Jurnas.net – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan bisnis perusahaan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Salah satunya melalui penyelenggaraan khitan massal modern gratis yang diikuti 100 anak, mayoritas berasal dari wilayah ring 1 kawasan industri SIER.
Kegiatan yang merupakan agenda tahunan perusahaan anggota Holding BUMN Danareksa tersebut digelar di Lantai 1 Wisma SIER, Selasa (23/6/2026), sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat yang hidup berdampingan dengan kawasan industri.
Berbeda dengan kegiatan khitan konvensional, SIER menghadirkan layanan khitan modern menggunakan teknologi Bipolar Tech atau Bipolar Sealer, yakni metode yang memungkinkan proses pemotongan sekaligus penyegelan jaringan kulit dalam satu tindakan, sehingga peserta tidak memerlukan jahitan. Teknologi tersebut dinilai lebih nyaman bagi anak-anak karena mampu meminimalkan pendarahan, mempercepat proses tindakan medis, serta mempercepat masa pemulihan.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT SIER, Jefri Ikhwan Ma'arif, mengatakan bahwa kegiatan sosial ini menjadi simbol bahwa keberadaan kawasan industri harus mampu menciptakan nilai tambah yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. Menurutnya, keberhasilan sebuah kawasan industri tidak semata diukur dari besarnya investasi dan pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari dampak sosial yang dihasilkan bagi lingkungan sekitarnya.
"Khitan massal ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-52 SIER. Kami meyakini bahwa keberhasilan sebuah kawasan industri tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis dan investasi, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat yang hidup berdampingan dengan kawasan tersebut," kata Jefri.
Ia mengungkapkan, tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator bahwa program tanggung jawab sosial yang dijalankan perusahaan telah tepat sasaran. Bahkan, sekitar 85 persen peserta merupakan anak-anak yang berasal dari lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Kondisi ini menjadi bukti bahwa program yang kami jalankan mampu menjangkau dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang berada di sekitar kawasan SIER. Ini juga menunjukkan hubungan harmonis yang selama ini terus kami bangun bersama warga," katanya.
Sebagai kawasan industri yang berbatasan langsung dengan kawasan permukiman, lanjut Jefri, SIER memiliki tanggung jawab moral untuk terus menghadirkan dampak positif melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, perusahaan berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Selain mendapatkan layanan khitan secara gratis, seluruh peserta juga memperoleh paket perlengkapan sekolah, sarung, peci, dan uang saku sebagai bentuk dukungan tambahan bagi anak-anak dan keluarga mereka. Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah kebahagiaan para peserta sekaligus membantu meringankan beban ekonomi orang tua.
Di hadapan para peserta, Jefri juga memberikan motivasi agar anak-anak menjalani proses khitan dengan penuh semangat dan rasa percaya diri. Menurutnya, khitan merupakan salah satu momen penting dalam proses tumbuh kembang anak menuju kehidupan yang lebih sehat dan lebih baik.
"Hari ini adalah momen yang istimewa. Tetap semangat, jangan takut, dan ikuti arahan dari dokter serta tenaga medis yang bertugas. Semoga setelah menjalani khitan, kalian tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, saleh, berbakti kepada orang tua, serta menjadi generasi yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan bangsa," ucapnya.
Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan SIER terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, SDG 10 tentang berkurangnya kesenjangan, SDG 11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan.
Antusiasme peserta pun terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satunya Azka Zulfikar Hamzah, warga Jalan Rungkut Kidul, Surabaya, yang datang didampingi kedua orang tuanya. Sang ayah, Amirul Hubalah, mengapresiasi konsistensi SIER dalam menghadirkan program-program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dipertahankan karena memberikan manfaat nyata, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan layanan khitan yang aman, nyaman, dan berkualitas.
"Terima kasih kepada SIER yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Selain membantu masyarakat, acara ini juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak karena mereka mendapatkan perhatian dan pendampingan yang baik selama proses khitan," pungkasnya.
Editor : Andi Setiawan