Jurnas.net - Bupati Sleman Harda Kiswaya menjanjikan ramah dengan dunia usaha, termasuk kuliner. Pasalnya, pembukaan sektor usaha juga memberikan dampak positif bagi pendapatan asli daerah (PAD).
"Sektor usaha bagian kekayaan di Sleman. Harapan kami PAD kami juga bertambah lagi," kata Harda saat pembukaan Haraku Ramen di Mal Pakuwon Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin, 3 Agustus 2026.
Ia mengatakan sektor usaha tak akan dipersulit selagi mematuhi proses aturan yang berlaku. Selain itu, keberadaan pusat perbelanjaan disebut bakal berkembang ditopang seiring tersambungnya tol trans Jawa, dalam hal ini Bawen-Yogyakarta dan Solo-Yogyakarta.
"Saya jamin investasi di Sleman, saya jamin tidak ada halangan apapun sesuai aturan. Semoga ini bisa terus berkembang," kata dia.
Haraku Ramen, restoran ramen halal di bawah naungan ISMAYA Group, membuka gerai pertamanya di Yogyakarta, tepatnya di Mal Pakuwon Yohgyakarta, lantai Ground. Sejak melayani pengunjung pada 27 Juli 2026, outlet ini sekaligus menjadi gerai Haraku Ramen ke-22 secara nasional.
President Director ISMAYA Group, Cendyarani mengatakan pemilihan Yogyakarta sebagai titik gerai anyar karena memiliki ekosistem kuliner yang kuat dan terus berkembang. Karakter pasarnya pun beragam, ia melanjutkan, mulai dari masyarakat lokal, keluarga, pekerja, populasi mahasiswa yang besar, hingga wisatawan domestik dan mancanegara yang datang sepanjang tahun.
Sebagai salah satu pusat pendidikan utama di Indonesia, ujarnya, Yogyakarta juga menjadi tempat bertemunya generasi muda dari berbagai daerah yang datang untuk belajar, berkarya, membangun jejaring, dan memulai langkah mereka sebagai generasi perintis. Mereka adalah mahasiswa, pekerja muda, kreator, maupun pelaku usaha yang tengah membentuk perjalanan dan masa depannya. Mobilitas yang tinggi serta budaya berkumpul yang kuat menjadikan kehadiran tempat makan yang nyaman, berkualitas, dan memiliki value yang baik semakin relevan bagi keseharian kota ini.
"Yogyakarta merupakan kota yang sejak lama kami lihat memiliki potensi besar. Selain budaya kulinernya yang kuat, kota ini juga memiliki masyarakat yang terbuka terhadap berbagai konsep bersantap baru dan berkualitas. Kehadiran kami pertama kalinya di Yogyakarta menjadi langkah yang sangat berarti bagi kami, sekaligus bagian dari upaya untuk membawa pengalaman menikmati ramen halal kepada semakin banyak masyarakat di Indonesia,” ujarnya.
Sejak pertama kali hadir, Haraku Ramen dikenal melalui pendekatannya dalam menyajikan ramen Jepang halal yang dapat dinikmati secara luas oleh masyarakat Indonesia. Setiap hidangan dikembangkan dengan memperhatikan kualitas bahan, proses memasak, keseimbangan rasa, serta konsistensi penyajian di setiap gerai.
Salah satu kekuatan utama Haraku Ramen terletak pada karakter kuahnya. Menggunakan metode memasak kaldu ala Jepang, kuah Haraku dibuat melalui proses perebusan selama delapan jam menggunakan sari kolagen ayam asli. Proses tersebut menghasilkan kuah yang lebih kental, gurih, dan kaya umami, sekaligus menghadirkan profil rasa yang telah disesuaikan dengan karakter rasa yang disukai masyarakat Indonesia.
Perpaduan teknik memasak ala Jepang dengan cita rasa yang terasa akrab menjadikan setiap mangkuk ramen Haraku memiliki karakter yang kaya tanpa terasa berlebihan. Kuahnya memberikan kehangatan dan kedalaman rasa yang menjadi fondasi utama berbagai pilihan ramen di Haraku.
Salah satu menu yang paling merepresentasikan karakter tersebut adalah Chicken Chashu Classic Ramen. Hidangan ini memadukan kuah kaldu ayam yang gurih dan kaya umami dengan mi bertekstur kenyal serta irisan chicken chashu yang lembut. Rasanya ringan namun tetap berlapis, menghadirkan kehangatan yang familiar dan cocok dinikmati kapan saja.
Bagi pencinta rasa yang lebih berani, Bara Ramen menawarkan perpaduan kuah gurih dengan racikan pedas. Sensasi pedasnya memperkuat karakter kaldu tanpa menutupi rasa umami, menghasilkan semangkuk ramen yang hangat, kaya rasa, dan memuaskan hingga suapan terakhir.
Sementara itu, Raishi Mura memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang ingin menikmati sajian berbasis nasi. Konsep ini memungkinkan pelanggan memilih kombinasi nasi, lauk, kuah, dan topping sesuai selera, sehingga setiap sajian terasa lebih personal. Kehadirannya juga memperluas pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati cita rasa khas Haraku dalam format selain ramen.
Sebagai bagian dari perayaan pembukaan, Haraku Ramen menghadirkan dua rangkaian penawaran. Pada periode Grand Opening 3 hingga 9 Agustus 2026, pelanggan akan memperoleh gratis satu es krim untuk setiap pembelian menu ramen atau Raishi. Rangkaian promo kemudian berlanjut pada 10 hingga 16 Agustus 2026. Dalam periode tersebut, pelanggan berkesempatan mendapatkan gratis satu Chicken Chashu Classic Ramen untuk setiap pembelian menu ramen atau Raishi. Tentu dengan syarat dan ketentuan berlaku.
Pembukaan gerai pertama di Yogyakarta menjadi bagian dari perjalanan Haraku Ramen dalam menjangkau semakin banyak konsumen di berbagai wilayah Indonesia. Melalui ekspansi yang berkelanjutan, ISMAYA Group akan terus mengembangkan Haraku Ramen dengan mempertahankan kualitas produk, pelayanan, kenyamanan, serta inovasi menu yang menjadi fondasi pengalaman bersantap di setiap gerainya.
"Kami berharap Haraku Ramen dapat menjadi destinasi ramen halal favorit bagi masyarakat Yogyakarta maupun wisatawan yang berkunjung, serta menjadi tempat yang nyaman untuk menikmati waktu bersama. Kami akan terus menjaga konsistensi kualitas produk, pelayanan yang hangat, dan inovasi menu agar setiap pengalaman bersantap di Haraku Ramen tetap relevan dan menyenangkan," lanjutnya.
Editor : A. Mustaqim