Jurnas.net - Swalayan berjejaring tetap menjual berbagai barang kebutuhan pokok sesuai harga eceran tertinggi atau HET, di tengah lonjakan harga BBM non subsidi.
"Kalau harga, kami pokoknya dari Super Indo selalu mengikuti regulasi yang ada di pemerintah aja. Kan biasanya ada HET, harga yang terendah, itu kami mengikuti saja kebijakan pemerintah," kata Marketing Loyalty Manager Super Indo, Maria Hermina di Sleman City Hall pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Maria mengatakan belum menemukan dampak signifikan usai pemerintah menaikkan harga BBM. Ia menyebut masih ada konsumen loyal dan setia berbelanja di swalayan Super Indo.
"Salah satunya ini kan program loyalty ini kan, customer kan belanja minimal 100 ribu, itu mendapatkan satu stiker. Nah itu sudah berjalan dan sudah ada yang redeem (menukar)," kata Maria.
Ia menyatakan kenaikan harga BBM akan diikuti kenaikan harga berbagai produk, termasuk yang dijual di swalayan. Barang-barang yang dijual swalayan bersumber dari pemasok atau supplier.
"Supplier-supplier yang bekerja sama dengan kami, brand-brand gitu ya yang bekerja sama yang menjual produknya di Superindo. Jadi ya kami mengikuti harga yang sudah ditetapkan dari supplier juga," ujarnya.
Ia mengatakan manajemen swalayan melakukan sejumlah kegiatan agar konsumen loyal tetap terjaga daya belinya. Salah satunya dengan menghadirkan Bestie Land, sebuah festival keluarga bertema Winnie the Pooh yang berlangsung pada 13–14 Juni 2026 di Atrium Rama, Sleman City Hall. Ia menyebut kegiatan itu mengusung semangat persahabatan, petualangan, dan kebersamaan yang menjadi ciri khas Disney’s Winnie the Pooh.
"Kegiatan demikian didukung oleh Sleman City Hall dan juga ada UMKM Sleman juga terlibat, juga ada brand atau sponsor yang juga terlibat. Dan acaranya ini banyak kegiatannya, mulai dari cooking class, kemudian ada fashion show, ada lomba menggambar untuk tingkat SD dan juga SMP, kemudian ada yang paling penting ada storytelling, ada dongeng nanti, ada cerita berdongeng," ucapnya.
"Kalau untuk UMKM sendiri, yang buka booth hari ini ada tiga, kemudian untuk yang tadi hadir di talkshow sekitar 50 UMKM dari UMKM Sleman," kata dia.
Editor : A. Mustaqim