Jurnas.net - PSS Sleman meraih hasil minor saat menjamu Madura United pada pekan kedua Super League di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu, 12 September 2026. Skuat Super Elang Jawa kalah 1-3 di hadapan pendukung sendiri.
Jalannya laga, PSS berupaya langsung menekan pada awal babak pertama. Lini serang PSS yang diisi pemain seperti Riko Simanjuntak dan Gustavo Tocantins berupaya membongkar pertahanan Madura United.
Upaya PSS menciptakan gol justru dikejutkan Madura United jelang akhir babak pertama. Memanfaatkan posisi kiper PSS, Ega Risky yang meninggalkan pos kiper, pemain Madura United, Dimitar Mitkov melakukan tendangan spekulasi dari tengah lapangan. Tendangan pemain tersebut berbuah gol sehingga membuat Madura United unggul 1-0 atas PSS Sleman saat jeda babak pertama.
Awal babak kedua PSS Sleman justru dikejutkan lagi dengan gol Madura United. Serangan cepat Madura United gagal diantisipasi para pemain belakang PSS dan dituntaskan Danilo Santacruz menjadi gol pada menit 47. PSS 0, Madura United 2.
Laskar Sappe Kerab, sebutan Madura United, menambah keunggulan pada menit 66. Dimitar Metkov membukukan gol keduanya pada laga itu usai berhasil memaksimalkan umpan silang pendek dan bersarang ke gawang PSS. Madura United unggul 3-0 atas PSS.
Gol hiburan PSS tercipta menit 84 setelah Mathues Fornazari berhasil memanfaatkan umpan lambung dengan respon sundulan dan menjebol gawang Madura United. Hingga 2X45 menit dan tambahan waktu 4 menit babak kedua usai skor tak berubah; PSS 1, Madura United 3.
Usai laga, suporter PSS Sleman meminta para penggawa bermain lebih baik. Para suporter menginginkan PSS bisa bersaing di Super League.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra mengakui anak asuhnya masih perlu adaptasi setelah sebelumnya berkompetisi di Championship League atau Liga 2. Apa yang anak asuhnya tampilkan perlu dilakukan evaluasi.
"Ini hasil tidak beruntung. Kami harus perbaiki untuk bertahan. Level Liga 1 (Super League) berbeda dengan sebelumnya (Championship League)," kata Huistra setelah pertandingan.
Ia mengatakan ada berbagai aspek permainan timnya yang harus diperbaiki. Eks pelatih Borneo FC ini berharap dalam beberapa pertandingan ke depan PSS bisa bermain lebih baik dan bisa mendulang kemenangan.
Pelatih Madura United, Jose Gomes mengakui laga melawan PSS berjalan sulit. Namun, ia menyebut anak asuhnya mampu memanfaatkan celah pertahanan PSS dan mengontrol laga, khususnya babak kedua.
"Mereka (PSS) punya suporter dan tim bagus, tapi kami punya strategi, bisa cetak gol dan mengontrol pertandingan," ucapnya.
Editor : A. Mustaqim