LPKAN Jatim Dukung Penindakan Rokok Ilegal, Ingatkan Kebijakan Tembakau Jangan Rugikan Petani

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD LPKAN Indonesia Provinsi Jawa Timur, Rouli D. Marbun. (Dok: Jurnas.net)
Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD LPKAN Indonesia Provinsi Jawa Timur, Rouli D. Marbun. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) Jawa Timur mendukung langkah aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran rokok ilegal, khususnya di wilayah Madura. Namun, di saat yang sama, pemerintah diminta tidak gegabah merumuskan kebijakan baru di sektor hasil tembakau yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap petani, tenaga kerja, industri hasil tembakau yang legal, hingga penerimaan negara.

Menurut LPKAN Jatim, penegakan hukum terhadap rokok ilegal dan penyusunan kebijakan sektor tembakau merupakan dua isu yang saling berkaitan dan harus ditangani secara seimbang. Upaya memberantas rokok ilegal dinilai penting untuk melindungi penerimaan negara sekaligus menciptakan persaingan usaha yang sehat.

Sementara itu, setiap kebijakan baru di sektor hasil tembakau harus didasarkan pada kajian yang komprehensif, transparan, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD LPKAN Indonesia Provinsi Jawa Timur, Rouli D. Marbun, mengatakan organisasinya mendukung penuh langkah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam menindak peredaran rokok ilegal. Menurut dia, praktik perdagangan rokok tanpa pita cukai atau yang melanggar ketentuan tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menciptakan ketidakadilan bagi pelaku industri yang selama ini mematuhi aturan.

"Posisi LPKAN Jatim jelas. Kami mendukung penuh penegakan hukum terhadap peredaran rokok ilegal karena negara tidak boleh dirugikan. Namun, di sisi lain, setiap kebijakan baru di sektor tembakau harus dikaji secara matang. Jangan sampai niat memperbaiki tata kelola justru menimbulkan persoalan baru bagi petani, pekerja, industri legal, dan penerimaan negara," ujar Rouli.

Ia menilai langkah Bea Cukai Madura dalam memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap rokok ilegal patut diapresiasi. Penegakan hukum, kata dia, bukan sekadar persoalan penindakan, tetapi juga menyangkut perlindungan terhadap penerimaan negara, kepastian hukum, dan keberlangsungan industri yang menjalankan usahanya secara legal.

"Upaya pemberantasan rokok ilegal harus terus diperkuat. Ini menyangkut kepentingan negara sekaligus memberikan rasa keadilan bagi pelaku usaha yang selama ini memenuhi kewajiban sesuai ketentuan," katanya.

Meski demikian, LPKAN Jatim mengingatkan agar pemerintah tidak terburu-buru menerapkan ataupun memperluas kebijakan baru di sektor hasil tembakau, termasuk yang berkaitan dengan penerapan teknologi maupun produk tembakau baru seperti Integrated Heating Technology (IHT), sebelum dilakukan kajian menyeluruh mengenai dampak ekonomi, sosial, fiskal, serta pengaruhnya terhadap petani dan tenaga kerja.

Rouli menilai Jawa Timur merupakan salah satu daerah dengan ekosistem tembakau terbesar di Indonesia. Ribuan petani, buruh, pelaku industri pengolahan, pedagang, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menggantungkan penghidupannya pada rantai industri tersebut. Karena itu, setiap perubahan regulasi harus mempertimbangkan keberlangsungan seluruh mata rantai usaha.

"Yang kami minta bukan pemerintah berhenti berinovasi. Justru inovasi harus terus berjalan. Namun, inovasi kebijakan harus disertai kajian yang kuat, dialog dengan masyarakat dan pelaku usaha, serta mitigasi terhadap dampak yang mungkin muncul. Jangan sampai kebijakan yang dirumuskan di tingkat pusat justru menimbulkan beban baru di daerah," ujarnya.

LPKAN Jatim juga mendorong pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur membangun forum dialog yang lebih terbuka dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari organisasi masyarakat, kelompok tani, asosiasi petani tembakau, pelaku industri, UMKM, akademisi, hingga kalangan profesional. Menurut Rouli, forum tersebut penting untuk merumuskan arah kebijakan sektor tembakau secara berkelanjutan, mulai dari penguatan hilirisasi, peningkatan kualitas hasil panen, akses pembiayaan, perlindungan tenaga kerja, hingga kepastian pasar bagi petani.

Selain itu, ia menekankan bahwa setiap kebijakan ekonomi harus memperhatikan dampaknya terhadap masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor tembakau. Pemerintah juga perlu menyiapkan langkah mitigasi, termasuk pelatihan, akses permodalan, dan kepastian usaha apabila terjadi perubahan kebijakan.

"Intinya sederhana, hukum harus ditegakkan, penerimaan negara harus dijaga, tetapi petani dan masyarakat yang mencari nafkah juga tidak boleh menjadi korban. Pemerintah harus mampu menjaga keseimbangan antara penegakan hukum, kepentingan fiskal, keberlangsungan industri legal, dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Rouli menegaskan LPKAN Jatim siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah dalam mengawal berbagai kebijakan di sektor hasil tembakau. Menurut dia, kritik yang disampaikan bukan untuk menghambat kebijakan, melainkan agar setiap regulasi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami ingin pemerintah memperoleh masukan yang objektif dari masyarakat sipil. Jika kebijakannya baik tentu kami dukung. Namun, jika berpotensi menimbulkan persoalan, kami merasa perlu mengingatkan sejak awal. Kami juga siap memberikan konsultasi maupun pendampingan hukum agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat, tanpa mengabaikan kepentingan negara," pungkasnya.

Berita Terbaru

Data KTP dan KK Warga 4 Wilayah Diduga Dipakai untuk Penipuan dan Judol, Polisi Tangkap Pria Sidoarjo

Data KTP dan KK Warga 4 Wilayah Diduga Dipakai untuk Penipuan dan Judol, Polisi Tangkap Pria Sidoarjo

Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB

Jurnas.net – Direktorat Siber Polda Jawa Timur mengungkap dugaan penyalahgunaan data kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) y…

Alit Kelakan Terpilih sebagai Ketua Umum DPP GPM Periode 2026–2030

Alit Kelakan Terpilih sebagai Ketua Umum DPP GPM Periode 2026–2030

Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB

Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan industri …

Hentakan Musik Bersama Inklusivitas, Kepedulian Lingkungan, dan Sosial di Kridosono

Hentakan Musik Bersama Inklusivitas, Kepedulian Lingkungan, dan Sosial di Kridosono

Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB

Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB

Jurnas.net - Musik menjadi ruang perjumpaan sekaligus sarana menyuarakan kepedulian terhadap isu lingkungan dan sosial dalam Yayaya Fest 2026 yang digelar di…

HUT ke-62 Golkar, Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis

HUT ke-62 Golkar, Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis

Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB

Jurnas.net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menyalurkan 1.000 paket sembako dan m…