Jurnas.net - Pertamina Patra Niaga regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite berkisar 10-18% di seluruh SPBU di Jawa Tengah (Jateng)-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada periode libur sekolah yang berlangsung pada 22 Juni - 3 Juli 2026. Langkah ini diambil sebagai antisipasi situasi terkini dikombinasikan dengan tren kenaikan konsumsi Pertalite tahun lalu.
"Tren kenaikan konsumsi Pertalite tahun lalu pada periode libur sekolah sejumlah 1,4% di Jawa Tengah dan 7% di DIY untuk semua jenis BBM," kata Area Manager Communication & CSR Pertamina Patra Niaga Jateng DIY Taufiq Kurniawan di Yogyakarta pada Jumat, 19 Juni 2026.
Ia mengatakan Jateng-DIY menjadi salah satu tujuan nasional untuk libur sekolah sehingga pihaknya mengantisipasi kenaikan konsumsi. Dua provinsi itu salah satu andalan mendulang perekonomian memanfaatkan sektor pariwisata. Penebalan stok BBM di SPBU pun dilakukan melalui evaluasi berkala dan mengutamakan titik-titik tujuan wisata.
"Kita pertebal stok di SPBU 10-18% tiap harinya tergantung pada prediksi konsumsi harian yang akan kita evaluasi terus setiap harinya bersama dengan SPBU," ujarnya.
Selain penambahan stok, sejumlah langkah-langkah untuk menambah kenyamanan konsumen pada periode ini dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga Jateng DIY, di antaranya melakukan pengiriman BBM pada dinihari, menambah volume pengiriman Pertalite, menambah petugas marshaling (mengatur antrean), membagikan AMDK (air mineral dalam kemasan) secara gratis dan memuat informasi spbu terdekat di aplikasi MyPertamina sebagai petunjuk akses energi pengunjung yang masuk ke Jateng DIY.
"Konsumen pertalite bisa bertanya ke petugas SPBU apabila tidak mengetahui letak air kemasan yang disediakan," kata dia.
Taufiq juga menyampaikan terimakasih atas koordinasi lintas sektoral yang terjalin dengan pemerintah daerah dan kepolisian. Sejumlah lembaga tersebut menjadi bagian dalam menjaga keamanan pasokan BBM.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan Pemda dan kepolisian agar supply BBM terjamin dan antrian di SPBU tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” jelasnya.
Editor : A. Mustaqim