2026

Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB

Jurnas.net – Minat investor terhadap saham dan exchange-traded fund (ETF) Amerika Serikat (AS) tertokenisasi di platform investasi PINTU meningkat sepanjang k…

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai Diperiksa Kasus Korupsi Hibah Pokir 2020-2023, Ini Penjelasannya

Kadindik Jatim Aries Agung Paewai Diperiksa Kasus Korupsi Hibah Pokir 2020-2023, Ini Penjelasannya

Kamis, 22 Okt 2026 15:09 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 15:09 WIB

Jurnas.net — Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, membantah terlibat dalam kegiatan yang menjadi pokok perkara dugaan korupsi d…

Jelang Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Perkuat Layanan untuk Industri di Kediri

Jelang Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Perkuat Layanan untuk Industri di Kediri

Kamis, 22 Okt 2026 13:12 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 13:12 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat koordinasi dengan pelanggan industri untuk menjaga keandalan …