Banyuwangi Permudah Legalitas UMKM Lewat Program Si Kedip Wangi, Layanan Jemput Bola ke Desa

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat bersama salah satu pelaku UMKM usai mengurus legalitas lewat Si KEDIP. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat bersama salah satu pelaku UMKM usai mengurus legalitas lewat Si KEDIP. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mempercepat penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menghadirkan layanan jemput bola pengurusan legalitas usaha hingga ke pelosok desa. Upaya ini menjadi bagian dari strategi mendorong transformasi UMKM dari sektor informal menuju usaha formal yang berdaya saing.

Melalui program “Si Kedip Wangi” (Siaga Keliling Dampingi UMKM Banyuwangi), pelaku usaha kini dapat mengurus berbagai legalitas seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, Sertifikat Halal, hingga izin BPOM secara gratis dan tanpa harus datang ke kantor layanan.

Program ini dijalankan dengan cara mendatangi langsung desa-desa, sehingga pelaku UMKM tidak lagi terbebani oleh proses administrasi yang rumit, biaya tambahan, maupun keterbatasan akses layanan.

“Ini adalah bagian dari upaya Banyuwangi memperkuat UMKM di desa. Dengan layanan yang hadir langsung, pelaku usaha bisa lebih mudah mengurus legalitas sekaligus menghemat waktu dan biaya,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Selasa, 5 Mei 2026.

Menurut Ipuk, legalitas usaha menjadi kunci penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen serta membuka akses yang lebih luas, mulai dari pemasaran hingga permodalan. UMKM yang telah memiliki izin resmi juga lebih siap masuk ke rantai pasok yang lebih besar, termasuk pasar modern dan digital.

“Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, program ini menjadi langkah konkret untuk mempercepat naik kelasnya UMKM. Dari yang sebelumnya informal menjadi formal dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Program “Si Kedip Wangi” umumnya digelar bersamaan dengan kegiatan Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa), yang menjadi sarana mendekatkan layanan publik kepada masyarakat. Seperti saat pelaksanaan di Desa Glagah Agung, Kecamatan Purwoharjo, beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Ipuk menyerahkan langsung sejumlah dokumen legalitas kepada pelaku UMKM, salah satunya kepada Nurkholimah Wahyuningsih (Nining), pengusaha aneka sambal rumahan.

Nining mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Ia yang sebelumnya mengira proses pengurusan izin usaha rumit dan memakan waktu, justru mendapatkan pengalaman sebaliknya.

“Ternyata sangat mudah dan cepat. Cukup bawa KTP, lalu diwawancara soal produk dan proses produksi. Tidak lama kemudian langsung jadi NIB, PIRT, dan sertifikat halal,” ungkapnya.

Kemudahan ini, menurutnya, memberi dorongan besar bagi pelaku usaha kecil untuk segera mengurus legalitas produknya tanpa rasa khawatir.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Banyuwangi, Nanin Oktavianti, menyampaikan bahwa program ini telah menjangkau ribuan pelaku UMKM. Sejak 2019, tercatat sekitar 2.500 UMKM telah memperoleh sertifikat PIRT, sementara sertifikasi halal telah mencapai lebih dari 22 ribu pelaku usaha.

“Selain keliling desa, kami juga menyediakan layanan jemput bola ke lokasi UMKM, minimal untuk lima pelaku usaha dalam satu titik,” jelas Nanin.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah tidak berhenti pada penerbitan legalitas semata. Pemkab juga menyiapkan program lanjutan, seperti pelatihan peningkatan kapasitas usaha, akses pembiayaan, hingga fasilitasi pemasaran produk.

Tak hanya itu, Banyuwangi juga menghadirkan Pusat Layanan Kemasan sebagai ruang konsultasi bagi UMKM dalam meningkatkan daya saing produk, khususnya dari sisi desain dan kualitas kemasan. “Pusat layanan ini telah membantu ratusan UMKM, mulai dari desain hingga produksi. Bahkan sudah menghasilkan sekitar 43 ribu kemasan produk,” tandasnya.

Berita Terbaru

SIER Bidik Investasi Baru dari Taiwan, Promosikan Kawasan Industri di Hadapan 100 Investor

SIER Bidik Investasi Baru dari Taiwan, Promosikan Kawasan Industri di Hadapan 100 Investor

Senin, 03 Agu 2026 17:22 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:22 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memperluas upaya menarik investasi asing dengan mempromosikan kawasan industrinya kepada sekitar 100 i…

Bupati Sleman Jamin Ramah Dunia Usaha, Termasuk Kuliner

Bupati Sleman Jamin Ramah Dunia Usaha, Termasuk Kuliner

Senin, 03 Agu 2026 17:16 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:16 WIB

Jurnas.net - Bupati Sleman Harda Kiswaya menjanjikan ramah dengan dunia usaha, termasuk kuliner. Pasalnya, pembukaan sektor usaha juga memberikan dampak positif…

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Jual Beli Emas dari Dalam Lapas, Kerugian Korban Tembus Rp 3,7 Miliar

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Jual Beli Emas dari Dalam Lapas, Kerugian Korban Tembus Rp 3,7 Miliar

Senin, 03 Agu 2026 16:22 WIB

Senin, 03 Agu 2026 16:22 WIB

Jurnas.net - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur membongkar sindikat penipuan daring bermodus penjualan logam mulia (emas) yang dikendalikan dari dalam…

Sukses Tekan Bansos Salah Sasaran, Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya Hampir 100 Persen

Sukses Tekan Bansos Salah Sasaran, Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya Hampir 100 Persen

Senin, 03 Agu 2026 15:14 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:14 WIB

Jurnas.net – Kota Surabaya mencatat hasil menggembirakan dalam uji coba nasional program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital 2026. Sebagai salah satu dari 4…

Menghargai Diri Sendiri, Catatan Subuh dari Bentangan Tambang Tanah Jawa

Menghargai Diri Sendiri, Catatan Subuh dari Bentangan Tambang Tanah Jawa

Senin, 03 Agu 2026 12:17 WIB

Senin, 03 Agu 2026 12:17 WIB

Oleh: HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy Ada satu kebiasaan yang diam-diam kita rawat bersama: kita begitu fasih menceritakan kehebatan orang lain. Dengan…

Karang Taruna di Gresik Kembangkan Industri Kreatif untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda

Karang Taruna di Gresik Kembangkan Industri Kreatif untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda

Senin, 03 Agu 2026 09:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 09:02 WIB

Jurnas.net - Kreativitas pemuda Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, melahirkan sebuah usaha kreatif yang tidak hanya berorientasi pada bisnis,…