Legislator Jatim Gagas 'Sabuk Wisata Desa Malang Raya', Dorong Pariwisata Jadi Sumber PAD Baru

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas. (Fraksipksjatim)
Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas. (Fraksipksjatim)

Jurnas.net – Di tengah tantangan keterbatasan fiskal yang dihadapi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sektor pariwisata dinilai dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi sekaligus penggerak baru Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berangkat dari gagasan tersebut, Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas, mengusulkan konsep "Sabuk Wisata Desa Malang Raya" sebagai model pengembangan pariwisata berbasis kawasan yang terintegrasi.

Menurut Puguh, Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu memiliki modal besar sebagai kawasan aglomerasi pariwisata. Namun, hingga kini potensi tersebut dinilai masih berjalan sendiri-sendiri sehingga belum memberikan dampak ekonomi yang optimal bagi masyarakat maupun daerah.

"Malang Raya merupakan satu paket ekosistem aglomerasi yang memiliki keunggulan masing-masing. Kalau seluruh potensi ini dipoles, diperkuat melalui arah kebijakan yang jelas serta didukung intervensi anggaran, bukan hanya mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi sumber PAD baru yang sangat potensial untuk membantu mengatasi keterbatasan fiskal daerah," kata Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jawa Timur itu, Jumat, 7 Agustus 2026.

Puguh menjelaskan, ketiga daerah di Malang Raya memiliki karakter yang saling melengkapi. Kota Malang dikenal sebagai kota pendidikan dengan lebih dari 80 perguruan tinggi dan sekitar 350.000 mahasiswa yang menciptakan mobilitas tinggi, terutama saat musim wisuda maupun akhir pekan.

Sementara itu, Kota Batu telah berkembang sebagai destinasi wisata unggulan nasional dengan beragam objek wisata alam dan buatan yang menjadi magnet wisatawan dari berbagai daerah. Adapun Kabupaten Malang memiliki kekayaan bentang alam yang lengkap, mulai dari kawasan pegunungan, pantai-pantai di pesisir selatan, hingga desa-desa wisata yang terus berkembang.

Menurut anggota Komisi E DPRD Jawa Timur tersebut, apabila ketiga wilayah tersebut diintegrasikan dalam satu sistem pariwisata terpadu, maka pola kunjungan wisatawan akan berubah. Wisatawan tidak lagi hanya datang ke satu destinasi, tetapi terdorong menjelajahi seluruh kawasan Malang Raya.

"Kalau seluruh potensi itu disinergikan dalam satu ekosistem wisata, wisatawan tidak hanya datang ke satu titik, tetapi bergerak menikmati seluruh destinasi yang ada di Malang Raya. Dampaknya tentu akan langsung dirasakan masyarakat melalui peningkatan ekonomi lokal," katanya.

Puguh bahkan menilai konsep tersebut layak menjadi salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia mencontohkan keberhasilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mampu menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari konsistensi pemerintah dalam menetapkan arah kebijakan serta fokus penganggaran terhadap sektor pariwisata. "Kenapa Yogyakarta berkembang sangat pesat sebagai daerah tujuan wisata? Karena ada keberanian melakukan reorientasi kebijakan dan fokus anggaran. Di Jawa Timur, pendekatan seperti itu saya melihat belum maksimal. Karena itu perlu refocusing anggaran agar pengembangan wisata desa mendapat dukungan yang lebih kuat," tegasnya.

Untuk merealisasikan konsep Sabuk Wisata Desa Malang Raya, Puguh mengusulkan tiga langkah strategis. Pertama, memperkuat promosi terpadu seluruh destinasi wisata desa secara berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kedua, meningkatkan konektivitas infrastruktur dan transportasi antardestinasi di Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang sehingga wisatawan lebih mudah berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Ketiga, membangun sistem informasi pariwisata yang terintegrasi.

Menurutnya, wisatawan yang baru tiba di Stasiun Malang Kota Baru, bandara, maupun terminal seharusnya langsung memperoleh informasi lengkap mengenai seluruh destinasi wisata yang tersedia di kawasan Malang Raya.

"Dengan sistem yang terintegrasi, wisatawan tidak hanya terkonsentrasi di Kota Batu atau kawasan Kayutangan Heritage. Mereka bisa diarahkan mengunjungi desa-desa wisata yang memiliki potensi luar biasa sehingga manfaat ekonominya menyebar lebih merata hingga ke masyarakat desa," jelasnya.

Puguh optimistis, apabila konsep tersebut diwujudkan melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, serta masyarakat, Malang Raya berpeluang tumbuh menjadi salah satu kawasan pariwisata terintegrasi terbesar di Indonesia.

Menurutnya, penguatan sektor pariwisata tidak hanya akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, menggerakkan UMKM, memperkuat ekonomi desa, sekaligus menjadi sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.

Berita Terbaru

Putra Sang Fajar FC Resmi Diluncurkan, Warisi Api Perjuangan Bung Karno lewat Sepak Bola

Putra Sang Fajar FC Resmi Diluncurkan, Warisi Api Perjuangan Bung Karno lewat Sepak Bola

Kamis, 05 Nov 2026 19:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:17 WIB

Jurnas.net — Putra Sang Fajar Football Club (PSF FC) resmi diperkenalkan kepada publik melalui peluncuran klub, skuad, dan jersey di Blitar, Kamis (5/11/2026). …

Raih Green Card, Geopark Ijen Berhasil Pertahankan Status UNESCO Global Geopark 

Raih Green Card, Geopark Ijen Berhasil Pertahankan Status UNESCO Global Geopark 

Kamis, 05 Nov 2026 14:06 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 14:06 WIB

