Kapal Express Bahari 3F Rusak Disenggol Tanker hingga Batal Berlayar, Bagaimana Hak Penumpang atas Kompensasi?

author M. Faizul

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KM Express Bahari 3F, salah satu transportasi laut rute Gresik-Bawean. (Insani/Jurnas.net)
KM Express Bahari 3F, salah satu transportasi laut rute Gresik-Bawean. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Insiden senggolan yang merusak KM Express Bahari 3F kembali memicu terganggunya layanan penyeberangan Gresik–Pulau Bawean. Di tengah keterbatasan armada dan cuaca buruk yang kembali melanda, ribuan calon penumpang kini dihadapkan pada ketidakpastian jadwal keberangkatan.

Persoalan ini tidak hanya menyangkut keselamatan pelayaran, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai pemenuhan hak-hak penumpang sebagai konsumen jasa transportasi laut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Express Bahari 3F mengalami kerusakan setelah disenggol kapal tanker pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik PLN, MT Ferimas Sentosa, pada Selasa malam, 28 Juli 2026.

Peristiwa terjadi saat kapal tanker selesai melakukan bongkar muat di Pelabuhan Umum Bawean dan hendak meninggalkan dermaga. Benturan mengakibatkan bagian depan kiri atau haluan KM Express Bahari 3F mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dioperasikan.

Akibatnya, layanan penyeberangan Bawean–Gresik maupun sebaliknya kini hanya mengandalkan KM Express Bahari 6F yang memiliki kapasitas sekitar 250 penumpang, lebih kecil dibanding KM Express Bahari 3F yang mampu mengangkut sekitar 400 penumpang.
 
"Iya benar ada insiden," kata Kepala Cabang Express Bahari Gresik, Reven Syah Putra, Jumat, 31 Juli 2026.

Namun, hingga kini pihak operator belum dapat memastikan kapan kapal yang rusak tersebut selesai diperbaiki. "Untuk perkiraannya kami belum tahu, masih menunggu informasi dari pusat," ujarnya.

Situasi semakin rumit setelah KM Express Bahari 6F yang dijadwalkan melayani pelayaran pulang-pergi pada Jumat (31/7/2026) juga harus menunda keberangkatan akibat gelombang tinggi. Berdasarkan rekomendasi otoritas pelabuhan yang mengacu pada prakiraan BMKG, pelayaran ditunda demi keselamatan.

Hak Penumpang Dipertanyakan

Berulangnya gangguan pelayaran membuat masyarakat Bawean mempertanyakan kepastian layanan, terutama ketika penyebab pembatalan berasal dari kerusakan armada. Reven mengatakan, operator tidak memberikan kompensasi maupun akomodasi apabila pembatalan pelayaran disebabkan cuaca buruk.

"Kalau karena cuaca memang tidak ada kompensasi. Beda kalau penyebabnya kerusakan atau gangguan dari kapal, operator yang bertanggung jawab," ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan mengingat dalam ketentuan pelayaran nasional dan perlindungan konsumen, penyelenggara angkutan laut memiliki kewajiban memberikan pelayanan yang layak serta bertanggung jawab apabila pembatalan atau keterlambatan disebabkan faktor operasional yang berada dalam kendali perusahaan.

Dalam kondisi tersebut, penumpang pada prinsipnya berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai penyebab pembatalan, kepastian jadwal keberangkatan berikutnya, pengembalian biaya tiket apabila perjalanan dibatalkan, maupun bentuk kompensasi lain sesuai ketentuan yang berlaku dan kebijakan operator.

Sementara itu, apabila pembatalan disebabkan faktor cuaca ekstrem atau kondisi kahar (force majeure) yang mengancam keselamatan pelayaran, operator umumnya tidak dibebani kewajiban memberikan ganti rugi. Meski demikian, perusahaan tetap berkewajiban menyampaikan informasi secara cepat, transparan, dan memberikan pelayanan yang memadai kepada calon penumpang.

Penumpang Kembali Menunggu

Di Pelabuhan Bawean, ketidakpastian jadwal keberangkatan kembali dirasakan masyarakat. Ansari, salah seorang wali murid Sekolah Rakyat di Sidayu, Gresik, mengaku hanya bisa menunggu informasi terbaru setelah rencana keberangkatannya kembali tertunda.

"Rencana berlayar besok untuk menghadiri pembukaan Sekolah Rakyat di Sidayu, Gresik. Tapi kapal tidak beroperasi, jadi kami hanya bisa menunggu informasi selanjutnya," katanya.

Selama lebih dari satu dekade, layanan kapal cepat rute Gresik–Bawean dilayani dua armada milik PT Sakti Inti Makmur (SIM), yakni KM Express Bahari 3F dan KM Express Bahari 6F. Dengan satu armada kini mengalami kerusakan dan armada lainnya kerap terdampak cuaca buruk, masyarakat Bawean kembali dihadapkan pada persoalan klasik keterbatasan akses transportasi laut.

Kondisi ini dinilai menjadi momentum bagi pemerintah dan operator untuk tidak hanya memastikan keselamatan pelayaran, tetapi juga memperkuat perlindungan terhadap hak-hak penumpang sebagai pengguna jasa angkutan laut.

Berita Terbaru

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan industri …

Hentakan Musik Bersama Inklusivitas, Kepedulian Lingkungan, dan Sosial di Kridosono

Hentakan Musik Bersama Inklusivitas, Kepedulian Lingkungan, dan Sosial di Kridosono

Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB

Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB

Jurnas.net - Musik menjadi ruang perjumpaan sekaligus sarana menyuarakan kepedulian terhadap isu lingkungan dan sosial dalam Yayaya Fest 2026 yang digelar di…

HUT ke-62 Golkar, Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis

HUT ke-62 Golkar, Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis

Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB

Jurnas.net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menyalurkan 1.000 paket sembako dan m…

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jurnas.net - Advokat senior Jutek Bongso menyoroti fragmentasi organisasi advokat di Indonesia yang dinilainya berpotensi merugikan masyarakat pencari…

Jutek Bongso Raih Gelar Doktor, Disertasi Soroti Masa Depan Organisasi Advokat

Jutek Bongso Raih Gelar Doktor, Disertasi Soroti Masa Depan Organisasi Advokat

Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB

Jurnas.net - Advokat Jutek Bongso resmi menyelesaikan studi doktoralnya setelah mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Langlangbuana, Bandung…