Pemilihan Presidium KAHMI Jatim di Muswil VI Gunakan Sistem Zonasi, Bukan One Man One Vote

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Umum MW KAHMI Jatim sekaligus Sekretaris Penyelenggara Muswil KAHMI di Trawas, Akhsanul Yakin. (Dok: Jurnas.net)
Sekretaris Umum MW KAHMI Jatim sekaligus Sekretaris Penyelenggara Muswil KAHMI di Trawas, Akhsanul Yakin. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net — Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur mulai digelar di Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jumat, 

Salah satu agenda penting dalam Muswil VI tersebut adalah pemilihan presidium MW KAHMI Jawa Timur. Berbeda dengan mekanisme pemilihan yang menggunakan pola satu suara untuk satu delegasi, pemilihan presidium kali ini dirancang menggunakan sistem zonasi.

Sekretaris Umum MW KAHMI Jatim sekaligus Sekretaris Penyelenggara Muswil KAHMI di Trawas, Akhsanul Yakin, mengatakan sistem zonasi tersebut dibagi menjadi tujuh zona (wilayah).

"Pemilihan presidumnya nanti menggunakan sistem zonasi. Ini dibagi menjadi tujuh zona," kata Yakin, sapaan akrabnya.

Menurut dia, masing-masing zona mengajukan dua nama calon presidium. Dengan demikian, dari tujuh zona tersebut secara teoritis akan terdapat 14 nama yang masuk dalam bursa calon presidium MW KAHMI Jatim.

Dari dua nama yang diusulkan setiap zona, satu nama diproyeksikan menjadi calon presidium, sedangkan satu nama lainnya disiapkan sebagai badal atau pengganti, apabila calon utama berhalangan tetap.

"Jadi, satu nama itu sudah hampir menjadi presidium, dan satu nama lainnya semacam badal atau pengganti jika calon presidium yang satu itu berhalangan tetap, seperti meninggal dunia atau ada persoalan hukum yang memungkinkan tidak bisa melanjutkan tanggung jawabnya di KAHMI," ujarnya.

Yakin menjelaskan, tujuh zona tersebut telah ditetapkan berdasarkan pengelompokan sejumlah daerah di Jawa Timur. Pembagiannya yakni, Zona Satu wilayah di daerah Matraman meliputi Kabupaten Madiun sampai Pacitan.

Lalu Zona Dua itu Terenggalek, Tulungagung, Kab/kota Kediri, Kab/kota Blitar. Zona Tiga itu Bojonegoro, Lamongan dan Gresik. Zona Empat yaitu Surabaya, Bangkalan dan Sampang.

Kemudian Zona Lima yaitu Malang, Raya, dan Pasuruan. Zona Enam Sidoarjo, Jombang dan Mojokerto. Terakhir Zona Tujuh yakni Banyuwangi dan Situbondo. Dengan tujuh zona itu, masing-masing mengusulkan dua nama, dan secara keseluruhan terdapat 14 nama yang menjadi hasil penjaringan awal calon presidium.

Namun, Yakin menyebut proses pengusulan di tingkat zona belum sepenuhnya seragam. Karena Masih terdapat satu Majelis Daerah (MD) KAHMI yang mengajukan enam nama dan belum mengerucut menjadi dua nama.

"Zona sudah selesai dan kita tabulasi ada tujuh zona. Total nanti akan ada 14 nama. Tapi masih ada satu MD KAHMI yang masih dalam proses mengusulkan, bukan dua orang, tetapi enam nama, sehingga belum mengerucut menjadi dua nama," jelasnya.

Selain persoalan jumlah nama yang diajukan, terdapat pula dinamika internal di salah satu MD KAHMI yang masih perlu diselesaikan. Menurut Yakin, persoalan tersebut akan diselesaikan sebelum tahapan tata tertib (Tatib) pemilihan presidium dalam Muswil VI dimulai.

"Walaupun ada juga MD KAHMI yang masih menjadi polemik di tingkat MD. Kita akan menyelesaikannya nanti sebelum tahapan Tatib pemilihan Muswil," katanya.

Yakin menegaskan, persoalan perbedaan implementasi sistem zonasi harus sudah tuntas sebelum pemilihan presidium dilaksanakan. Selain sistem zonasi, panitia Muswil VI juga mendorong agar proses penentuan presidium dilakukan melalui musyawarah mufakat.

Kata Yakin, mekanisme tersebut diharapkan dapat menghindari konsekuensi yang mungkin muncul apabila pemilihan dilakukan secara langsung dengan pola satu orang atau satu delegasi satu suara. "Kita mendorong pemilihannya dengan cara mufakat. Kita menghindari pemilihan one man, one delegation, one vote, karena kita menyadari pola itu memungkinkan adanya residu-residu pemilihan yang kurang kita kehendaki," ucapnya.

