Kelangkaan Pertalite dan Bio Solar Dinilai Gagalnya Distribusi, DPRD Jatim Desak Pertamina Bertanggung Jawab

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangki truk BBM Pertamina Patra Niaga. (Humas Pertamina Patra Niaga)
Tangki truk BBM Pertamina Patra Niaga. (Humas Pertamina Patra Niaga)

Jurnas.net – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Bio Solar di berbagai daerah di Jawa Timur mendapat sorotan tajam dari Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas. Ia menilai kondisi tersebut bukan sekadar persoalan distribusi, melainkan ancaman serius bagi stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat yang harus segera dijawab secara terbuka oleh Pertamina dan pemerintah.

Menurut Puguh, Bio Solar merupakan urat nadi perekonomian nasional karena menjadi bahan bakar utama kendaraan logistik, angkutan barang, hingga sektor usaha produktif. Ketika pasokan BBM subsidi mulai langka di sejumlah SPBU, dampaknya tidak hanya dirasakan para sopir angkutan, tetapi juga akan menjalar ke seluruh rantai distribusi kebutuhan pokok.

"Ini menjadi titik kekhawatiran kita bersama. Bio Solar mulai langka di banyak SPBU, terutama di sejumlah wilayah Jawa Timur. Padahal Bio Solar adalah urat nadi pergerakan ekonomi masyarakat karena menjadi bahan bakar utama angkutan barang dan jasa," kata Puguh, Sabtu, 27 Juni 2026.

Ia mengingatkan, pemerintah sebelumnya telah menyampaikan komitmen bahwa BBM subsidi, khususnya Pertalite dan Bio Solar, tidak akan diutak-atik karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Namun kenyataan di lapangan justru menunjukkan masyarakat semakin sulit memperoleh kedua jenis BBM tersebut.

"Ketika pemerintah sudah berjanji menjaga ketersediaan Pertalite dan Bio Solar, tetapi masyarakat justru menghadapi kelangkaan, tentu publik berhak mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi dalam sistem distribusi BBM subsidi," tegasnya.

Puguh menjelaskan, kelangkaan Bio Solar akan memicu efek domino yang sangat luas. Distribusi barang menjadi terganggu, biaya operasional angkutan meningkat, dan pada akhirnya harga kebutuhan pokok ikut terdongkrak. Menurutnya, kenaikan ongkos logistik hampir selalu berujung pada naiknya harga barang di tingkat konsumen. Kondisi tersebut akan semakin membebani masyarakat yang saat ini masih menghadapi tekanan daya beli.

"Kalau distribusi barang terganggu, tarif angkutan pasti naik. Ketika ongkos naik, harga-harga kebutuhan masyarakat ikut naik. Efek berantainya sangat besar dan sangat berbahaya bagi stabilitas ekonomi," katanya.

Puguh mengingatkan bahwa persoalan ini tidak boleh dipandang hanya sebagai gangguan pasokan sementara. Ia menilai kelangkaan BBM subsidi berpotensi memicu persoalan sosial apabila tidak segera ditangani secara serius. "Bencana sosial yang selama ini hanya menjadi kekhawatiran para pengamat bisa benar-benar terjadi apabila Bio Solar dan Pertalite terus langka. Ini bukan lagi sekadar wacana, tetapi ancamannya sudah di depan mata," ujarnya.

Karena itu, ia mendesak Pertamina bersama pemerintah pusat segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik mengenai penyebab kelangkaan BBM subsidi yang terjadi di berbagai daerah. Selain itu, masyarakat juga membutuhkan kepastian bahwa stok Pertalite dan Bio Solar benar-benar tersedia dan dapat diakses tanpa hambatan.

"Pemerintah wajib memberikan kepastian dan jaminan kepada masyarakat, khususnya di Jawa Timur, bahwa Pertalite dan Bio Solar tersedia. Jangan sampai masyarakat terus dibuat cemas karena kesulitan mendapatkan BBM subsidi yang menjadi hak mereka," tegas Puguh.

Ia menambahkan, dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, negara memiliki kewajiban melindungi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk memastikan distribusi energi tetap berjalan normal.

"Apapun dinamika ekonomi maupun politik global, negara tidak boleh membiarkan rakyat menanggung dampaknya sendirian. Pemerintah harus hadir memberikan perlindungan, memastikan distribusi BBM subsidi berjalan lancar, sehingga stabilitas ekonomi dan potensi terjadinya gejolak sosial dapat dicegah sejak dini," pungkasnya.

Berita Terbaru

Ini Nama-nama Calon Presidium KAHMI Jatim dari 7 Zona, Satu Zona Masih Alot

Ini Nama-nama Calon Presidium KAHMI Jatim dari 7 Zona, Satu Zona Masih Alot

Jumat, 25 Sep 2026 13:46 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 13:46 WIB

Jurnas.net — Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur di Trawas, Kabupaten Mojokerto, mulai m…

RS Hewan Banyuwangi Kini Bisa Tangani Operasi hingga Tumor Hewan, Ada 5 Layanan Khusus

RS Hewan Banyuwangi Kini Bisa Tangani Operasi hingga Tumor Hewan, Ada 5 Layanan Khusus

Jumat, 25 Sep 2026 12:14 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 12:14 WIB

Jurnas.net – Rumah Sakit Hewan (RSH) Banyuwangi memperluas layanan kesehatan hewan dengan membuka Unit Layanan Khusus Penyakit Dalam dan Bedah Hewan. Unit yang …

Viral Video Ambulans Diduga Dihalangi Satpol PP di Surabaya Berakhir Damai

Viral Video Ambulans Diduga Dihalangi Satpol PP di Surabaya Berakhir Damai

Jumat, 25 Sep 2026 11:33 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 11:33 WIB

Jurnas.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya memberikan klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial dan memperlihatkan seorang a…

Pemilihan Presidium KAHMI Jatim di Muswil VI Gunakan Sistem Zonasi, Bukan One Man One Vote

Pemilihan Presidium KAHMI Jatim di Muswil VI Gunakan Sistem Zonasi, Bukan One Man One Vote

Jumat, 25 Sep 2026 09:24 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:24 WIB

Jurnas.net — Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur mulai digelar di Trawas, Kabupaten M…

Mengelola Transformasi Energi untuk Masa Depan Industri Indonesia

Mengelola Transformasi Energi untuk Masa Depan Industri Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:42 WIB

Oleh ; Didik Prasetiyono Wakil Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI); peserta Global Solar and Battery Storage Industry Associations Gathering…

AZKO dan Chatime x Cupbop Hadir di Jepara, Tawarkan Solusi Kebutuhan Rumah hingga Kuliner

AZKO dan Chatime x Cupbop Hadir di Jepara, Tawarkan Solusi Kebutuhan Rumah hingga Kuliner

Kamis, 24 Sep 2026 16:52 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:52 WIB

Jurnas.net - Masyarakat Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, kini memiliki pilihan baru untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, gaya hidup, hingga kuliner. Kawan Lama…