Jurnas.net – Geopark Ijen berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark (UGGp) setelah meraih Green Card atau Kartu Hijau dalam Sidang Dewan UGG ke-11 d…

Hampir Enam Tahun Kasus Graha KAHMI Sumenep Mandek, Japai Desak Polda Jatim Terbitkan SP3

Hampir Enam Tahun Kasus Graha KAHMI Sumenep Mandek, Japai Desak Polda Jatim Terbitkan SP3

Kamis, 05 Nov 2026 10:47 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 10:47 WIB

Jurnas.net - Penanganan perkara yang berlarut-larut di Polda Jawa Timur kembali menuai kritik. Kali ini, sorotan tertuju pada penyitaan tanah dan Gedung Graha…

Semangat Hari Pahlawan, SIER Himpun 150 Kantong Darah untuk Kemanusiaan

Semangat Hari Pahlawan, SIER Himpun 150 Kantong Darah untuk Kemanusiaan

Rabu, 04 Nov 2026 17:22 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:22 WIB

Jurnas.net – Memperingati Hari Pahlawan 2026, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Instalasi T…

Keberanian Internal Polri Ungkap Penyadapan Ilegal Jadi Momentum Perkuat Marwah Kepolisian

Keberanian Internal Polri Ungkap Penyadapan Ilegal Jadi Momentum Perkuat Marwah Kepolisian

Rabu, 04 Nov 2026 08:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 08:32 WIB

Jurnas.net – PDI Perjuangan menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi terhadap ketegasan dan keberanian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam m…

Polda Jatim Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Negara Rugi Rp35,7 Miliar

Polda Jatim Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Negara Rugi Rp35,7 Miliar

Rabu, 04 Nov 2026 07:04 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:04 WIB

Jurnas.net – Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkap praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) bersubsidi di 22 lokasi y…

Toko Kelontong di Yogyakarta Dipaksa Tutup dan Pemilik Diintimidasi

Toko Kelontong di Yogyakarta Dipaksa Tutup dan Pemilik Diintimidasi

Selasa, 03 Nov 2026 22:46 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:46 WIB

Jurnas.net - Aksi tutup paksa toko kelontong Madura oleh LSM ‘Keluarga Madura Yogyakarta' (KMY) kembali terjadi. Jika sebelumnya terjadi pada Juni 2026, di k…

Pertama di Kota Batu, Pertunjukan Mermaid Hadir di Eco Active Park Jatim Park Group

Pertama di Kota Batu, Pertunjukan Mermaid Hadir di Eco Active Park Jatim Park Group

Selasa, 03 Nov 2026 16:11 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 16:11 WIB

Jurnas.net – Kota Batu, Jawa Timur, menghadirkan pengalaman wisata keluarga baru melalui pertunjukan teatrikal putri duyung atau mermaid bertajuk "The E…

PBNU Apresiasi Ketegasan Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

PBNU Apresiasi Ketegasan Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 Nov 2026 14:53 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:53 WIB

PBNU mengapresiasi langkah cepat Kapolri dalam merespons keluhan masyarakat terkait tindakan aparat kepolisian dalam penegakan hukum di Sukoharjo…

Drama Musikal hingga Pasha Ungu Semarakkan Malam Peringatan Hari Pahlawan

Drama Musikal hingga Pasha Ungu Semarakkan Malam Peringatan Hari Pahlawan

Selasa, 03 Nov 2026 14:29 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:29 WIB

Peringatan Hari Pahlawan di Taman Fatahillah Kota Tua, Jakarta Barat pada 1-2 November 2026 berlangsung meriah.…

Sulitnya Asuransi Mobil Listrik Jadi Alarm Kesiapan Industri Nasional

Sulitnya Asuransi Mobil Listrik Jadi Alarm Kesiapan Industri Nasional

Selasa, 03 Nov 2026 14:08 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:08 WIB

Sikap sejumlah perusahaan asuransi yang masih berhati-hati dalam memberikan perlindungan terhadap mobil listrik menjadi alarm bagi pemerintah…

Gelar Munas Tarjih di Surabaya, Muhammadiyah Siapkan Pembahasan Pengikut Agnostik hingga Penanganan Lansia

Gelar Munas Tarjih di Surabaya, Muhammadiyah Siapkan Pembahasan Pengikut Agnostik hingga Penanganan Lansia

Selasa, 03 Nov 2026 07:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:25 WIB

Jurnas.net - Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyiapkan pembahasan sejumlah hal penting dalam Musyawarah Nasional (Munas) XXXIII Tarjih…

Legislator PKB: Usut Tuntas Kasus Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Legislator PKB: Usut Tuntas Kasus Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Senin, 02 Nov 2026 10:58 WIB

Senin, 02 Nov 2026 10:58 WIB

Peristiwa penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, Jawa Tengah, oleh tim gabungan kepolisian beberapa waktu lalu, terindikasi melanggar HAM…

Ketum PBNU Angkat Suara Sikapi Insiden Sukoharjo

Ketum PBNU Angkat Suara Sikapi Insiden Sukoharjo

Senin, 02 Nov 2026 10:30 WIB

Senin, 02 Nov 2026 10:30 WIB

Ketua Umum PBNU KH Kikin Abdul Hakim atau Gus Kikin mengimbau masyarakat, khususnya di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, tetap tenang.…

PSIM Cetak Comeback dan Rengkuh Kemenangan Perdana di Super League

PSIM Cetak Comeback dan Rengkuh Kemenangan Perdana di Super League

Minggu, 01 Nov 2026 22:14 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 22:14 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta resmi mengakhiri puasa kemenangan di BRI Super League 2026/2027 pascamengandaskan perlawanan Borneo FC Samarinda dalam laga yang…