Dengan sistem zonasi dan pendekatan musyawarah mufakat, proses pemilihan diharapkan tidak semata-mata menjadi kontestasi antarcalon, tetapi tetap menjaga soliditas dan kebersamaan keluarga besar KAHMI Jawa Timur. Mekanisme tersebut juga menempatkan zona sebagai ruang awal untuk melakukan penjaringan dan menyepakati figur yang akan dibawa ke forum Muswil.

Muswil VI MW KAHMI Jawa Timur dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 25-26 September 2026, di Trawas, Kabupaten Mojokerto. Pembukaan akan dilakukan oleh Majelis Nasional (MN) KAHMI.

"Muswil ini kita laksanakan selama dua hari, 25-26 September. Hari ini pembukaan di Trawas dan nanti yang akan membuka adalah MN KAHMI, karena memang sejatinya ini adalah acara internal kita," kata dia.

Selain agenda organisasi dan pemilihan presidium, panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan yang melibatkan keluarga besar KAHMI Jawa Timur. Salah satunya adalah jalan sehat yang diharapkan menjadi ruang silaturahmi sekaligus kegiatan rekreatif bagi peserta dan keluarga besar KAHMI.

"Jalan sehat menjadi salah satu daya tarik keluarga besar KAHMI di Jawa Timur, dengan beberapa permintaan dan hadiah yang insyaallah menyenangkan bagi kita semua," ujar Yakin.

Kegiatan lain yang disiapkan adalah Gala Dinner Senior yang diperuntukkan bagi alumni KAHMI berusia 60 tahun ke atas. Menurut Yakin, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi acara makan malam, tetapi juga ruang untuk mempertemukan generasi senior dengan keluarga besar KAHMI di Jawa Timur.

"Harapannya beliau dapat minimal bernostalgia, maksimalnya bisa berbagi pengalaman, ilmu, serta karakter terhadap KAHMI di Jawa Timur," pungkasnya.

Muswil VI menjadi momentum penting bagi MW KAHMI Jawa Timur untuk menentukan kepemimpinan presidium, sekaligus merumuskan arah organisasi ke depan. Dengan sistem zonasi yang menjadi dasar penjaringan, proses pemilihan diharapkan berlangsung terstruktur dan tetap mengedepankan semangat musyawarah di internal KAHMI Jawa Timur.

Berita Terbaru

RS Hewan Banyuwangi Kini Bisa Tangani Operasi hingga Tumor Hewan, Ada 5 Layanan Khusus

RS Hewan Banyuwangi Kini Bisa Tangani Operasi hingga Tumor Hewan, Ada 5 Layanan Khusus

Jumat, 25 Sep 2026 12:14 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 12:14 WIB

Jurnas.net – Rumah Sakit Hewan (RSH) Banyuwangi memperluas layanan kesehatan hewan dengan membuka Unit Layanan Khusus Penyakit Dalam dan Bedah Hewan. Unit yang …

Viral Video Ambulans Diduga Dihalangi Satpol PP di Surabaya Berakhir Damai

Viral Video Ambulans Diduga Dihalangi Satpol PP di Surabaya Berakhir Damai

Jumat, 25 Sep 2026 11:33 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 11:33 WIB

Jurnas.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya memberikan klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial dan memperlihatkan seorang a…

Mengelola Transformasi Energi untuk Masa Depan Industri Indonesia

Mengelola Transformasi Energi untuk Masa Depan Industri Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:42 WIB

Oleh ; Didik Prasetiyono Wakil Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI); peserta Global Solar and Battery Storage Industry Associations Gathering…

AZKO dan Chatime x Cupbop Hadir di Jepara, Tawarkan Solusi Kebutuhan Rumah hingga Kuliner

AZKO dan Chatime x Cupbop Hadir di Jepara, Tawarkan Solusi Kebutuhan Rumah hingga Kuliner

Kamis, 24 Sep 2026 16:52 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:52 WIB

Jurnas.net - Masyarakat Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, kini memiliki pilihan baru untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, gaya hidup, hingga kuliner. Kawan Lama…

Korupsi Uang Angsuran Nasabah, Mantan Pegawai Bank Terancam 20 Tahun Penjara

Korupsi Uang Angsuran Nasabah, Mantan Pegawai Bank Terancam 20 Tahun Penjara

Kamis, 24 Sep 2026 14:57 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 14:57 WIB

Jurnas.net - Mantan pegawai bank pelat merah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, berinisial S, terancam hukuman penjara 20 tahun. Itu lantaran S korupsi lang…

Semarak HUT ke-81 KAI, 30 Tim Adu Kuat Tarik Lokomotif 84 Ton

Semarak HUT ke-81 KAI, 30 Tim Adu Kuat Tarik Lokomotif 84 Ton

Kamis, 24 Sep 2026 14:35 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 14:35 WIB

Jurnas.net - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta menggelar lomba tarik lokomotif dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)…