Khofifah Minta Pertamina Benahi Distribusi BBM Subsidi, Jangan Sampai Kelangkaan Hambat Ekonomi Jatim

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau ketersediaan BBM di salah satu SPBU di Malang. (Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau ketersediaan BBM di salah satu SPBU di Malang. (Humas Pemprov Jatim)

Jurnas.net – Kelangkaan BBM subsidi jenis Biosolar dan Pertalite yang dalam beberapa hari terakhir memicu antrean panjang di sejumlah SPBU Jawa Timur akhirnya mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Gubernur Khofifah Indar Parawansa turun langsung meninjau kondisi pasokan dan distribusi BBM di SPBU Karanglo, Kabupaten Malang, Minggu (28/6/2026), untuk memastikan krisis pasokan tidak kembali terulang.

Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa persoalan distribusi BBM subsidi tidak bisa dianggap sepele. Antrean panjang kendaraan, terutama angkutan barang dan kendaraan niaga, sempat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat dan memunculkan pertanyaan mengenai ketahanan distribusi energi yang dikelola Pertamina.

Dalam peninjauan tersebut, Khofifah menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus melakukan koordinasi intensif dengan PT Pertamina Patra Niaga dan PT PLN (Persero) agar pasokan energi tetap terjaga di seluruh wilayah. "Pemerintah Provinsi Jawa Timur intensif berkomunikasi dengan PLN dan Pertamina. Jatim sempat mengalami blackout di beberapa titik. Jadi komunikasi kami sangat intensif. Pihak Pertamina pada high level meeting juga selalu hadir," kata Khofifah, Senin, 29 Juni 2026.

Menurutnya, koordinasi dilakukan bukan hanya untuk mengetahui kondisi stok BBM, tetapi juga mengevaluasi penyebab antrean panjang yang sempat terjadi di berbagai daerah. Ia menegaskan, apabila penyebab antrean berasal dari kurangnya pasokan, maka distribusi harus segera ditambah agar masyarakat tidak terus menjadi korban.

"Koordinasi kami lakukan untuk memastikan ketika terjadi antrean panjang apa penyebabnya. Kalau supply-nya kurang, maka supply yang harus ditambah. Menurut Pertamina, supply Biosolar telah ditambah sehingga dapat mencukupi kebutuhan. Semoga saat ini sudah aman, semua bisa lancar," ujarnya.

Khofifah mengingatkan, kelancaran distribusi BBM subsidi memiliki dampak langsung terhadap roda perekonomian Jawa Timur. Gangguan pasokan tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu distribusi logistik, aktivitas industri, perdagangan, hingga harga kebutuhan pokok.

"Karena ini dampak ekonominya kuat sekali, dari mobilitas dan pergerakan alat transportasi. Konektivitas hubungan antardaerah dan kinerja ekonomi kita sangat banyak ditentukan oleh stabilisasi pemenuhan BBM," katanya.

Menanggapi sorotan tersebut, Manager Sales Retail Pertamina Patra Niaga, Daniel, mengakui sebelumnya sempat terjadi kendala yang menyebabkan antrean di sejumlah SPBU. Ia memastikan Pertamina telah menambah pasokan Biosolar maupun Pertalite guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami memastikan supply solar lancar. Kita pastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Kemarin ada sedikit kendala antrean. Kami berkomitmen menambah supply kepada masyarakat sehingga kebutuhan energi, terutama solar, dapat terpenuhi, termasuk Pertalite," ujarnya.

Sebagai bentuk penguatan distribusi, Pertamina mencatat stok BBM di SPBU Karanglo per 28 Juni 2026 masih tersedia, terdiri atas Pertalite 28 kiloliter, Biosolar 24 kiloliter, Pertamax 14 kiloliter, Pertamax Green 6 kiloliter, Pertamax Turbo 6,7 kiloliter, dan Pertamina Dex 3,9 kiloliter. Selain stok yang tersedia, Pertamina juga mengirim tambahan pasokan berupa 24 kiloliter Pertalite, 16 kiloliter Biosolar, dan 8 kiloliter Pertamax guna memperkuat distribusi BBM di wilayah Malang Raya.

Meski Pertamina memastikan kondisi pasokan kini mulai stabil, antrean panjang yang sempat terjadi menjadi catatan penting bahwa sistem distribusi BBM subsidi masih membutuhkan evaluasi serius. Masyarakat berharap penambahan pasokan tidak hanya menjadi solusi sesaat, tetapi mampu menjamin ketersediaan Pertalite dan Biosolar secara berkelanjutan sehingga aktivitas ekonomi tidak kembali terganggu akibat kelangkaan BBM subsidi.

Berita Terbaru

PDIP Soroti Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis, Hasto Usul Libatkan Warung Rakyat dan Pemda

PDIP Soroti Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis, Hasto Usul Libatkan Warung Rakyat dan Pemda

Senin, 20 Jul 2026 15:08 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:08 WIB

Jurnas.net – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan tidak menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas …

HUT Ke-3, HS Serap 7.000 Tenaga Kerja dan Targetkan Terus Berekspansi 

HUT Ke-3, HS Serap 7.000 Tenaga Kerja dan Targetkan Terus Berekspansi 

Senin, 20 Jul 2026 10:40 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:40 WIB

Jurnas.net - Lantunan selawat menggema di kawasan pabrik rokok HS milik PT Gisara Tantra Berkarya di Dusun Seloboro, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa T…

Peserta Nobar Final Piala Dunia 2026 di Stasiun Yogyakarta Membeludak

Peserta Nobar Final Piala Dunia 2026 di Stasiun Yogyakarta Membeludak

Senin, 20 Jul 2026 04:24 WIB

Senin, 20 Jul 2026 04:24 WIB

Jurnas.net - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan pengalaman berbeda bagi pelanggan melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Bola Gembira 2026 yan…

Koperasi Nelayan Merah Putih Banyuwangi Jadi Percontohan ASEAN, Delegasi Asing Belajar Hilirisasi Perikanan Berbasis Wis

Koperasi Nelayan Merah Putih Banyuwangi Jadi Percontohan ASEAN, Delegasi Asing Belajar Hilirisasi Perikanan Berbasis Wis

Minggu, 19 Jul 2026 13:48 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng, Banyuwangi, menjadi contoh praktik terbaik (best practice) pengembangan ekonomi biru (blue economy) b…

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, GBT dan Dua Lapangan Latihan Disiapkan

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, GBT dan Dua Lapangan Latihan Disiapkan

Minggu, 19 Jul 2026 12:46 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:46 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Presiden 2026. Sejumlah fasilitas utama, m…

LPKAN Indonesia Desak Pemerintah Tunda Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau, Soroti Nasib 13,2 Juta Orang

LPKAN Indonesia Desak Pemerintah Tunda Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau, Soroti Nasib 13,2 Juta Orang

Sabtu, 18 Jul 2026 16:54 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 16:54 WIB

Jurnas.net - embaga Perlindungan Konsumen dan Nasabah (LPKAN) Indonesia meminta pemerintah menunda pembahasan maupun penerapan regulasi baru di sektor Industri…