PLN Gerak Cepat Amankan Listrik Jawa–Bali, Recovery 500 kV Paiton Tuntas Terkendali

Reporter : Dadang
Ilustrasi petugas perbaiki gardu PLN. (Humas PLN UID Jatim)

Jurnas.net -  PLN kembali menunjukkan respons cepat dan terukur dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Jawa Timur. Kali ini, langkah strategis dilakukan melalui recovery penggantian air bushing 500 kV pada phase T Bay MTR#6 di GISTET Paiton, yang menjadi salah satu simpul vital interkoneksi listrik Jawa–Bali.

Subsistem Paiton dikenal sebagai tulang punggung penyaluran energi listrik dari pusat pembangkit menuju berbagai wilayah di Jawa hingga Bali. Karena itu, setiap potensi gangguan pada sistem ini harus ditangani secara cepat agar tidak mengganggu kontinuitas pasokan, terutama bagi pelanggan Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) yang sangat bergantung pada stabilitas listrik.

Baca juga: PLN UIT JBM Berbagi dengan Driver Ojol Senior di Gresik, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa keandalan sistem transmisi merupakan prioritas utama perusahaan. “Setiap potensi gangguan pada instalasi strategis harus ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi agar tidak berdampak pada kualitas penyaluran listrik kepada pelanggan. Ini adalah bagian dari komitmen kami memberikan layanan terbaik, khususnya bagi pelanggan KTT yang membutuhkan kontinuitas pasokan,” ujarnya.

Langkah recovery ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas temuan anomali pada peralatan, dengan tetap mengedepankan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). PLN memastikan seluruh proses berjalan terencana, terkendali, dan minim risiko terhadap sistem kelistrikan secara keseluruhan.

Baca juga: PLN Sosialisasikan Bahaya Balon Udara Liar di Tulungagung, Antisipasi Gangguan Listrik Saat Ramadan

Keberhasilan pekerjaan ini tak lepas dari kolaborasi lintas unit, mulai dari PLN UIT JBM, UPT Probolinggo (ULTG Probolinggo, Bangil, dan Jember), UPT Surabaya, UPT Gresik, hingga unit pengatur beban UP2B Jawa Timur. Sinergi tersebut memungkinkan proses recovery berlangsung efisien tanpa mengganggu pasokan listrik secara signifikan.

Penggantian air bushing 500 kV ini menjadi bagian penting dalam menjaga performa peralatan tegangan ekstra tinggi (EHV), sekaligus memastikan kelancaran transfer energi dari pembangkit ke pusat beban tetap optimal.

Baca juga: Reklame Roboh Timpa Jaringan Listrik di Taman Sidoarjo, PLN Kerahkan 63 Personel Lakukan Pemulihan

Melalui langkah preventif dan korektif yang dilakukan secara cepat dan profesional, PLN menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional. Upaya ini menjadi fondasi penting untuk menjamin pasokan listrik yang aman, stabil, dan berkelanjutan, khususnya bagi sektor industri dan pelanggan strategis di Jawa–Bali.

Editor : Prabu Narashan

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru